Profil Sebastian Cordova, Spesialis Bola Mati Meksiko

0
165

Debatbola.com – Meksiko telah dipastikan menjadi juara ketiga Olimpiade 2020 Tokyo setelah mengalahkan tuan rumah, Jepang pada perebutan tempat ketiga. Berkat hasil itu, tim yang berjuluk El Tri ini berhak mengenakan medali perunggu.

Tim Meksiko pun kini menghuni peringkat ke-80 perolehan medali dari semua cabang olahraga. Mereka bergelar 4 medali perunggu yang salah satunya diraih dari cabang olahraga sepakbola. Sementara medali perak dan emas belum didapatkan sama sekali.

Kemenangan Atas Jepang

Sebelum bertanding di bronze medal match, Meksiko telah kalah terlebih dahulu dalam babak grup A pertandingan kedua. Menjelang laga perebutan tempat ketiga nampaknya perubahan taktik dan rencana tim sukses dirumuskan juru taktik, Jaime Lozano.

Terbukti El Tri dapat membawa pulang medali perunggu setelah menekuk tuan rumah dengan skor akhir 3 – 1 dilansir bursa inter303. Satu gol dari masing-masing Sebastian Cordova, Alexis Vega serta Johan Vasquez menjadi pengunci langkah tim.

Di laga tersebut juga terlihat kontribusi dari playmaker tim, Sebastian Cordova yang tampil sangat impresif. Dirinya pada laga tersebut sukses membuat 1 gol dan 2 assist, yang mana semua gol pasti melibatkannya.

Bukan hanya itu saja, pada laga melawan Korea Selatan di perempat final, gelandang berusia 24 tersebut juga tampil hebat. Dari 6 gol yang diciptakan timnas Meksiko, sang pemain sukses menyumbangkan 2 gol dan 1 assist. Assist tersebut dibuat untuk gol bagi sang striker, Henry Martin.

Jika melangkah menjauh ke pertandingan pertama, playmaker El Tri ini juga membuat satu gol di laga pembuka. Pada kemenangan melawan Prancis, tim arahan Jaime Lozano berhasil memetik poin penuh dengan skor 4-1. Salah satu gol diciptakan oleh sang pemain itu.

Peluang assist dan golnya bisa mencapai total tersebut lantaran dirinya menjadi spesialis bola mati Meksiko. Dalam beberapa kesempatan Sebastian Cordova sering menjadi andalan Jaime Lozano dalam mengeksekusi tendangan bebas dan penalti.

Profil Sebastian Cordova

Kini gelandang berusia 24 tahun tersebut bermain di kasta pertama Liga Meksiko, CF America. Klubnya saat ini adalah klub dimana sang pemain mengawali karirnya sebagai pesepakbola. Di musim 2016 dirinya sempat dipinjamkan ke Alebrijes de Oaxaca, klub kasta kedua Meksiko.

Sementara pada musim 2018 Sebastian Cordova kembali dipinjamkan ke klub kasta pertama, Club Necaxa. Setelah masa peminjamannya habis pada Januari, 2019 sang pemain langsung masuk ke dalam skuat senior CF America.

Di musim 2019, Sebastian Cordova yang telah resmi masuk ke dalam skuat senior berhasil menyumbangkan satu gelar untuk klubnya. Gelar tersebut adalah Copa Mexico dimana dirinya bermain dalam 4 laga dari total 8.

Sayangnya pada laga final, sang pemain tersebut tidak menjadi pilihan sang pelatih. Di laga pamungkas tersebut, CF America sukses meraih kemenangan setelah gol tunggal bek tim, Emanuel Aguilera dilesatkan di menit ke-40.

Sementara itu musim lalu dirinya menjadi kepercayaan dari sang pelatih, Santiago Solari. Sebastian Cordova ditempatkan sebagai playmaker tepat di belakang Henry Martin yang juga merupakan kompatriotnya dalam gelaran Olimpiade Tokyo 2020.

Saat ini Liga Meksiko telah dalam musim kompetisi yang terbaru yaitu musim 2021. Dimana klubnya yang berjuluk Azulcremas itu telah bermain sebanyak 2 kali. Diprediksi sekembalinya sang playmaker ke klubnya dirinya akan menjadi pemain inti.

Hal itu berkat permainannya yang impresif selama membela timnas U23 Meksiko di ajang Olimpiade Tokyo. Dimana timnya sukses membawa pulang medali perunggu dari negeri matahari terbit, Jepang sebagai tuan rumah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here