Profil Marco Asensio, Pemain Yang Bawa Spanyol Tembus Final

0
199

Debatbola.com – Timnas Spanyol U23 telah memastikan diri menjadi finalis Olimpiade Tokyo 2020 setelah tampil apik melawan Jepang. Tim arahan pelatih Luis de la Fuente itu mampu mengalahkan tuan rumah. Satu-satunya gol dicetak oleh punggawa Real Madrid, Marco Asensio.

Turun di menit ke-83 sebagai pemain pengganti yang menggantikan Pedri, dirinya menjelma menjadi supersub. Sempat putus asa karena sampai pertandingan waktu normal tak membuahkan gol, masuknya Marco Asensio merubah nasib tim.

Golnya di menit ke-11 berkat pergerakan ciamiknya di sisi kiri pertahanan timnas Jepang sukses memperdayai kiper tuan rumah. Bukan hanya itu saja, sebelum terjadinya gol, winger berusia 25 tahun tersebut juga mampu memperdayai barisan pertahanan musuhnya.

Profil Marco Asensio

Marco Asensio mengawali karirnya sebagai pesepakbola sejak bermain di akademi Mallorca. Juli, 2012 silam dirinya lulus dari akademi dan masuk ke dalam tim junior klub yang bermarkas di Stadion Iberostar.

Dua tahun berlalu, winger yang memiliki darah Belanda itu dimasukkan ke dalam skuat senior oleh pelatihnya, Jose Luis Oltra. Debut sang pemain di tim senior Mallorca dilaksanakan ketika timnya bertandang ke markas Recreativo Huelva, pada Oktober 2013 silam di kancah La Liga 2.

Pelatih yang kini menangani CF Fuenlabrada itu memasukkannya di menit ke-84. Dirinya menggantikan pemain yang saat ini membela Gremio, Pedro Geromel. Sayangnya di akhir laga timnya harus menderita kekalahan 3-1.

Dua tahun setelahnya, sang winger diboyong oleh Real Madrid. Dilansir media inter303 Los Blancos mengeluarkan biaya transfer sebesar 3.9 juta Euro. Akan tetapi sebulan setelah merapat ke Santiago Bernabeu, dirinya langsung dipinjamkan ke Espanyol.

Sergio Gonzalez Soriano, pelatih Espanyol kala itu memasukkannya ke tim senior. Kini pelatih berusia 44 tahun itu tidak memiliki klub setelah dipecat Real Valladolid akhir Juni silam. Sang pelatih tersebut menurunkannya di laga debut kala tim yang berjuluk Periquitos itu menghadapi Real Sociedad.

Pertandingan itu sekaligus membawanya menjalani debut di kancah La Liga yang mana merupakan kasta tertinggi persepakbolaan Spanyol. Pada laga tersebut, Marco Asensio diturunkan sebagai starter dan bermain hingga 86 menit. Kemudian dirinya digantikan oleh Jose Alberto Canas.

Sementara gol debutnya pada turnamen La Liga dilesatkan pada musim yang sama yakni saat timnya menjamu Deportivo La Coruna. Di laga yang dimainkan di RCDE Stadium itu, sang pemain mencetak satu-satunya gol di laga tersebut. Hasil itu juga sekaligus membawa timnya meraih poin penuh.

Di akhir musim, Marco Asensio yang masa peminjamannya habis langsung pulang ke klub induknya, Real Madrid. Hingga kini dirinya tidak pernah keluar dari Santiago Bernabeu lagi dan terus berseragam Los Blancos.

Piala Yang Diraih Marco Asensio

Hampir lima musim di Real Madrid, Marco Asensio berada di saat yang tepat kala timnya berada di masa kejayaan. Total hampir seluruh trofi yang diperebutkan oleh Los Blancos semuanya telah dirasakan oleh sang winger. Hanya minus trofi Copa Del Rey saja.

Kini sang winger telah bergelar 2 trofi Liga Champions, 2 gelar La Liga, 1 Spanish Supercup. Kemudian dirinya berhasil merengkuh 3 kali juara Piala Dunia Antarklub dan 2 kali UEFA Supercup. Sayang musim lalu mereka harus puasa gelar setelah tidak mampu merengkuh satu pun gelar.

Sekarang posisi Asensio di Real Madrid pada musim depan juga sedikit terancam dengan kembalinya Gareth Bale dari masa peminjaman di Tottenham Hotspur. Bahkan di sisi winger kiri juga diprediksi Carlo Ancelotti bakalan memainkan Eden Hazard secara reguler.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here