Profil AS Trencin, Klub Baru Witan Sulaeman Asal Slovakia

0
54

Debatbola.com – Masa depan winger andalan Timnas Indonesia, Witan Sulaeman akhirnya menemukan titik terang. Witan Sulaeman melanjutkan perjalanannya di Eropa dengan bergabung bersama AS Trencin, klub yang berkompetisi di Liga Fortuna atau liga kasta tertinggi di Slovakia.

Kabar itu resmi didapat melalui akun instagram resmi klub yang lebih dulu membuat sebuah kode dengan foto blur seseorang memakai jersey bernomor 78. Beberapa jam kemudian. AS Trencin mengumumkan Witan Sulaeman sebagai rekrutan terbaru mereka. Berikut profil AS Trencin, klub baru Witan Sulaeman di dunia sepak bola.

Perjalanan Karier Eropa Witan Sulaeman

Pemain asal Palu ini mengawali karier di Eropa bersama klub Serbia, Radnik Surdulica, saat dirinya masih berusia 18 tahun. Di sana Witan menghabiskan waktu dua musim. Setelah kontraknya berakhir, ia bergabung dengan klub Polandia, Lechia Gdansk. Bersama klub tersebut, Witan dipinjamkan ke FK Senica.

Ia menarik perhatian banyak orang, khususnya pada babak delapan besar Piala Slovnaft musim lalu, saat FK Senica mengandaskan Pohronie dengan skor 3-2. Pada musim ini, si Baby Shark ini akan menjalani kariernya bersama klub Slovakia lainnya, AS Trencin. Melalui laman resmi klub, Witan akan dikontrak selama dua musim ke depan.

Profil AS Trencin

Klub ini dibentuk pada 30 November 1991 yang berbasis di Trencin dan bermarkas di Stadion na Sihot’ yang memiliki kapasitas 10.000 kursi. Memiliki nama awal TJ Ozeta Dukla yang berlaga di divisi ketiga Cekoslovakia, kemudian klub ini merger dengan TTS Trenin. Mereka menghabiskan tiga musim untuk berlaga di divisi kedua Liga Slovakia pada 1994.

Tiga tahun berselang, AS Trencin mulai bermain di kasta tertinggi Liga Slovakia. Sempat berganti nama menjadi FK Laugaricio Trencin, namun kembali ke nama AS Trencin. Prestasi terbaik mereka adalah menjadi kampiun dua musim berturut-turut pada 2014/2015 dan 2015/2016. AS Trencin juga pernah meraih trofi Piala Slovakia pada musim yang sama.

Di level Eropa, mereka pernah mencicipi Piala Intertoto pada 1998, 1999, dan 2000. Selain itu, AS Trencin pernah berlaga di kualifikasi Liga Europa dan Liga Champions. Klub ini juga mempunyai hubungan dengan Inter Bratislava dan Ajax Amsterdam.

Komposisi Pemain AS Trencin

Saat ini, AS Trencin memiliki 30 pemain, termasuk Witan Sulaeman yang baru bergabung. Terdapat 16 pemain asing yang tersebar dari 8 negara. Ada 5 pemain yang berasal dari Nigeria yang menjadi penyumbang terbanyak.

Terdapat 4 pemain yang merupakan pemain Timnas masing-masing negaranya. Ada kiper Vozinho dan bek Kelvin Pires yang berasal dari Tanjung Verde, kiper Dejan Iliev dari Makedonia Utara. Satu nama lagi tentunya adalah Witan Sulaeman yang merupakan punggawa Timnas Indonesia. Sementara itu, Philip Azango dilansir dari Transfermarkt adalah pemain dengan nilai pasar tertinggi klub dengan nilai Rp6,52 miliar.

Mampukah Witan Bersinar?

Keputusan hengkang dari Lechia Gdansk dinilai merupakan hal yang tepat karena selama berkarier di sana, Witan sama sekali belum merasakan debut. Ia hanya dipinjamkan ke FK Senica, beruntung dirinya dapat bersaing dan berkembang dengan mencetak 4 gol dari 12 pertandingan.

Witan memang kesulitan saat membela FK Radnik Surdulica dan Lechia Gdansk, tapi statistik saat berkarier di FK Senica menjadi salah satu bukti bahwa dirinya akan bersinar bersama klub barunya. Musim ini, dirinya harus membantu AS Trencin keluar dari papan bawah klasemen karena hanya menempati peringkat kesembilan hasil sekali menang dan dua kali imbang dari total empat pertandingan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here