Profil Andriy Shevchenko, Legenda yang Kini Melatih Negaranya di Euro 2020

0
199
Sumber : beinsports

Debatbola.com – Gelaran Euro 2020 akan segera dimulai, dan timnas Ukraina akan ikut ambil bagian dalam turnamen ini. Andriy Shevchenko yang dahulu pernah bermain untuk Ukraina kini turun tangan sebagai arsitek timnas negaranya. Seperti apa rekam jejak karir Shevchenko? Berikut adalah profilnya.

Dikenal Sebagai Pemain Legendaris

Saat ini, Andriy Shevchenko memang sudah pensiun sebagai pemain dan beralih profesi menjadi pelatih. Tetapi banyak orang tentu mengingat perjalanan karir luar biasanya selama menjadi pemain. Shevchenko yang lahir pada 29 September 1976 tercatat pernah berkarir di tiga klub Eropa berbeda, yakni Dynamo Kyiv, Milan dan Chelsea.

Dari tiga klub yang pernah dia bela, Shevchenko mungkin lebih banyak dikenal sebagai legenda Milan karena di tim Italia tersebut, ia meraih banyak prestasi. Yang paling diingat tentu adalah momen ketika ia menjuarai Liga Champions di musim 2002/2003. Kala itu, Shevchenko membawa Milan taklukkan Juventus di babak final.

Karirnya sebagai punggawa timnas Ukraina juga kerap mendapat sorotan, dan tahun 2006 sepertinya menjadi tahun terbaik bagi Shevchenko sebagai pemain. Kala itu, Ukraina tampil di putaran final FIFA World Cup untuk pertama kalinya. Shevchenko pun berhasil membawa negaranya ke fase perempat final sebelum akhirnya kalah di tangan Italia.

Statistik mencatat bahwa Shevchenko merupakan pemain dengan catatan gol paling banyak ke-6 di seluruh kompetisi Eropa dengan koleksi 67 gol. Sementara itu di Milan, Shevchenko juga dikenal sebagai top skorer ke-2 sepanjang masa. Sepanjang karirnya bersama Rossoneri, Shevchenko tercatat sudah mengemas 176 gol.

Pernah Menjadi Politikus dan Petinju

Nama Shevchenko mungkin erat kaitannya dengan sepakbola, tetapi mantan pemain AC Milan itu ternyata pernah menjadi petinju dan juga politikus. Ketika masih kecil, Shevchenko disebut pernah berlatih tinju. Ia bahkan sempat beberapa kali berlaga di Liga Tinju Junior Ukraina sebelum akhirnya hijrah ke sepakbola karena fisik yang kurang kuat untuk bertinju.

Politik menjadi dunia lain yang pernah digeluti Shevchenko. Shevchenko tercatat pernah bergabung dengan salah satu partai di Ukraina, Ukrainian Social Democratic Party. Namun tak lama setelah itu, Shevchenko memutuskan kembali ke dunia sepakbola. Ia memilih berkarir sebagai pelatih, profesi yang ingin ia tekuni usai pensiun sebagai pemain.

Karir Melatih yang Masih Cukup Singkat

Sebagai pelatih, Shevchenko bisa dibilang masih minim pengalaman karena sejauh ini, ia hanya pernah menangani timnas Ukraina. Andriy Shevchenko bergabung bersama timnas Ukraina pada tahun 2016 sebagai asisten manajer. Tetapi menyusul kegagalan Ukraina di Euro 2016, ia akhirnya diplot sebagai pelatih utama menggantikan Mykhaylo Fomenko.

Sampai saat ini, Shevchenko total telah mendampingi Ukraina di 45 pertandingan di berbagai kompetisi, termasuk pertandingan-pertandingan uji coba. Catatan Shevchenko selama melatih terbilang cukup baik. Dari 45 pertandingan yang sudah dilakoni, Shevchenko total telah sukses meraih 21 kemenangan, 13 kali hasil seri dan sebelas kali kalah.

Grup Sulit Menanti

Ukraina melangkah ke turnamen final dengan langkah yang begitu mulus, tanpa sekalipun kalah di babak kualifikasi. Dengan perolehan 20 angka, mereka keluar sebagai juara Grup B. Ukraina bahkan sukses mengungguli negara-negara lain seperti Lithuania, Luksemburg, Serbia, bahkan sang juara Euro edisi sebelumnya, Portugal.

Sekarang, Shevchenko dan pasukannya bakal dihadapkan dengan grup yang cukup menantang. Di Grup C, mereka bakal beradu kuat dengan tiga kontestan lain yakni Austria, Belanda dan Makedonia Utara. Di laga pembuka, Ukraina akan bersua Belanda (14/6), sebelum berturut-turut menantang Makedonia Utara (17/6) dan Austria (21/6).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here