Premier League Tanpa Penonton, Henderson Takut Bicara Kasarnya Terdengar

0
200
Premier League Tanpa Penonton, Henderson Takut Bicara Kasarnya Terdengar

Debatbola.com – Premier League 2019/20 akan kembali bergulir per 17 Juni. Nantinya hingga akhir musim, semua pertandingan tidak akan dihadiri penonton. 

Kapten Liverpool, Jordan Henderson, menilai bahwa menjalani pertandingan tanpa adanya dukungan suporter akan mempengaruhi permainan. Selain itu, para pemain juga akan punya tantangan lain saat bermain, yaitu menjaga perkataan.

“Buat para pemain ini akan berbeda khususnya saat menjalani pertandingan besar dan tidak ada riuh karena nanti kita akan bisa mendengar semua orang yang berbicara di lapangan. Lagi, kami harus beradaptasi di situasi seperti itu dan mencoba untuk tidak terlalu banyak mengumpat,” kata Henderson pada Liverpool FC Magazine

Sebenarnya, Henderson mengkhawatirkan dirinya sendiri yang memang sering berkata kasar saat bermain. Tak hanya itu, dia pun khawatir pada sang pelatih, Juergen Klopp, yang juga kerap berkata kasar di momen – momen tertentu. 

“Aku lebih khawatir mengenai bahasaku saat bermain. Aku tak ingin meminta maaf pada semua orang setiap selesai bertanding, jadi aku harus berhati-hati, khususnya di pertandingan yang tensi tinggi. Aku juga yakin manajer akan berhati-hati juga dengan bahasannya. Tapi dia juga tahu kalau kita semua tak bisa menyalahkan tidak adanya riuh suporter di pertandingan.”

Meskipun begitu, Henderson meyakini kalau dia dan timnya akan tetap fokus saat bertanding meski tanpa Kopites, para pendukung Liverpool. Saat ini, Liverpool sudah semakin dekat pada gelar juara Premier League, di mana itu akan mengakhiri paceklik gelar liga The Reds. 

“Meski akan aneh karena tidak ada fans, menjuarai Premier League akan tetap menjadi sesuatu yang kami semua impikan dan sangat kami semua inginkan. Tidak ada yang bisa menggantikan hal itu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here