Prediksi Sevilla vs Celta Vigo 22 November 2020

Debatbola.comSevilla akan menghadapi Celta Vigo pada pekan kesepuluh LaLiga Spanyol 2020/21, Minggu (22/11/20), di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan. Dengan apa yang diperlihatkan di laga terakhirnya, tim tuan rumah layak difavoritkan meraih kemenangan, sekaligus menghentikan tren negatifnya atas Celta.

  • Masih Jauh dari Memuaskan

Setelah musim lalu finish secara memuaskan dan meraih gelar di kancah Eropa, performa Sevilla sejauh ini masih jauh dari kata memuaskan. Mereka masih bertengger di peringkat ke-12 klasemen sementara usai sempat menelan kekalahan beruntun.

Dalam tiga pekan terakhir, tim asuhan Julen Lopetegui takluk tiga kali beruntun di ajang LaLIga (vs Granada, 0-1; vs Eibar, 0-1; vs Athletic Bilbao, 1-2). Tiga kekalahan tersebut memperlihatkan level konsentrasi Sevilla yang cenderung mudah melemah pada akhir masing-masing babak. 

Saat melawan Granada, mereka kemasukan gol pada menit ke-82. Selanjutnya, mereka kalah dari Eibar dan Bilbao; masing-masing kebobolan pada menit ke-41 dan 86 secara berurutan. Dua kebobolan tersebut terjadi empat menit sebelum masing-masing babak berakhir.

Selain ada penurunan di level konsentrasi lini belakang, produktivitas Sevilla pun menurun. Lucas Ocampos dkk. gagal mencetak gol di tiga dari enam pertandingan terakhir. Ini sudah termasuk juga hasil imbang melawan Chelsea di laga pembuka grup E, dua pekan lalu (0-0).

Beruntung, pada laga terakhir, Sevilla sudah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan mengalahkan Osasuna (1-0). Dalam laga tersebut, mereka tampil jauh lebih disiplin meski hanya bisa mencetak golnya lewat sepakan penalti Lucas Ocampos.

  • Incar Gol Pembuka dan Jaga Kedisiplinan

Menilik beberapa kekalahan terakhir, Sevilla harus start dengan baik demi mengantisipasi kendurnya barisan pertahanan jelang akhir laga. Jika ditarik dari musim lalu, mayoritas kemenangan mereka pun tercipta berkat keunggulan sejak menit-menit awal.

Kendurnya barisan pertahanan ini bukan hanya berarti level fokus yang turun, tetapi juga ketidakdisiplinan. Kekalahan dari Granada beberapa pekan lalu didapat usai mereka hanya bermain dengan sepuluh orang. Setelah Joan Jordan menerima kartu merah, Sevilla terguncang dan akhirnya tak mampu meredam serangan lawan.

Saat melawan Krasnodar di Liga Champions pada Kamis dua pekan lalu, Sevilla sebenarnya juga menerima kartu merah. Jesus Navas diusir oleh sang wasit pada akhir babak pertama, bahkan ketika tertinggal 1-2. Beruntung, mereka selamat berkat determinasi tinggi serta keunggulan jam terbang di kancah Eropa.

Tetap saja, cara menang atas Krasnodar itu tak bisa selalu diharapkan. Pasalnya, seluruh tim LaLiga memiliki kekuatan yang tak jauh berbeda. Jika mereka lagi-lagi bermain dengan sepuluh orang, tim lawan bisa mengambil keuntungan besar.

  • Keterpurukan Akibat Tumpulnya Lini Depan

Setelah tak terkalahkan di tiga laga pembuka, Celta Vigo mulai menunjukkan keterpurukan. Mereka tidak pernah menang di enam laga sebelumnya akibat produktivitas yang menurun tajam (vs Barcelona, 0-3; vs Osasuna, 0-2; vs Atletico Madrid, 0-2; vs Levante, 1-1; vs Real Sociedad, 1-4; vs Elche, 1-1).

Lemahnya finishing sepertinya masih menjadi masalah serius yang belum kunjung teratasi. Dalam enam laga terakhir yang selalu gagal berakhir kemenangan, Celta bahkan sanggup membuat 67 tembakan (22 shots on goal). Namun, dari 22 tembakan tepat sasaran itu, hanya ada tiga yang berakhir gol.

Jika ditilik lebih lanjut, Celta belum menemukan partnership yang tepat di posisi striker. Pelatih Oscar Garcia memainkan empat pasang berbeda dalam enam laga terakhir. Di sini, komunikasi dan chemistry antara Iago Aspas/Nolito/Miguel Baeza Perez/Emre Mor/Santi Mina masih menjadi masalah karena menit bertandem yang minim.

Sementara itu, enam laga Celta terakhir selalu diawali dengan tertinggal terlebih dahulu. Jika langsung kebobolan dua gol tanpa bisa langsung membalasnya, mereka kemungkinan besar akan kalah. Ini terjadi juga dalam empat kekalahan terakhirnya.

Terakhir kali bisa membuka keunggulan di babak pertama, Celta Vigo sendiri keluar sebagai pemenang (vs Valencia, 2-1). Kala itu, keunggulan satu gol semakin memompa motivasi La Celeste; dan akhirnya sanggup menambah keunggulan di babak kedua.

Selain mencetak gol terlebih dahulu, Celta dirasa perlu menjaga kedisiplinannya. Pasalnya, delapan kartu kuning dan satu kartu merah sudah mereka dapatkan hanya dalam tiga laga terakhirnya. Catatan itu tampaknya bisa menjadi bahaya di laga nanti; terlebih jika sampai menerima kartu merah di pertengahan laga.

  • Kebangkitan Tuan Rumah

Sevilla diprediksi casino online bisa meraih kemenangan dalam laga nanti. Tim tuan rumah diprediksi akan sangat berambisi mendominasi laga dan menciptakan banyak shot; sekaligus mematahkan tren negatif mereka atas Celta Vigo yang telah berlangsung dalam tiga pertemuan terakhir (D1, L2).

Baca Juga : Prediksi Eintracht Frankfurt vs RB Leipzig 22 November 2020

Perkiraan Susunan Pemain Sevilla vs Celta Vigo :

(Sevilla) : Y. Bounou; Navas, Diego Carlos, J. Koundé, Fernando, L. Ocampos, M. Acuña, Óliver Torres, Joan Jordán, Carlos Fernández, Y. En-Nesyri.

Manager : Lopetegui.

(Celta Vigo) : Rubén Blanco; Hugo Mallo, J. Murillo, L. Olaza, J. Aidoo, Denis Suárez, R. Tapia, Brais Méndez, Iago Aspas, Nolito, Santi Mina.

Manager : Óscar García.

Berikut Statistik Kedua Tim Di Bawah Ini :
  • H2H Sevilla vs Celta Vigo
10/02/20LALCelta Vigo2-1Sevilla
31/08/19LALSevilla1-1Celta Vigo
03/02/19LALCelta Vigo1-0Sevilla
07/10/18LALSevilla2-1Celta Vigo
07/04/18LALCelta Vigo4-0Sevilla
  • 5 Laga Terakhir Sevilla
08/11/20LALSevilla1-0Osasuna
05/11/20UCLSevilla3-2Krasnodar
31/10/20LALAthletic Club2-1Sevilla
29/10/20UCLSevilla1-0Rennes
24/10/20LALSevilla0-1Eibar
  • 5 Laga Terakhir Celta Vigo
07/11/20LALElche1-1Celta Vigo
01/11/20LALCelta Vigo1-4Real Sociedad
27/10/20LALLevante1-1Celta Vigo
17/10/20LALCelta Vigo0-2Atletico Madrid
04/10/20LALOsasuna2-0Celta Vigo

Salam, Debatbola.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here