Prediksi Napoli vs AS Roma : Bisakah Giallorossi Manfaatkan Peluang?

0
152
Prediksi Napoli vs AS Roma 30 November 2020

Debatbola.comNapoli akan menghadapi AS Roma pada pekan kesembilan Serie A Italia 2020/21, Senin (30/11/20), di San Paolo. Tim tamu sepertinya bisa menahan imbang, bahkan meraih kemenangan atas Partenopei, mengingat tim tuan rumah cenderung lemah ketika berhadapan dengan tim kuat.

  • Masih Aman di Liga Europa

Napoli harus rela turun ke peringkat keenam klasemen sementara usai pekan lalu kalah dari AC Milan (1-3). Kelalaian melakukan track-back dan marking Zlatan Ibrahimovic di kotak penalti menjadi penyebab utama kekalahan tersebut.

Dalam kekalahan di atas, Napoli kebobolan dua golnya lewat Zlatan Ibrahimovic lewat kotak penalti. Kekalahan tersebut terbilang amat disayangkan, mengingat mereka sebelumnya menjadi tim yang paling sedikit kebobolan di kotak 12 pas. Entah mengapa, penjagaan Kalidou Koulibaly dan Kostas Manolas mengendur sejak pertengahan babak pertama.

Sedangkan, khusus di Liga Europa, Napoli sendiri masih lumayan aman. Mereka bertahan di puncak klasemen sementara grup F berkat kemenangan di tiga laga terakhirnya (vs Real Sociedad, 1-0; vs Rijeka, 2-1; vs Rijeka, 2-0); sekaligus masih menjaga peluang lolos ke fase 32 besar.

Kemenangan Napoli di laga nanti akan tetap ditentukan dengan kedisiplinan melakukan track-back dan marking striker lawan di kotak penalti. Pasalnya, AS Roma belakangan ini sangat berbahaya dan banyak menciptakan golnya dari area tersebut.

Prediksi Napoli vs AS Roma 30 November 2020

  • Gol Pembuka Bantu Partenopei

Untuk bisa menjaga peluang kemenangannya, Napoli perlu membuka keunggulan terlebih dahulu. Sejak awal musim ini, mereka selalu kalah ketika tertinggal di awal. Tertinggal duluan membuat mereka cenderung guncang; dan buktinya tampak jelas ketika kalah dari AZ Alkmaar (0-1), Sassuolo (0-2), dan AC Milan (1-3).

Kemenangan mereka musim ini sendiri hampir selalu tercipta berkat keunggulan di babak pertama. Keunggulan sejak awal membuat mereka semakin kuat dan bisa menjaganya hingga akhir. Hal itu terlihat dari hasil akhir beberapa laga Serie A musim ini (Parma, 2-0; Genoa, 6-0; Atalanta, 4-1; Bologna, 1-0). 

Sementara itu, di kancah Liga Europa, mereka bahkan meraih dua dari tiga kemenangannya setelah unggul sejak awal pula (Real Sociedad, 1-0; Rijeka, 1-0, 2-0). Kemenangan atas Sociedad menjadi yang paling impresif karena sang lawan kini masih berstatus sebagai pemuncak klasemen LaLiga Spanyol.

Dalam serangkaian kemenangan di atas, kematangan set-play serangan tim asuhan Gennaro Gattuso menjadi sebabnya. Mereka sudah tahu harus mengalirkan progresinya ke mana, serta memahami pergerakan satu sama lain. Serangan direct mereka pun semakin cepat, terutama dengan kehadiran Victor Osimhen.

  • 11 Laga Tak Terkalahkan

AS Roma masih sanggup meneruskan tren positifnya. Mereka belum kunjung terkalahkan dalam 11 laga terakhirnya di semua kompetisi (W8, D3). Pada dua laga terakhir, mereka kembali menunjukkan ketajamannya kala menekuk Genoa (3-1) dan Parma (3-0); dan langsung naik ke peringkat tiga klasemen sementara.

Sebelum kemenangan itu, Roma konsisten mengalahkan tim-tim yang kekuatannya berada di bawah mereka (Udinese, 1-0; Benevento, 5-2; Young Boys, 2-1; Fiorentina, 2-0; CFR Cluj, 5-0). Selain itu, Giallorossi pun terhindar dari kekalahan saat bertemu tim kuat (Juventus, 2-2; AC Milan, 3-3). 

Dalam menjaga produktivitasnya, Roma tak terlalu bermasalah akibat absennya Edin Dzeko. Pasalnya, Borja Mayoral dan Henrikh Mkhitaryan semakin tajam; dimana keduanya sama-sama mencetak gol saat melawan Parma. Khusus bola mati, Jordan Veretout menyimpan ancaman yang tak kalah besar; dimana ia hampir selalu mengeksekusi penalti dengan baik.

Berbicara pemain depan terbaik casino online terbaik menilai, Mkhitaryan mungkin menjadi jawabannya. Gelandang serang asal Armenia ini selalu mencetak enam gol di empat laga terakhirnya. Mkhitaryan mencetak hattrick ke gawang Genoa, brace ke gawang Parma, dan satu gol ketika bertemu CFR Cluj dalam pertemuan sebelumnya (5-0).

Dengan belum terkalahkan dalam 11 laga, Roma masih harus menjaga kedisiplinan antarlini belakang. Positioning yang tepat akan memudahkan Giallorossi merebut bola dan memulai counter-attack. Belakangan ini, konsistensi pertahanan Roma sendiri amat baik; dengan bukti lima clean sheets di enam laga terakhir.

  • Potensi Poin Giallorossi

AS Roma sepertinya berpotensi menahan imbang Napoli. Giallorossi membuktikan bahwa mereka bisa lebih konsisten dan telah menemukan keseimbangan dalam menyerang atau bertahan. Di samping itu, Napoli pun cenderung rentan kalah ketika bertemu tim kuat; contohnya saat melawan AC Milan dan Sassuolo dalam tiga pekan terakhir.

Baca Juga : Prediksi Real Sociedad vs Villarreal 30 November 2020

Perkiraan Susunan Pemain Napoli vs AS Roma :

(Napoli) : A. Meret; K. Manolas, Mário Rui, K. Koulibaly, G. Di Lorenzo, T. Bakayoko, Fabián Ruiz, D. Mertens, L. Insigne, M. Politano, H. Lozano.

Manager : G. Gattuso.

(AS Roma) : A. Mirante; L. Spinazzola, R. Karsdorp, G. Mancini, Ibañez, H. Mkhitaryan, J. Veretout, B. Cristante, Gonzalo Villar, Pedro, Borja Mayoral.

Manager : Paulo Fonseca.

Berikut Statistik Kedua Tim Di Bawah Ini :
  • H2H Napoli vs AS Roma
06/07/20SEANapoli2-1AS Roma
02/11/19SEAAS Roma2-1Napoli
31/03/19SEAAS Roma1-4Napoli
29/10/18SEANapoli1-1AS Roma
04/03/18SEANapoli2-4AS Roma
  • 5 Laga Terakhir Napoli
27/11/20UELNapoli2-0Rijeka
23/11/20SEANapoli1-3Milan
09/11/20SEABologna0-1Napoli
06/11/20UELRijeka1-2Napoli
02/11/20SEANapoli0-2Sassuolo
  • 5 Laga Terakhir AS Roma
27/11/20UELCFR Cluj0-2AS Roma
22/11/20SEAAS Roma3-0Parma
08/11/20SEAGenoa1-3AS Roma
06/11/20UELAS Roma5-0CFR Cluj
02/11/20SEAAS Roma2-0Fiorentina

Salam, Debatbola.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here