Prediksi Marseille vs Nice: Satu Poin Sudah Cukup Memuaskan

0
291
Prediksi Marseille vs Nice 18 Februari 2021

Debatbola.comMarseille akan menjamu Nice dalam laga tunda pekan ke-11 Ligue 1 Prancis 2020/21, Kamis (18/2/21), di Stade Velodrome. Laga ini sepertinya bakal berakhir dengan kedudukan sama kuat; terlebih jika melihat kondisi kedua tim yang masih sulit bangkit dari performa buruk.

  • Kemerosotan Masih Berlanjut

Performa Marseille belakangan ini makin merosot. Mereka hanya meraih satu kemenangan dalam 10 laga terakhirnya (W1, D4, L5); sehingga turun ke posisi sembilan klasemen sementara Ligue 1.

Dalam enam laga terakhir, Marseille bahkan empat kali menelan kekalahan (vs Nimes, 1-2; vs Lens, 0-1; vs Monaco, 1-2; vs PSG, 0-2), serta dua kali imbang (vs Lens, 2-2; vs Bordeaux, 0-0). Kebanyakan hasil di atas diperoleh akibat bertahan dengan tidak disiplin, sehingga tak bisa keluar dari tekanan.

Dalam laga melawan Bordeaux pekan lalu, penyakit indisipliner Marseille ternyata ‘kambuh’ lagi. Mereka tampil dengan sembilan pemain usai Dario Benedetto dan Leonardo Balerdi dikartu merah. Beruntung, tak efektifnya finishing tim lawan membuat mereka masih bisa membawa pulang satu poin.

Peluang Marseille untuk kembali naik ke empat besar sudah sangat berat. Mereka telah tertinggal 22 poin dari Lille di puncak klasemen; dan satu-satunya harapan trofi tersisa hanyalah Coupe de France.

Prediksi Marseille vs Nice 18 Februari 2021
Sumber : https://staticg.sportskeeda.com/editor/2021/02/404b4-16131302214650-800.jpg
  • Buruknya Kondisi Internal

Alasan terbesar kemerosotan Marseille belakangan ini tak hanya disebabkan faktor teknis saja, tetapi juga non-teknis. Adanya mismanajemen membuat moral para pemain dan staf pelatih semakin memburuk; dan ini langsung berdampak ke lapangan hijau.

Baru-baru ini, Marseille memecat Andre Villas-Boas, yang meminta keluar akibat tak puas atas keputusan Presiden klubnya. Hal itu terjadi usai Marseille melakukan jual beli pemain tanpa melibatkan Villas-Boas. Kedatangan Oliver Ntcham dari Glasgow Celtic dianggap tak tepat untuk menggantikan salah satu winger lincahnya, Morgan Sanson, ke Aston Villa.

Kekacauan itu bahkan mendapatkan tekanan besar dari fans. Sekelompok suporter yang tak puas atas kinerja Marseille bahkan sempat menyerang sesi latihan Marseille dengan lemparan batu dan cerawat, hingga beberapa pemain utama Marseille menderita luka akibat hal tersebut.

Padahal, dengan materi pemain kelas atas di level Ligue 1, Marseille seharusnya sanggup konsisten menempati papan atas; atau minimal mempertahankan runner-upnya. Jika kondisi non-teknis belum cepat membaik, Marseille sepertinya akan terus diterpa hasil buruk dan segera terlempar dari 10 besar.

  • Belum Stabil Usai Krisis

Nice belum berada dalam kondisi stabil usai mengalami masa krisis. Dalam 11 laga terakhir, mereka cuma tiga kali menang (vs Nimes, 2-0; vs Lens, 1-0; vs Angers, 3-0); dua kali imbang (vs Lorient, 2-2; vs Metz, 1-1); serta enam kali takluk (vs Lyon, 1-4; vs Bordeaux, 0-3; vs Brest, 0-2; vs Saint-Etienne, 0-1; vs Monaco, 1-2; vs PSG, 1-2).

Melihat serangkaian hasil di atas, kemenangan Nice tercipta ketika bisa mencetak gol terlebih dahulu. Tiga kemenangan clean sheet tersebut menyiratkan bahwa mereka memiliki kepercayaan diri tinggi ketika sudah berada di depan.

Sebaliknya, Nice cenderung akan tampil buruk jika tak sanggup membuka keunggulan terlebih dahulu. Ini membuat mereka sering pulang dengan kekalahan; bahkan hanya menempati posisi juru kunci di fase grup Liga Europa.

Di bawah asuhan Adrian Ursea, Nice masih terlalu banyak mewariskan masalah dari era sebelumnya, Patrick Vieira. Pertama, mereka kerap kali ingin dominan menguasai bola. Ironisnya, ini malah sering mendatangkan masalah karena kualitas umpan dan retensi bolanya tak terlalu baik. 

Buruknya kualitas penguasaan bola Nice juga terlihat dengan frekuennya kehilangan bola di area-area krusial. Jika kehilangan bola di sekitar kotak penalti, mereka rentan kebobolan; dan ini menyebabkan banyaknya angka kebobolan (33 gol).

Nice juga seringkali gagal berbuat banyak ketika tim lawan bertahan dengan sangat dalam, mengingat mereka tak punya beragam variasi serangan. Seperti yang sudah disebutkan di atas, apabila kondisi ini terjadi usai tertinggal duluan, mereka cenderung mudah kalah.

Sisi positifnya, Nice melakukan aktivitas transfer musim dingin dengan baik. Mereka baru saja berhasil menggaet duo bek tengah potensial sekaligus, William Saliba (dari Arsenal) serta Jean-Clair Todibo (Barcelona). Keduanya membuat Nice mencetak clean sheet dalam laga melawan Angers (3-0); dan ini menjadi sinyal yang cukup menjanjikan.

  • Sama Kuat

Laga ini diprediksi bakal berakhir imbang. Kedua tim ini sepertinya masih sama-sama akan kesulitan untuk mengoptimalkan efektivitasnya; sehingga dari banyaknya peluang pun kemungkinan tidak bakal tercipta banyak gol pula.

Baca Juga : Prediksi Porto vs Juventus 18 Februari 2021

Perkiraan Susunan Pemain Marseille vs Nice :

(Marseille) : Y. Pelé; H. Sakai, Pol Lirola, B. Kamara, L. Balerdi, V. Rongier, S. Khaoui, P. Gueye, D. Benedetto, V. Germain, Luis Henrique.

Manager : N. Larguet.

(Nice) : W. Benítez; H. Kamara, A. Pelmard, J. Todibo, W. Saliba, P. Lees Melou, H. Boudaoui, Rony Lopes, A. Claude Maurice, M. Maolida, A. Gouiri.

Manager : A. Ursea.

Berikut Statistik Kedua Tim Di Bawah Ini :
  • H2H Marseille vs Nice
29/08/19LI1Nice1-2Marseille
11/03/19LI1Marseille1-0Nice
22/10/18LI1Nice0-1Marseille
07/05/18LI1Marseille2-1Nice
02/10/17LI1Nice2-4Marseille
  • 5 Laga Terakhir Marseille
15/02/21LI1Bordeaux0-0Marseille
10/02/21CDFAuxerre0-2Marseille
08/02/21LI1Marseille0-2PSG
04/02/21LI1Lens2-2Marseille
24/01/21LI1Monaco3-1Marseille
  • 5 Laga Terakhir Nice
13/02/21LI1PSG2-1Nice
10/02/21CDFNîmes1-3Nice
07/02/21LI1Nice3-0Angers SCO
04/02/21LI1Monaco2-1Nice
31/01/21LI1Nice0-1Saint-Etienne

Salam, Debatbola.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here