Prediksi Istanbul Basaksehir vs Manchester United 5 November 2020

Debatbola.comIstanbul Basaksehir bakal menghadapi Manchester United dalam laga ketiga fase grup H Liga Champions 2020/21, Kamis (5/11/20), di Fatih Terim Stadium. Tim tamu tetap diunggulkan untuk meraih kemenangan di laga nanti; terlepas dari hasil buruk di Premier League pada Minggu kemarin.

  • Bangkit dari Keterpurukan

Istanbul Basaksehir sepertinya mulai bisa bangkit dari keterpurukan. Dalam tiga laga terakhir Liga Super Turki, mereka selalu meraih kemenangan (vs Trabzonspor, 2-0; vs Antalyaspor, 5-1; vs Konyaspor, 2-1). Hasil tersebut didapat usai sempat gagal menang dalam empat pekan pembuka beruntun.

Salah satu atribut utama yang sudah membaik adalah penyelesaian akhir. Saat membantai Antalyaspor, Basaksehir start dengan begitu agresif sehingga bisa unggul empat gol dalam 35 menit. Kepercayaan diri mereka begitu meningkat; pasalnya sebelumnya sempat gagal mencetak gol dari total 57 tembakan di empat laga awal.

Kemenangan di liga domestik itu akan sangat penting untuk memperbaiki posisi di klasemen grup H. Tim asuhan Okan Buruk sebelumnya selalu kalah di grup G Liga Champions dari RB Leipzig (0-2) dan Paris Saint-Germain (0-2). Hasil ini pun membuat mereka masih terpuruk sebagai juru kunci.

Dalam laga melawan United nanti, juara Liga Turki 2019/20 ini akan berada di atas angin jika bisa melesakkan setidaknya dua gol pembuka keunggulan. Hanya saja, bisa atau tidaknya bakal sangat bergantung bagaimana pertahanan United bakal bermain nanti.

  • Harapan dari Fleksibilitas Taktik

Manchester United mungkin masih berada dalam ‘harap-harap cemas’ jelang dimulainya laga ini. Pasalnya, dari ajang Premier League, mereka belum mencatatkan kemenangan kandang (D2, L2). Ini berlanjut setelah mereka kalah dari Arsenal pada Senin dini hari kemarin (0-1).

Hanya saja, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer masih punya harapan besar berkat catatan positifnya di ajang Liga Champions. Dalam dua laga pembuka, mereka menekuk finalis dan semifinalis UCL musim lalu, Paris Saint-Germain (2-1), dan RB Leipzig (5-0).

Dalam dua laga tersebut, Solskjaer memperlihatkan fleksibilitas taktiknya. Ketika melawan tim yang menekan seperti PSG, ia akan tampil dengan 3-5-2. Skema ini membuat United sanggup memutus alur serangan lawan, membuat lawan tak berkembang, dan menikam balik di beberapa menit terakhir.

Sementara itu, saat melawan Leipzig, United meredam kecepatan pressing lawan dengan skema 4-4-2 diamond. Berkat skema itu, The Red Devils bisa memiliki tujuh pemain saat bertahan dan tiga pemain depan ketika menyerang balik. 

Hanya saja, jika bermain melawan tim yang cenderung akan defensif seperti Istanbul Basaksehir, United cenderung akan kesulitan; terutama jika mendominasi penguasaan bola. Saat tim lawan turun, alur serangan United begitu mudahnya dibaca. Inilah yang bakal menjadi pekerjaan rumah besar Ole Gunnar Solskjaer.

Harapan kemenangan ketiga United sendiri akan datang dari tambahan penggawa segar seperti Donny van de Beek, Axel Tuanzebe, dan Edinson Cavani. Ketiganya mungkin saja diturunkan sejak menit pertama.

  • Kelemahan yang Masih Terus Terulang

United masih memperlihatkan tiga kelemahan besar. Pertama, mereka sering bingung ketika tim lawan memainkan pertahanan blok rendah. Jika sirkulasi bola ke kotak penalti lawan ditutup rapat, United cenderung akan frustrasi.

Rasa frustrasi itu salah satunya tampak ketika penggawa United lebih banyak mengalirkan bola ke samping dan belakang. Alhasil, mereka kehabisan waktu dan tak kunjung bisa mencetak gol. Ini terlihat jelas di laga melawan Arsenal kemarin, dimana Paul Pogba akhirnya teledor dan memberikan hadiah penalti kepada The Gunners.

Seperti yang sudah dikatakan di atas, United malah lebih sering meraih hasil buruk ketika bisa menguasai jalannya pertandingan. Jika melihat kemenangan atas PSG dan Leipzig, Bruno Fernandes dkk. lebih mengandalkan serangan balik dan tak terlalu dominan. Mereka tentunya jauh lebih kuat dalam situasi ini.

Kedua, United sangat rentan diterpa pressing cepat lawan. Victor Lindelof, Harry Maguire, dan Aaron Wan-Bissaka jadi pemain yang lemah diterpa pressing dan lambat untuk kembali ke posisinya. Kelemahan ini bakal berbahaya jika Basaksehir punya sejumlah pemain cepat yang mampu mengeksploitasi hal tersebut.

  • Potensi Kemenangan Tipis

Manchester United diprediksi situs judi bola online sanggup meraih kemenangan atas Istanbul Basaksehir, sekaligus memperkuat posisi puncaknya. Namun, kemenangan The Red Devils sepertinya tak akan telak seperti saat membantai Leipzig. Mereka kemungkinan hanya menurunkan pelapisnya sejak awal, dan baru bisa menggebrak pada menit-menit akhir.

Baca Juga : Prediksi Sevilla vs Krasnodar 5 November 2020

Perkiraan Susunan Pemain Istanbul Basaksehir vs Manchester United :

(Istanbul Basaksehir) : M. Günok; M. Škrtel, A. Epureanu, Rafael, B. Bolingoli-Mbombo, M. Topal, E. Višća, İ. Kahveci, D. Türüç, B. Özcan, E. Crivelli.

Manager : O. Buruk.

(Manchester United) : David de Gea; V. Lindelöf, H. Maguire, L. Shaw, A. Wan-Bissaka, N. Matić, P. Pogba, Fred, D. van de Beek, A. Martial, M. Greenwood.

Manager : O. Solskjær.

Berikut Statistik Kedua Tim Di Bawah Ini :
  • H2H Istanbul Basaksehir vs Manchester United

BELUM PERNAH BERTEMU

  • 5 Laga Terakhir Istanbul Basaksehir
01/11/20SÜLKonyaspor1-2Istanbul Basaksehir
29/10/20UCLIstanbul Basaksehir0-2PSG
24/10/20SÜLIstanbul Basaksehir5-1Antalyaspor
21/10/20UCLRB Leipzig2-0Istanbul Basaksehir
17/10/20SÜLTrabzonspor0-2Istanbul Basaksehir
  • 5 Laga Terakhir Manchester United
01/11/20PRLManchester United0-1Arsenal
29/10/20UCLManchester United5-0RB Leipzig
24/10/20PRLManchester United0-0Chelsea
21/10/20UCLPSG1-2Manchester United
18/10/20PRLNewcastle United1-4Manchester United

Salam, Debatbola.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here