Prediksi AS Roma vs Parma 22 November 2020

Debatbola.comAS Roma akan menghadapi Parma pada pekan kedelapan Serie A Italia 2020/21, Minggu (22/11/20), di Olimpico. Tim tuan rumah diprediksi bisa menambah poin di laga nanti; meskipun masih harus melakukan pembenahan lagi di lini belakangnya. 

  • Sembilan Laga Tak Terkalahkan

AS Roma masih sanggup meneruskan tren positifnya. Mereka belum kunjung terkalahkan dalam sembilan laga terakhirnya (W6, D3). Pada dua pekan terakhir, mereka kembali menunjukkan kekompakannya kala menekuk Genoa (2-1).

Sebelum kemenangan itu, Roma konsisten mengalahkan tim-tim yang secara kekuatan berada di bawah mereka (vs Udinese, 1-0; vs Benevento, 5-2; vs Young Boys, 2-1; vs Fiorentina, 2-0; vs CFR Cluj, 5-0). Giallorossi pun terhindar dari kekalahan saat bertemu tim kuat (vs Juventus, 2-2; vs AC Milan, 3-3). 

Dalam dua hasil imbang yang disebut terakhir, Roma meraihnya meski tertinggal terlebih dahulu. Namun, di laga nanti, untuk bisa meraih poin penuh dengan mudah, Roma diyakini perlu membuka keunggulan. Menilik statistik, Giallorossi hanya sekali kalah dalam 24 laga terakhir ketika mencetak gol terlebih dahulu (W19, D4, L1). 

Untuk mencetak gol pembuka, Edin Dzeko bisa sangat diandalkan dengan kehadirannya di kotak penalti lawan. Sedangkan, dalam mengambil penalti, Jordan Veretout diprediksi kembali dipercaya menjadi algojo. Selain itu, bek anyar mereka yakni Marash Kumbulla juga bisa menjadi ancaman bahaya; mengingat ia beberapa kali mencetak gol penutup.

Prediksi AS Roma vs Parma 22 November 2020

  • Sering Sisakan Celah di Area Bertahan

Meski tak terkalahkan di sembilan laga terakhir, Roma sebenarnya masih sering menyisakan celah dan melakukan kesalahan sendiri di lini belakangnya. Salah satunya terjadi ketika melawan AC Milan, yang seharusnya gol sang lawan tak perlu tercipta.

Dua dari tiga gol Milan yang bersarang ke gawang Antonio Mirante itu tercipta akibat kegagalan mengantisipasi umpan terobosan dan melakukan pelanggaran di kotak penalti. Alhasil, penyerang sekaliber Zlatan Ibrahimovic bisa dengan mudah menjebol gawang mereka.

Jika ditilik lebih lanjut, dua kebobolan di atas terjadi karena kerapatan antarlini di belakang yang tak terjaga. Kesalahan positioning ini membuat antisipasi mereka tak optimal; bahkan cenderung sering diakhiri dengan pelanggaran.

Beruntung, saat menghadapi tim lemah, mereka diuntungkan dengan buruknya kualitas finishing lawan; sehingga masih bisa meraih poin penuh. Dalam laga melawan Parma ini, apa pun bisa terjadi dan mereka tak boleh melakukan kesalahan kecil jika ingin menghindari situasi sulit.

  • Perpanjang Tren Buruk di Kandang Roma?

Parma belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dalam tujuh pekan pembuka Serie A musim ini. Mereka masih bertengger di posisi ke-15 setelah hanya meraih enam poin (W1, D3, L3).

Tim asuhan Fabio Liverani sendiri membawa potensi sekaligus masalah yang sama besarnya. Berbicara potensi, mereka sangat rajin mencetak gol. Gialloblu selalu bisa menjebol gawang lawan dalam 13 laga tandang terakhirnya; dan rekor yang masih berlanjut ini menjadi torehan terbaik mereka sepanjang sejarah.

Parma juga sering bisa membuka keunggulan terlebih dahulu. Mereka bahkan bisa unggul dua gol saat melawan Inter Milan (2-2) tiga pekan lalu. Gervinho saat itu menjadi bintang berkat brace-nya.

Masalahnya, pertahanan masih menjadi kelemahan utama. Setelah unggul dua gol atas Inter, performa mereka mengendur dan akhirnya kedudukan mereka disamakan pada menit-menit akhir. Gialloblu pun menjadi salah satu tim dengan pertahanan terburuk; dimana mereka sudah empat kali kebobolan 2+ gol di satu laga.

Buruknya performa bertahan Parma sendiri sudah berlangsung sejak musim lalu. Apabila tidak ada pembenahan, mereka sepertinya akan melanjutkan rekor buruknya atas Roma. Sejak 1997, Parma hanya menang sekali saja di Olimpico (W1, D6, L19).

  • Masih Mudah Untuk Sekadar Raih Poin

AS Roma diprediksi judi bola bisa mengakhiri laga ini dengan tambahan poin; entah itu menang atau bermain imbang. Meski unggul secara materi skuat, Giallorossi masih bisa ditahan imbang Parma jika lini belakangnya melakukan banyak kecerobohan. Pasalnya, Parma juga kadang tampil sangat efektif kala menghadapi tim kuat.

Baca Juga : Prediksi Freiburg vs Mainz 05 22 November 2020

Perkiraan Susunan Pemain AS Roma vs Parma :

(AS Roma) : Pau López; C. Smalling, L. Spinazzola, R. Karsdorp, G. Mancini, Ibañez, H. Mkhitaryan, J. Veretout, L. Pellegrini, Pedro, Borja Mayoral.

Manager : Paulo Fonseca.

(Parma) : L. Sepe; Bruno Alves, R. Gagliolo, Y. Osorio, G. Pezzella, J. Kucka, J. Kurtič, Hernani, A. Grassi, Y. Gervinho, R. Inglese.

Manager : F. Liverani.

Berikut Statistik Kedua Tim Di Bawah Ini :
  • H2H AS Roma vs Parma
09/07/20SEAAS Roma2-1Parma
17/01/20COIParma0-2AS Roma
11/11/19SEAParma2-0AS Roma
27/05/19SEAAS Roma2-1Parma
29/12/18SEAParma0-2AS Roma
  • 5 Laga Terakhir AS Roma
08/11/20SEAGenoa1-3AS Roma
06/11/20UELAS Roma5-0CFR Cluj
02/11/20SEAAS Roma2-0Fiorentina
30/10/20UELAS Roma0-0CSKA Sofia
27/10/20SEAMilan3-3AS Roma
  • 5 Laga Terakhir Parma
08/11/20SEAParma0-0Fiorentina
01/11/20SEAInternazionale2-2Parma
29/10/20COIParma3-1Pescara
25/10/20SEAParma2-2Spezia
18/10/20SEAUdinese3-2Parma

Salam, Debatbola.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here