Prediksi AC Milan vs AS Roma : Mudah Saja Untuk Sekadar Hindari Kekalahan

0
424
Prediksi AC Milan vs AS Roma 27 Oktober 2020

Debatbola.comAC Milan akan menghadapi AS Roma pada pekan kelima Serie A Italia 2020/21, Selasa (27/10/20), di San Siro. Tim tuan rumah diprediksi bisa bakal melanjutkan tren tanpa kekalahannya; mengingat mereka belum menunjukkan tanda-tanda penurunan juga.

  • Tim Paling Sempurna Sejauh Ini

Kemenangan mulai menjadi satu hal yang melekat di benak skuat Milan. Jika ditarik sejak jeda pandemi, AC Milan belum terkalahkan di 15 laga terakhir Serie A (W13, D3). Pada empat awal laga musim ini, mereka memborong semua kemenangan; yakni atas Bologna, Crotone, Spezia, dan Inter Milan. 

Milan bahkan menjadi satu-satunya klub Serie A yang belum terkalahkan musim ini. Produktivitas ialah alasan kesuksesan mereka. Seluruh kemenangan Rossoneri minimal dihiasi dengan mencetak dua gol. Jika gagal menciptakan gol, atau hanya membuat satu, Rossoneri punya kecenderungan akan bermain imbang.

Sejauh ini, tumpuan ketajaman Rossoneri berada di pundak Zlatan Ibrahimovic. Striker veteran asal Swedia tersebut telah menyumbang empat gol di kancah Serie A; yang sekaligus membawanya menempati runner-up top skorer sementara.

Selain bertumpu kepada Zlatan Ibrahimovic, ketajaman AC Milan juga tercipta berkat performa apik lini tengahnya. Hakan Calhanoglu menjadi yang paling berbahaya dengan enam gol dan sembilan assists dalam 16 laga terakhir. Belakangan ini, Rafael Leao ikut mencuri perhatian dengan dua gol dan satu assist-nya dalam dua laga terakhir.

Prediksi AC Milan vs AS Roma 27 Oktober 2020

  • Permainan Kreativitas

Set-play Stefano Pioli cenderung sangat sulit ditebak oleh tim lawan. Pasalnya, ia lebih membebaskan pemainnya untuk mengatasi beragam situasi di lapangan dengan kreativitas masing-masing. Hal ini bisa berjalan dengan baik karena mayoritas pemainnya punya kecerdasan taktik di atas rata-rata. 

Di lini tengah, Milan punya sejumlah gelandang cerdas dalam diri Ismael Bennacer, Hakan Calhanoglu, dan Sandro Tonali. Ketiganya punya kreativitas dan visi permainan yang apik; alhasil Rossoneri selalu bisa menciptakan peluang berbahaya meski lawan bisa lebih mendominasi jalannya laga.

Permainan dengan mengandalkan kreativitas ini membutuhkan komunikasi yang bagus. Sedangkan, kualitas komunikasi sendiri terbangun dengan chemistry. Chemistry bukan hal yang sembarangan pula; ini terbentuk dengan proses yang panjang, membutuhkan banyak menit bermain bersama.

Untuk bisa menjaga chemistry, tugas terberat Pioli adalah menjaga pemain intinya agar tak terlalu banyak yang mengalami cedera. Pasalnya, jika banyak bongkar pasang, komunikasi tim tak akan berjalan maksimal seperti sebelumnya. Kesulitan Pioli pun semakin tinggi karena kompetisi Eropa semacam ini selalu meningkatkan risiko cedera pemain.

  • Waspadai Celah di Lini Belakang Sendiri

Jelang hadapi laga ini, AS Roma baru mencatatkan hasil positif dengan dua kemenangan beruntun (vs Udinese, 1-0; vs Benevento, 5-2); sekaligus atas Young Boys di laga pembuka fase grup Liga Europa (2-1). Tiga kemenangan beruntun tersebut tentunya jadi tambahan motivasi usai dalam dua pertandingan sebelumnya cuma mengoleksi satu poin (D1, L1). 

Meski menang terus, Roma sebenarnya masih sering menyisakan celah dan melakukan kesalahan sendiri di lini belakangnya. Salah satunya ketika melawan Benevento, yang seharusnya gol sang lawan bisa tak tercipta.

Berkaca pada musim lalu casino online melihat, Roma menutup ajang Serie A dengan kebobolan 51 gol; dimana menjadi yang terburuk di antara tim lima besar. Kebobolan terburuk dalam tujuh musim terakhir tersebut bisa jadi bahaya bagi tim asuhan Paulo Fonseca. Pasalnya, ketajaman Milan sedang bagus-bagusnya.

Untuk bisa memaksakan poin, Roma diyakini perlu membuka keunggulan. Menilik statistik, Giallorossi hanya sekali kalah dalam 21 laga terakhir ketika mampu mencetak gol terlebih dahulu (W16, D4, L1).

Dalam situasi open-play, Edin Dzeko bisa sangat diandalkan dengan kehadirannya di kotak penalti lawan. Sedangkan, dalam direct set-piece atau penalti, Jordan Veretout diprediksi kembali dipercaya menjadi algojo.

  • Milan Masih Belum Terkalahkan

AC Milan sepertinya akan tetap meraih poin; entah menang ataupun imbang. Menilik pertemuan musim lalu, Rossoneri dengan impresif mampu meredam ancaman AS Roma berkat pressing tinggi yang dilakukannya. Dengan seringnya merebut bola di area lawan, Milan tentu punya lebih banyak peluang untuk mencetak gol.

Jika itu kembali terjadi menurut wahana888, Milan jelas berada dalam posisi yang lebih baik untuk menang. Terlebih, Zlatan Ibrahimovic dan Rafael Leao sedang berada dalam performa puncak. Namun, apabila Roma bisa memberi perlawanan dan tampil lebih tajam, laga nanti diprediksi hanya akan imbang.

Baca Juga : Prediksi Levante vs Celta Vigo 27 Oktober 2020

Perkiraan Susunan Pemain AC Milan vs AS Roma :

(AC Milan) : G. Donnarumma; S. Kjær, A. Romagnoli, D. Calabria, T. Hernández, A. Saelemaekers, H. Çalhanoğlu, F. Kessié, I. Bennacer, Z. Ibrahimović, Rafael Leão.

Manager : S. Pioli.

(AS Roma) : Pau López; F. Fazio, Bruno Peres, Juan Jesus, R. Karsdorp, M. Kumbulla, B. Cristante, Gonzalo Villar, Pedro, Borja Mayoral, Carles Pérez.

Manager : Paulo Fonseca.

Berikut Statistik Kedua Tim Di Bawah Ini :
  • H2H AC Milan vs AS Roma
28/06/20SEAAC Milan2-0AS Roma
28/10/19SEAAS Roma2-1AC Milan
04/02/19SEAAS Roma1-1AC Milan
01/09/18SEAAC Milan2-1AS Roma
26/02/18SEAAS Roma0-2AC Milan
  • 5 Laga Terakhir AC Milan
23/10/20UELCeltic1-3AC Milan
17/10/20SEAInternazionale1-2AC Milan
04/10/20SEAAC Milan3-0Spezia
02/10/20UELRio Ave2-2 PAC Milan
27/09/20SEACrotone0-2AC Milan
  • 5 Laga Terakhir AS Roma
22/10/20UELYoung Boys1-2AS Roma
19/10/20SEAAS Roma5-2Benevento
04/10/20SEAUdinese0-1AS Roma
28/09/20SEAAS Roma2-2Juventus
20/09/20SEAHellas Verona3-0AS Roma

Salam, Debatbola.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here