Pihak Kepolisian kota Merseyside, Inggris, pada hari Kamis (8/8/2019), kabarnya berhasil menciduk pelaku penyebar kebencian lewat jejaring social twitter yang sudah ditujukan pada salah satu pemain bintang Liverpool, Mohamed Salah.

Debatbola.com – Pihak Kepolisian kota Merseyside, Inggris, pada hari Kamis (8/8/2019), kabarnya berhasil menciduk pelaku penyebar kebencian lewat jejaring social twitter yang sudah ditujukan pada salah satu pemain bintang Liverpool, Mohamed Salah.

Pemain bintang asal Mesir, Mohamed Salah dikabarkan menjadi salah satu sasaran insiden rasis baru di negara Inggris. Ia juga mendapatkan rentetan tweet rasis yang ditujukan kepadanya oleh salah seorang penggemar yang kabarnya mengaku fans rival kota Liverpool, Everton.

Mohamed Salah sebenarnya sudah sering mengalami pelecehan dan juga tindakan rasis yang tak menyenangkan selama ia membela Liverpool. Beberapa waktu yang lalu kecaman dan juga rasis sempat datang dari seorang penggemar Chelsea dan juga West Ham United melalui media sosial.

Selain itu didalam kasus yang terbaru ini, sang pelaku mengatakan dirinya adalah salah satu fans dari Everton. Pihak manajemen Everton pun langsung merilis pernyataan keras untuk memberikan kutukan dari tindakan yang memalukan tersebut dan bahkan menegaskan mereka akan melakukan kontak dengan pihak yang berwenang agar segera menyelidiki insiden tindakakan tercela tersebut.

Mohamed Salah

Konfirmasi Dari Pihak Kepolisian

Polisi sendiri sudah mengkonfirmasi pada hari Kamis kemarin bahwa seorang pria yang berasal dari Waterloo dicurigai sebagai dalang di balik tweet ujaran kebencian tersebut, kini telah ditangkap dan sedang di interograsi.

“Seorang pria juga sudah ditangkap setelah menyebarkan tweet ofensif yang diposting kepada salah satu pemain sepak bola Liverpool,” tutur seorang juru bicara pihak kepolisian di Inggris.

“Mengikuti proses penyelidikan, seorang pria yang sudah berusia 32 tahun dan berasal dari Waterloo ditangkap dan juga tidak lama sebelum memasuki pukul 09.30 hari ini, karena ia dicurigai sudah melakukan berbagai pelanggaran ketertiban umum yang semakin diperburuk dengan rasial, dan juga menghalangi seorang petugas didalam melaksanakan semua tugas mereka,” lanjut pihak kepolisian Merseyside.

Tindak Lanjut Dari Pihak Klub

Saat ini baik pihak Everton dan pihak Liverpool sudah memberikan keterangan dan akan mengecam siapapun yang melakukan tindakan rasis kepada para pemain mereka. Di Inggris sendiri sudah beberapa kali terjadi tindakan rasis ini. Salah satu korbannya adalah Raheem Sterling yang di musim lalu mengalami tindakan rasis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here