Pochettino: PSG Bukan Favorit Juara UCL

0
180

Debatbola.com – Melalui pertarungan yang ketat, Paris Saint-Germain akhirnya sukses menyingkirkan Bayern Munchen untuk melaju ke babak semifinal Liga Champions 2020/21. Pada leg kedua PSG sejatinya kalah 0-1, namun lewat kemenangan 3-2 di kandang Bayern, PSG unggul lewat agresivitas gol tandang.

Kemenangan ini seolah jadi penegas bahwa PSG yang kini dilatih Mauricio Pochettino merupakan kandidat juara. Bayern adalah juara Liga Champions musim lalu. Selain itu PSG juga menyisihkan Barcelona di babak 16 besar.

Pochettino sendiri pernah membawa Tottenham ke final Liga Champions dua musim sebelumnya. Tapi ia memilih untuk merendah. Pelatih asal Argentina itu merasa bahwa timnya bukan kandidat juara meski telah mengalahkan tim-tim unggulan.

“Aku tak berpikir kami layak diunggulkan,” kata Pochettino usai laga leg kedua. “Kami mengalahkan Barcelona di babak 16 besar, kami mengalahkan Bayern juga. Aku merasa kami layak memenangi laga tersebut, tapi aku tak menganggap PSG jadi kandidat utama untuk juara Liga Champions.”

“Masih ada beberapa rival. Kami sudah lolos, begitu juga Chelsea. Kami menanti pemenang antara Man City vs Dortmund dan Liverpool vs Real Madrid. Tim manapun yang lolos ke semifinal punya peluang yang sama untuk juara.”

JIka disuruh memilih siapa lawan yang paling ingin dihadapinya pada babak empat besar, Pochettino merasa semua lawan sama saja. Mereka adalah lawan yang wajib dikalahkan.

“Kami sudah menghadapi Barcelona di babak 16 besar, bermain dua pertandingan, dan kami menyingkirkan mereka. Kami juga menyisihkan Bayern Munich di babak perempat final.”

“Kami tidak memilih salah satu tim untuk dihadapi. Siapapun lawan kami, kami akan mencoba untuk mengalahkan mereka. Kalau kamu memprediksi apakah kami akan bisa mengalahkan tim tertentu, kita lihat saja nanti.”

Kemenangan atas Bayern juga menjadi pembalasan dendam PSG di mana pada musim lalu Bayern-lah yang mengalahkan PSG di final. Musim lalu memang jadi pencapaian terbaik PSG sepanjang sejarah Liga Champions.

Namun nyaris juara saja tidak cukup. Apalagi bagi kesebelasan seperti PSG, kehadiran trofi juara adalah sebuah keharusan. Terakhir kali mereka juara di kompetisi UEFA adalah 20 tahun yang lalu saat menjuarai Piala Intertoto. Inilah saat yang tepat bagi mereka menambah trofi paling bergengsi di seantero Eropa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here