Persita Tetap Kokoh Meski Tanpa Dikawal Bek Asing

0
31

Debatbola.com – Persita Tangerang berhasil menekuk Persik Kediri dengan dua gol tanpa balas pada laga perdana Liga Indonesia. Laga tersebut berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang pada Senin, 25 Juli 2022 Hasil tersebut menjadi asupan positif bagi skuat Persita untuk mengarungi Liga Indonesia musim 2022/23.

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Persita langsung beraksi ketika laga baru menginjak satu menit. Sontekan Ramiro Fergonzi mampu mengundang sorak sorai dari tribun Indomilk Arena. Gol kedua menyusul di menit 56 lewat aksi dari Wildan Ramadhani.

Berhasil Menang Meski Tanpa Turunkan Bek Asing

Persita turun dengan formasi awal 4-4-2 dan mereka hanya memasukkan dua pemain asing pada laga perdana tersebut. Untuk sektor lini serang ada nama Ramiro Fergonzi dan jenderal lapangan tengah ada nama Bae Sin-Yeong.

Namun untuk jantung pertahanan, Alfredo Vera pada laga tersebut memercayai duet Yohanes Kandaimu dan Muhammad Rifqi. Tim berjuluk Laskar Pendekar Cisadane tersebut memasang duet bek lokal untuk menjaga lini terakhir dan bermain tanpa bek asing. Namun hal tersebut membuktikan Persita mampu hempaskan semua serangan dari tim tamu.

Bukan Berarti Tanpa Pemain Asing

Meski begitu, bukan berarti Persita tidak memiliki bek asing dalam skuatnya. Agustin Cattaneo ialah bek asal Argentina yang baru didatangkan pada bursa transfer kemarin. Tidak diturunkannya Cattaneo, Persita tetap mampu menjaga gawangnya nirbobol pada laga perdana Liga Indonesia.

Sementara sang lawan, Persik tetap mengandalkan amunisi asing di lini depan untuk membongkar pertahanan Pendekar Cisadane. Joanderson dan Renan Silva yang mampu catatkan akurasi tendangan sebesar 87,5% pada laga tersebut.

Duet Kandaimu – Rifqi Patut Diapresiasi

Bek tengah lokal andalan Persita, Muhammad Rifqi mengaku puas dengan permainannya bersama Kandaimu untuk menjaga lini pertahanan. Pemain 29 tahun tersebut senang bisa menjaga clean sheet gawang Persita.

Sejak bermain bersama Kandaimu di Piala Presiden, Rifqi merasa menjalani semua laga dengan baik. Tak hanya dalam permainan, bahkan ketika latihan mereka tetap menjaga komunikasi dan menjalankan arahan dari pelatih semaksimal mungkin.

Latihan keras mereka berdua terbukti ampuh dalam meredam serangan striker asing. Rifqi berharap ini menjadi awal yang bagus untuk duetnya bersama Kandaimu. Namun menurutnya, dengan kualitas pemain Persita, semuanya akan tergantung pelatih siapa yang akan tampil sebagai starting XI.

Permainan keduanya menjadi bukti bahwa Persita memiliki komposisi pemain lokal yang menjanjikan. Situasi tersebut menjadi hal menarik di tengah perekrutan Cattaneo sebagai pemain asing yang bermain sebagai bek tengah.

Duet Bek Lokal Bisa Bersaing Dengan Cattaneo

Rifqi menganggap dengan modal Persita saat ini, persaingan di internal tim menjadi lebih sehat dan kompetitif. Menurutnya siapapun bisa menjadi andalan sang pelatih sebagai amunisi utama.

Sang pemain juga yakin bahwa pemain berkualitas seperti Cattaneo didatangkan bukan tanpa tujuan besar untuk Pendekar Cisadane. Namun menurut Rifqi, Cattaneo harus mampu jalani adaptasi dengan baik dengan sepak bola Indonesia. Semuanya akan berjalan baik sesuai waktunya untuk Cattaneo bisa beradaptasi dengan baik untuk semua pemain di dalam tim..

Laga Berat Selanjutnya Hadapi Bajul Ijo

Senin, 1 Agustus 2022 Persita akan hadapi raksasa Jawa Timur, Persebaya Surabaya. Pendekar Cisadane harus bertandang ke Gelora Bung Tomo untuk meneruskan lajur positif di laga perdana.

Datang dengan modal pertahanan yang kokoh akan menjadi suntikan moral Persita untuk bermain lebih percaya diri dalam melakoni pekan kedua. Persita harus meladeni perlawanan tuan rumah Persebaya Surabaya yang baru saja alami kekalahan 1-0 di laga perdana melawan Persikabo 1973.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here