Persik Kediri Ungkapkan Penyebab Kalah dari Arema

0
21

Debatbola.com – Javier Roca selaku juru racik serangan Persik Kediri akhirnya buka suara mengenai penyebab kekalahan timnya. Persik Kediri diketahui tumbang dari Arema pada duel Grup D Piala Presiden 2022 dengan skor 1:0.

Terus Berada Dalam Tekanan
Dalam duel yang berlangsung Rabu (15/6/2022) malam kemarin WIB, Arema berhasil membekuk tim tetangga mereka, Persik Kediri. Gol semata wayang dari pasukan Singo Edan tercipta dari titik putih yang berhasil dilesatkan oleh Irsyad Maulana.

Duel penuh gengsi ini sebenarnya berlangsung dengan tempo sedang karena kedua kesebelasan terlihat sangat berhati-hati dalam melepaskan serangan. Bahkan di babak pertama, laga berlangsung dengan skor kacamata tanpa satupun gol yang mampu tercipta.

Melangkah ke babak kedua tempo permainan sedikit lebih ketat. Tekanan yang bertubi-tubi dari kubu Arema akhirnya membuat pemain bertahan Persik Kediri melakukan kesalahan fatal. Mereka terpaksa menjatuhkan pemain Arema di dalam kotak penalti dan membuat wasit menjatuhkan hukuman penalti. Kekalahan ini membawa Persik bertahan di dasar klasemen.

Lakukan Kesalahan Fatal
Menurut pengamatan Javier Roca di pinggir lapangan, pelatih asal Chile ini mengakui jika timnya di babak pertama hanya bisa bermain aman. Sebab tekanan dari Arema terus datang dan membuat mereka gagal mengembangkan permainan. Akan tetapi mereka mampu bertahan tanpa kebobolan.

Meski tertekan di paruh pertama, Persik Kediri mampu membuat permainan lebih menarik di babak kedua. Mereka berhasil keluar dari tekanan dan berbalik menguasai jalannya permainan. Sayangnya ada momen dimana pemain Persik melakukan kesalahan yang menguntungkan Arema.

“Babak kedua, kami mampu menguasai permainan, akan tetapi kami membuat kesalahan,” buka Roca kepada media usai laga berlangsung. “Akibat kesalahan ini, kami akhirnya harus menelan kekalahan,” sambung pelatih 44 tahun ini.

Kekalahan di laga kemarin malam menjadi kekalahan kedua yang dialami Persik Kediri di Grup D kompetisi Piala Presiden 2022 ini. Meski demikian, Persik masih memiliki koleksi sebanyak tiga poin dari tiga pertandingan yang sudah berlalu. Mereka juga ada di peringkat dasar klasemen dengan jumlah poin yang dimiliki.

Kalah Karena Penalti Kontroversial
Meski memetik kemenangan dari Persik, Arema dinyatakan menang dengan gol semata wayangnya yang dinilai kontroversial. Penalti tersebut menurut pelatih Persik seharusnya tidak terjadi. Memang dalam tayangan ulang seperti terlihat Agil Munawar melanggar Irsyad Maulana. Namun sebelum itu terjadi, Roca menilai ada offside terlebih dulu.

“Dalam pengamatan saya, kejadian ini sebelumnya telah terjadi offside lebih dulu. Kalau soal pelanggaran yang terjadi di dalam atau luar [kotak penalti] saya tidak melihatnya. Juga sangat disayangkan kami kehilangan konsentrasi di menit akhir,” tutur Roca.

“Kalau penalti memang selalu menjadi kontroversial. Tidak ada tim yang mau mendapatkan hukuman penalti,” tambah pelatih asal Chili tersebut.

Permasalahkan Soal SDM
Ketika digiring untuk memberikan opini tentang kepemimpinan wasit di laga tersebut, Javier Roca terlihat menghindar. Sang pelatih enggan menanggapi secara rinci mengenai penampilan hakim pertandingan. Namun dia berpendapat jika kejadian ini tidak lepas dari faktor sumber daya manusia-nya.

Karena laga sudah terjadi, Javier Roca akhirnya harus lapang dada menerima hasil pertandingan ini meski buruk. Dia juga menerima keputusan yang sudah dikeluarkan wasit dalam laga tersebut. Jika memang wasir memutuskan harus dilakukan tendangan penalti, dia harus bisa menerimanya.

“Saya selalu berpikir positif kepada orang lain. Jika dia [wasit] memutuskan jika kejadian tersebut [pelanggaran Agil Munawar kepada Irsyad Maulana] menyebabkan adanya penalti, ya sudah,” tegas juru racik serangan berusia 44 tahun tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here