Persik Kediri Resmi Borong Tiga Pemain PSS Sleman

0
40

Debatbola.com – Persik Kediri kerap dipandang sebelah mata. Pasalnya, sejak liga ISL sampai BRI liga 1 Indonesia ini, Persik Kediri tidak pernah berada di klasemen puncak. Performanya bahkan berbeda jauh dengan klub baru seperti Barito Putra dan lain-lainnya. Namun, Persik Kediri tidak tinggal diam, terutama dalam menghadapi putaran kedua BRI liga 1 Indonesia.

Sebagaimana klub lainnya yang merancang strategi barunya untuk menghadapi putaran kedua liga 1 Indonesia, begitupun dengan klub Persik. Klub Kediri tersebut merancang strategi barunya untuk merespon tantangan musim kedua di liga 1 Indonesia. Memanfaatkan bursa transfer menjadi wujud kesiapannya, tidak tanggung Persik Kediri boyong tiga pemain PSS Sleman.

Pemain Yang Diboyong Persik Kediri

Tiga pemain baru Persik Kediri adalah mantan pemain PSS Sleman pada putaran pertama Liga 1. Persik Kediri memperkuat pemain di berbagai lini. Semua pemain yang baru saja mereka perkenalkan itu merupakan mantan pemain PSS Sleman selama putaran pertama Liga 1. Ketiga pemain yang didatangkan adalah Adi Satryo, Samsul Arifin, dan Fitra Ridwan.

Adi merupakan penjaga gawang muda yang penuh potensi, dan hanya menjadi kiper cadangan selama di PSS. Padahal, Adi pernah digadang jadi kiper masa depan timnas Indonesia. Karena, Shin Tae-yong berkali-kali meminta dirinya untuk laga timnas Indonesia U-19. Berarti ada potensi besar pada diri Adi.

Sementara itu, Samsul menempati posisi pemain bertahan kiri. Mantan pemain Persela Lamongan tersebut mengemas 16 penampilan untuk Super Elang Jawa selama putaran pertama Liga 1. Dimana, delapan diantaranya menjadi pemain inti, dengan total 825 menit bermain dia kemas ketika PSS dibimbing pelatih asal Serbia, Dejan Antonic.

Lalu, adapun Fitra Ridwan, pemain asal Aceh tersebut mengoleksi sembilan penampilan untuk PSS dengan enam diantaranya sebagai pemain pengganti. Kehadiran gerbong PSS di Persik bukan hal yang baru. Karena, sebelumnya sudah lebih dulu ada pemain bertahan sayap Arthur Irawan. Begitupun juga mantan manajer PSS, Danilo Fernando.

Pemborongan tiga pemain PSS Sleman tersebut bukan tanpa alasan. Pembelian pemain dengan posisi yang berbeda, namun berasal dari klub yang sama. Upaya tersebut bertujuan meningkatkan kualitas permainan Persik Kediri, serta diharapkan mampu mendorong klasemen Persik Kediri.

Pernyataan Pihak Persik Kediri Atas Ambisinya Memborong Tiga Pemain PSS

“Kami menambahkan pemain sesuai kebutuhan berdasarkan posisi yang dibutuhkan tim pelatih.. Mereka sudah bergabung latihan dengan tim di Bali. Kami percaya mereka bisa cepat beradaptasi,” ucap Danilo, yang menjabat sebagai direktur teknik, ketika gabung Persik. Tiga pemain PSS Sleman yang direkrut adalah memang kebutuhan Persik Kediri.

Tim Sepak Bola Persik Kediri termasuk klub Liga 1 yang sudah lama tiba di Bali demi mempersiapkan diri. Bertujuan untuk lebih awal hadir seri keempat Liga 1. Dionatan Machado, gelandang asing Macan Putih, menyebut dirinya sudah merasa pas dengan suasana di Bali. Juga dirinya siap menjalani musim lanjutan Liga 1 Indonesia.

”Target saya adalah menunjukkan permainan yang bagus. Saya ingin membantu tim ini untuk memperbaiki posisi di klasemen. Saya suka dengan Bali. Menurut saya, Bali adalah pulau yang indah. Meskipun saya belum berkunjung ke semua tempat karena masih fokus latihan,” Pernyataan dari pemain asal Brasil yang akrab disapa Tinga ini.

Bagaimanapun, pemborongan tiga pemain PSS Sleman oleh Persik Kediri bukan hal yang negatif. Bukan hanya sebatas ambisi, melainkan memang sesuai dengan kebutuhan Persik Kediri. Klub Persik Kediri berharap, tiga pemain dengan posisi yang berbeda itu dapat memperkuat berbagai lini Persik Kediri.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here