Permasalahan Baru Arema FC Setelah Berhasil Datangkan Sederet Pemain Bintang

0
41

Debatbola.com – Menyambut musim 2022-2023, Arema tengah menyiapkan proyek besar demi asa bisa menjuarai Liga 1 di musim depan. Perombakan besar-besaran dilakukan oleh presiden klub guna membentuk kembali skuad menjadi lebih kuat lagi. Klub asal kota Malang tersebut tengah membentuk The Dream Team yang akan membuat Arema lebih kuat nantinya.

Rupanya The Dream Team yang kini sedang dibentuk oleh Arema memunculkan permasalahan baru yang harus dicarikan penyelesaiannya. Meskipun sudah melepas sekitar 15 pemain dengan level cadangan, namun tetap saja Arema akan mengalami penumpukan pemain bintang. Kondisi tersebut akan sangat merugikan jika nantinya akan ada event Timnas yang bentrok dengan jadwal klub.

Persoalan Timnas

Musim depan, skuad Arema akan menjadi yang paling bersinar setelah klub tersebut merencanakan kedatangan pemain bintang baru. Tidak tanggung-tanggung, 10 pemain lokal akan didatangkan dengan beberapa diantaranya berlabel Timnas. Para pemain bintang tersebut akan menjadi bagian dari proyek The Dream Team yang diinginkan oleh Presiden klub.

Arema FC kini ketambahan Evan Dimas, Adam Alis, Hanis Saghara dan beberapa pemain lain yang juga menjadi langganan Timnas. Dalam skuad lama sudah ada nama-nama seperti Dedik Setiawan, M. Rafli serta Kushedya Hari Yudo yang juga langganan dipanggil Timnas. Keberadaan para pemain berlabel Timnas akan sangat menguntungkan untuk klub, namun di lain sisi juga akan membawa dampak buruk.

Biasanya akan ada agenda Timnas yang akan berlangsung di tengah padatnya jadwal Liga. Dengan adanya agenda tersebut, bukan tidak mungkin jika Arema akan kehilangan setidaknya 6 pemain setiap kali ada agenda Timnas. Belum lagi jika para pemain tersebut masih harus melakoni pemusatan latihan yang mengharuskan absen dari kegiatan klub dalam kurun waktu yang cukup lama.

Menanggapi hal tersebut, Ali Rifki selaku manajer Arema menjawab dengan santai dan mengatakan jika para pemain yang dimilikinya jarang diminati Timnas. Tentu hal tersebut tidak benar karena untuk saat ini saja, Arema sudah kehilangan satu pemain yang mengharuskan ikut pemusatan pelatihan. Hanis Saghara masih belum bisa bergabung dengan klub lantaran tengah mempersiapkan event SEA Games berama pemain Timnas U-23 lainnya.

Melihat kondisi tersebut, Arema harus memikirkan solusi yang tepat untuk mencegah kekosongan skuad. Pihak klub harus belajar dari musim lalu dimana banyak pemain Arema yang dipanggil Timnas dan membuat skuad menjadi melemah. Jika tidak mencari solusi, bukan tidak mungkin jika The Dream Team yang dibentuk Arema justru akan menjadi bumerang untuk klub tersebut.

Tidak Khawatir

Menanggapi kekhawatiran dari para penggemar, Gilang Widya Pramana selaku presiden klub justru memberikan jawaban yang cukup menenangkan. Gilang meminta untuk tidak khawatir dengan kekosongan posisi karena agenda Timnas yang memang selalu ada. Pasalnya klubnya saat ini sudah belajar dari musim lalu dan telah menyiapkan solusi yang cukup bagus.

Saat ini, kedalaman skuad milik Arema sudah sangat jauh berbeda dengan musim sebelumnya dengan kualitas pemain inti dan pelapis yang tidak jauh berbeda. Jika ada agenda Timnas yang mengharuskan sebagian besar pemain inti absen, performa klub tidak akan menurun meskipun menggunakan pemain pelapis. Arema juga berencana mematangkan para talenta mudanya agar klub tidak kebingungan jika pemain senior yang dipanggil terlalu banyak.

Demi tujuan itulah Arema membentuk The Dream Team karena ingin memiliki pemain yang kemampuannya setara baik inti dan pelapisnya. Gilang Widya Pramana memang ingin skuad yang dimilikinya tidak ada yang berstatus pemain cadangan. Bahkan sang Presiden juga akan memastikan jika tidak ada pemain yang menganggur di Arema.

Sebelumnya, Arema telah melepas setidaknya 15 pemain yang minim menit bermain di musim sebelumnya. Pemain yang dipertahankan yaitu para pemain inti yang jelas memiliki kontribusi yang cukup besar untuk tim. Kini para pemain yang dimiliki Arema tidak ada yang berstatus pemain cadangan karena pemain yang baru didatangkan pun juga merupakan pemain inti.

Kabarnya dalam waktu dekat Arema kembali akan memperkenalkan pemain baru yang merupakan kedatangan di kloter ketiga. Masih belum tahu pemain mana yang dimaksud, namun dapat dipastikan jika pemain yang didatangkan bukanlah pemain biasa-biasa. Jika hal tersebut benar-benar terjadi, patut dinantikan perubahan besar Arema di musim depan dengan skuat mentereng yang dimiliki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here