Home Berita

Perjalanan Emas Jude Bellingham Menuju Gelar Golden Boy dan Penghormatan untuk Ancelotti

0

Debatbola.com – Jude Bellingham, bintang Real Madrid berusia 20 tahun, meraih penghargaan Golden Boy dan memberikan pujian untuk pelatihnya, Carlo Ancelotti. Ia menjadi pemain Inggris ketiga yang memenangkan penghargaan prestisius tersebut. Dalam ungkapannya, Bellingham menyampaikan bahwa ini adalah kesempatan terakhir baginya karena pada tahun 2024 ia akan keluar dari batas usia yang memenuhi syarat. “Senang telah berhasil pada kesempatan ketiga.

Ini adalah trofi seumur hidup yang hanya bisa Anda menangkan sekali,” katanya dengan bangga. Hari ini, Bellingham akan menerima Golden Boy, sebuah penghargaan yang diberikan oleh Tuttosport Italia kepada pemain sepakbola pria U21 terbaik di dunia setiap tahun. Dengan rasa bangga, ia menyatakan bahwa Golden Boy adalah penghargaan yang indah dengan sejarah penting selama lebih dari 20 tahun.

Bellingham melihat kemenangannya sebagai pengakuan penting dan sebagai dorongan tambahan untuk terus memberikan yang terbaik dan meningkatkan performanya. Menjadi pemain Inggris ketiga yang memenangkan Golden Boy, Bellingham merasa bangga dapat mengukir namanya bersama Wayne Rooney dan Raheem Sterling. Ia berterima kasih kepada banyak pihak, termasuk rekan setimnya di Real Madrid, staf, pelatih Ancelotti, presiden klub, keluarganya, dan teman-teman yang memberikan dukungan dan ucapan selamat.

Bellingham juga mengungkapkan bahwa pencapaiannya musim ini tidak hanya berkat kerja kerasnya sendiri, tetapi juga berkat peran Ancelotti yang menemukan posisi yang tepat untuknya dan memberinya kebebasan lebih di lapangan. Keberhasilannya dalam memenangkan Golden Boy menjadi motivasi untuk terus bersaing dan meraih lebih banyak trofi di masa depan. Dalam menggagas masa depan Golden Boy, Bellingham menyebut tiga nama pemain muda yang menjanjikan.

Arda Guler dari Real Madrid yang pulih dari cedera, mantan rekan setimnya Jamie Bynoe-Gittens dari Borussia Dortmund, dan adik laki-lakinya, Jobe, yang digambarkan sebagai pemain target sejati seperti ayah mereka. Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada temannya Jamal Musiala dari Bayern yang menjadi runner-up, mengirimkan pesan dukungan untuk pemain yang pernah berbagi ruang ganti tim nasional remaja Inggris dengannya.

Dengan pernyataan dan ungkapan terima kasih yang tulus, Jude Bellingham menutup kisahnya menuju Golden Boy dengan harapan bahwa prestasinya menjadi langkah awal untuk meraih banyak trofi lainnya di masa depan. Gelar ini tidak hanya mengukir namanya dalam sejarah, tetapi juga menjadi bukti dedikasi, kerja keras, dan semangat juang yang membawanya ke puncak pengakuan sepakbola dunia.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version