Pep Guardiola Tak Terbebani Target Juara Liga Champions

0
453

Debatbola.com – Sejak bergabung pada 2016, Pep Guardiola dituntut target tinggi oleh manajemen Manchester City. Pelatih asal Spanyol itu diharapkan bisa membuat City berbicara banyak di kompetisi paling bergengsi seantero Eropa, Liga Champions.

“Sejak aku datang ke City, pada musim pertama, orang-orang bilang kalau aku harus menjuarai Liga Champions karena Manuel [Pellegrini] dan [Roberto] Mancini telah menjuarai Liga Primer Inggris. Mereka bilang aku harus menjuarai Liga Champions. Ya, aku akan mencobanya. Aku tahu alasan kenapa kami harus melakukan itu,” kata Pep Guardiola pada Jumat (30/08).

Tapi tiga musim berlalu, Man City belum juga menjuarai Liga Champions. Malah City asuhan Pep kerap tersingkir lebih dini. Musim lalu The Citizens sudah tersingkir sejak babak perempat final. Sementara itu prestasi terbaik City adalah mencapai semi-final ketika mereka masih dilatih Manuel Pellegrini.

Pep nyatanya tidak tertekan dengan fakta tersebut. Lima trofi Liga Primer yang sudah diraihnya membuatnya lebih tenang dan tak terlalu habis-habisan di Liga Champions. Tidak pernah ada yang berubah dari cara melatihnya dalam tiga musim ini meski City terus-terusan gagal di Liga Champions.

“Itu penting, aku tahu itu penting tapi kalaupun kami gagal itu juga penting. Aku akan tetap menjadi orang yang sama; bangun di pagi hari, banyak bekerja, tidur lebih cepat, makan enak, mengurus diriku sendiri sesering mungkin, mencintai orang yang aku cintai. Aku tak harus mengubah hidupku [untuk trofi Liga Champions”, ujar Pep.

“Tapi aku selalu melakukan yang terbaik ketika aku berterima kasih pada semua orang selama waktuku di sini. Itu tidak akan mengubah opiniku tentang apakah ada gelar juara atau tidak di Liga Champions,” sambung eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich ini.

Musim ini City mendapatkan undian grup yang terbilang mudah. Mereka akan satu grup dengan Shakhtar Donetsk, Atalanta, dan Dinamo Zagreb. Di atas kertas City harusnya bisa mengatasi perlawanan mereka, walau sebanarnya Pep tak ingin meremehkan kesebelasan-kesebelasan tersebut.

“Mereka tim bagus di Eropa, sama kuatnya dengan kami. Satu inci, satu keputusan, satu permainan buruk, atau satu kesalahan, maka kamu akan tersingkir. Kami sudah sering membicarakan ini.”

“Kami akan mencoba untuk juara. Tentu kami ingin menjuarainya. Kami memimpikannya, kami bekerja untuk itu, tapi semua itu dilakukan seperti kami bekerja untuk menjuarai Liga Primer Inggris lagi.

Sepanjang karier kepelatihannya, Pep Guardiola sudah merasakan trofi Liga Champions bersama Barcelona sebanyak dua kali. Tapi bersama Bayern dan City, tak sekalipun Pep berhasil meraih Trofi Si Kuping Besar tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here