Penyebab Utama Timnas Kalah Dari Vietnam 0-3 SEA Games 2021

0
40

Debatbola.com – Tim Nasional Indonesia kelompok usia 23 tahun harus menelan pil pahit karena berhasil ditumbangkan Vietnam dengan skor telak. Tidak tanggung-tanggung, Timnas Indonesia harus kalah 0-3 dalam fase grup SEA Games 2021. Hasil ini tentu sangat mengejutkan mengingat Indonesia memiliki komposisi tim yang kuat, lantas apa yang membuat Indonesia kalah telak 0-3 atas Vietnam?

Kurang Solid

Skuad Garuda Muda dalam ajang SEA Games 2021 laga pertama fase grup melawan Vietnam memang terlihat kurang kompak atau solid. Pemain di lapangan terlihat kebingungan bagaimana eksekusi ketika membawa bola. Tidak hanya itu, sepertinya pemain Indonesia juga bingung saat mencegat dan mengejar bola dari pemain Vietnam.

Tentu hal ini buruk bagi Timnas Indonesia U-23 karena harus melawan tim yang kompak dengan formasi pemain kurang solid. Terlebih Vietnam terkenal merupakan tim yang cepat dan agresif. Pada babak pertama Indonesia memang bisa menahan berbagai gempuran Vietnam, namun pada babak ke 2 Indonesia sudah tidak mampu bertahan dengan lebih baik dari babak ke 1.

Dengan permainan yang kurang solid akhirnya Indonesia harus menerima kekalahan dari Vietnam dengan skor yang sangat telak. Dengan skor 0-3 tentunya sangat menyakitkan Timnas Indonesia dan pendukungnya. Untuk bisa menjuarai grup rasanya juga semakin berat dengan skor kekalahan yang tidak sedikit.

Kurang Motivasi

Melihat hasil pertandingan antara Indonesia dengan Vietnam kemarin, memunculkan banyak tanggapan dan komentar atas hasil tersebut. Salah satu orang yang tertarik memberikan tanggapan adalah Agung Setyabudi, beliau adalah mantan pemain sepak bola professional dan pernah membela Timnas Indonesia. Tentunya tanggapan dari Agung bisa dipertimbangkan.

Menurutnya, permainan Timnas Indonesia tidak didasari dengan motivasi yang kuat, malah bisa dibilang tanpa motivasi. Tentu ini sangat berpengaruh, terlebih tim yang dihadapi bukanlah tim sembarangan di kawasan Asia. Apabila Indonesia menghadapi Vietnam penuh motivasi, tentu hasil pertandingan dapat berubah lebih baik dari yang sekarang.

Dirinya juga menambahkan seperti bukan Tim Nasional Indonesia yang seperti biasanya. Terlihat tidak semangat dan bermain tanpa arah. Hal ini jelas sangat merugikan Indonesia dan menguntungkan lawan. Agung Setyabudi juga mempertanyakan kenapa Indonesia bermain seperti itu, apa yang terjadi sebenarnya terhadap anak asuh Shin Tae-yong.

Kurang Stamina dan Konsentrasi

Jika dilihat dari awal mulai pertandingan menit pertama, Indonesia tidak bermain dengan buruk. Pasalnya Indonesia mampu menahan semua gempuran dari pemain-pemain Vietnam, lini belakang Indonesia memang patut diapresiasi ketika babak pertama berlangsung. Sosok paling menarik perhatian di lini belakang adalah Adi Satryo selaku penjaga gawang saat ini.

4 barisan bek Firza Andika, Rizky Ridho, Rio Fahmi, dan Fachrudin Aryanto sedikit kewalahan dan harus jatuh bangun menahan gempuran pasukan Nguyen. sedangkan lini tengah dan pasukan depan Indonesia kurang mengancam pertahanan Timnas Vietnam dalam laga tersebut. Kemungkinan semua lini kekurangan stamina dan konsentrasi sehingga Indonesia tidak bisa bermain dengan maksimal.

Pendapat tersebut benar adanya, karena konsentrasi pemain sepak bola bisa terlihat perbedaannya. Pemain yang fokus dan memiliki stamina penuh akan bermain dengan semangat dan terlihat gesit di lapangan. Berbeda dengan pemain yang kurang konsentrasi dan stamina yang menurun, akan terlihat kurang semangat dan sering melakukan kesalahan di lapangan.

Dengan 3 faktor utama tersebut, Indonesia harus bisa membenahi diri supaya pertandingan selanjutnya dapat berjalan dengan lebih maksimal. Apabila tim asuhan Shin Tae-yong bisa memperbaiki persoalan di atas, besar kemungkinan Indonesia akan memenangkan laga-laga selanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here