Penyebab Utama Juventus Pilih Alvaro Morata Ketimbang Luis Suarez

Debatbola.com – Alvaro Morata resmi kembali membela Juventus dengan status pinjaman dari Atletico Madrid untuk mengarungi musim 2020/2021. Juventus dikabarkan meminjam Morata dengan biaya 10 juta euro. Ditambah dengan perpanjangan masa pinjaman selama satu musim dan opsi permanen untuk Morata.

Nantinya, Juventus harus merogoh kocek sebesar 45 juta euro jika memutuskan untuk membelinya secara permanen. Sementara uang sebesar 10 juta euro harus dikeluarkan Juventus jika ingin memperpanjang masa pinjaman Morata selama satu tahun lagi.

Sebelumnya, Morata pernah memperkuat Juventus dari musim 2014 sampai 2016. Saat itu, ia masih menjadi rekan Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, di lapangan. Maka dari itu dikabarkan bahwa Pirlo secara pribadi meminta pihak klub untuk mendatangkan Morata.

Terlebih hubungan Morata dengan Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid, kurang akur. Sebelum Morata, Juventus selangkah lebih dekat untuk menggaet Luis Suarez dari Barcelona. Tapi transfer penyerang asal Uruguay itu dipastikan batal.

Hal ini cukup mengejutkan karena sinyal menjanjikan Suarez untuk bergabung dengan Juventus sangatlah kuat atas ketersediaannya mendapatkan paspor Italia. Upaya itu demi mengakali aturan pemain asing yang berlaku di Liga Italia.

Juventus sendiri sudah kehabisan kuota pemain impor luar Uni Eropa karena merekrut Weston McKennie dari Schalke. Hal itulah yang membuat Suarez rela terbang ke Perugia untuk mengikuti ujian demi mendapatkan paspor Italia. Tapi Suarez gagal memenuhi syarat administrasi yang diminta.

Maka dari itu Morata dijadikan alternatif untuk perekrutan Suarez. Dikabarkan juga bahwa Suarez sedang dalam penyelidikan karena berbuat curang ketika mengikuti ujian. Muncul ketidakberesan dalam ujian paspor Italia Suarez selama pemeriksaan.

“Selama pemeriksaan, muncul ketidakberesan dalam ujian yang dilakukan oleh Luis Suarez untuk mendapatkan paspor Italia.

Dari kegiatan investigasi, diketahui bahwa topik yang dibahas ujian telah diterima sebelumnya dan skor ditetapkan sebelum ujian berlangsung di mana kandidat hanya menunjukan pengetahuan dasar Bahasa Italia,” ujar pernyataan dari Kantor Kejaksaan Perugia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here