Pembuktian Luis Suarez

0
200
Pembuktian Luis Suarez

Debatbola.com  –  Luis Suarez sempat menjadi andalan Barcelona sejak bergabung dari Liverpool. Namun pada musim 2019/20, pintu keluar dibuka untuknya karena Barca merasa sudah tak membutuhkan lagi kemampuan yang dimiliki penyerang asal Uruguay tersebut, khususnya setelah Barca gagal meraih trofi pada musim tersebut.

Suarez lantas hengkang dan memilih klub Spanyol lainnya, Atletico Madrid, sebagai pelabuhan berikutnya. Bersama Atleti, Suarez memang tampak ingin membuktikan diri bahwa dia masih merupakan seorang penyerang berkualitas. Dan sejauh ini, ia berhasil melakukannya.

Atleti menjadi klub yang paling punya kans besar juara La Liga musim ini. Dengan dua laga tersisa, skuad asuhan Diego Simeone itu unggul dua poin dari Real Madrid dan empat poin dari Barcelona.

Keberhasilan Atleti menjadi kandidat kuat juara tak lepas dari gemilangnya penampilan Suarez sepanjang musim. Penyerang berusia 34 tahun itu menyumbang 19 gol untuk Atleti. Ia berhasil menyisihkan para penyerang top lain seperti Joao Felix dan Diego Costa.

Suarez mengakui bahwa Atleti memang menjadi klub yang tepat baginya untuk membuktikan diri. Ia sadar betul mendapatkan kritikan tajam saat menjalani musim terakhirnya di Barcelona, namun ia merasa bahwa dirinya belum habis.

“Kita menyukai tantangan. Datang ke sini merupakan tantangan besar buatku karena beberapa hal. Tahun lalu aku mendapatkan kritikan dan mereka bilang aku di sini tak untuk bersaing untuk mendapatkan sesuatu, atau ketika di Barcelona aku tak bisa bersaing di level tertinggi,” kata Suarez pada Club del Deportista.

“Hal itu menumbuhkan tantangan untukku secara individu, membuatku ingin terus menunjukkan bahwa aku bisa melakukan sesuatu di level elite sepakbola, sesuatu yang biasanya aku tunjukkan selama bertahun-tahun.”

Selain untuk membuktikan bahwa Barca salah telah melepasnya, Suarez juga ingin menunjukkan bahwa dirinya masih mampu untuk bermain di Piala Dunia 2022 nanti. Setelah itu, ia akan memutuskan untuk pensiun di timnas.

“Aku mengalami tantangan besar dengan antuasiasme yang besar. Harapanku adalah aku bisa bermain di Piala Dunia Qatar dan setelah itu aku harus menyadari kalau waktuku telah tiba.”

“Pertama adalah soal usia, kedua adalah soal para pemain muda yang sudah bermunculan, jadi kemungkinan aku pensiun ada. Ketika waktunya tiba aku akan memutuskannya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here