Pemain yang Posisinya Terancam di Timnas Indonesia

0
35
Pemain yang Posisinya Terancam di Timnas Indonesia

Debatbola.comDalam laga Kualifikasi Piala Asia 2023, ada beberapa pemain Timnas Indonesia yang jarang dimainkan. Bahkan nampaknya posisi dari pemain-pemain tersebut bisa terancam untuk didepak oleh pelatih Shin Tae-yong. Siapa saja yang dimaksud dan apa alasannya? Berikut daftarnya :

  • Terens Puhiri

Terens Puhiri menjadi salah satu pemain yang bisa terancam posisinya di Timnas Indonesia saat ini. Meskipun dirinya sudah bermain sangat baik bahkan dirinya juga pernah menyumbang gol untuk Timnas Indonesia, namun saat ini posisinya benar-benar terancam.

Pemain sayap Borneo FC ini memiliki nasib yang kurang baik. Dalam 4 laga terakhir Timnas Indonesia, dirinya hanya dijadikan penonton oleh pelatih Shin Tae-yong. Terens Puhiri sama sekali tidak diberi kesempatan oleh Shin Tae-yong untuk bermain.

Pemain yang lahir di Jayapura ini sebenarnya merupakan nama baru bagi Timnas Indonesia. Pasalnya dirinya baru memulai debut pada tahun 2022 ini. Terens Puhiri dulunya ditarik Shin Tae-yong karena memiliki penampilan yang baik di klubnya Borneo FC. Bahkan dalam dua penampilannya, Terrens Puhiri berhasil membukukan 1 gol.

Meskipun catatan bermainnya tidak buruk, Terens Puhiri kekurangan waktu bermain di Timnas Indonesia karena kalah dalam persaingan pemain sektor sayap. Pemain ini harus bersaing dengan Witan Sulaeman yang selalu dijadikan pemain utama dan juga Saddil Ramdani yang bermain dengan sangat apik. Tidak hanya itu, Irfan Jaya juga menjadi pesaing Terens Puhiri.

  • Edo Febriansah

Mungkin tidak terlalu banyak yang mengenal pemain yang satu ini. Pasalnya Edo Febriansah baru bergabung dengan Timnas Indonesia ketika dirinya ditunjuk untuk memperkuat Garuda Indonesia di ajang Piala AFF 2020. Pemain ini memiliki kepiawaian yang bisa membangun serangan dari belakang.

Saat ini pemain milik klub promosi RANS Nusantara ini sudah berkali-kali mendapat kepercayaan dari Shin Tae-yong untuk mengisi posisi bek sayap kiri milik Timnas Indonesia. Terutama saat dirinya membela Timnas Indonesia di Piala AFF lalu.

Namun kondisinya saat ini tidak sama dengan kondisinya ketika dulu mengikuti Piala AFF. Dalam kompetisi Piala Asia 2023, Edo Febriansah kekurangan waktu bermain di posisi andalannya. Pemain yang satu ini harus bersaing dengan ketat bersama pemain lain yang mengisi posisi bek sayap kiri.

Saat ini Edo Febriansah harus bersaing dengan Pratama Arhan dalam penempatan posisi bek sayap. Padahal semua juga sudah tahu bahwa menggeser posisi Pratama Arhan dari posisi bek sayap bukanlah hal mudah. Terlebih Pratama Arhan saat ini sudah bermain di klub asal Jepang.

Edo Febriansah memang nampaknya harus mengalah dari Pratama Arhan yang merupakan pemain muda berbakat. Bahkan skill dari Pratama Arhan sudah selayaknya pemain senior yang sudah bermain puluhan tahun. Untuk mengamankan posisinya, Edo Febriansah harus bisa membuktikan bahwa dirinya layak untuk tetap bermain bersama Timnas Indonesia.

  • Syahrian Abimanyu

Dari empat laga yang sudah dimainkan Timnas Indonesia, Syahrian Abimanyu sangat kurang waktu bermain. Dari laga kontra Bangladesh, dan tiga laga di kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Kuwait, Yordania, dan Nepal.

Pemain ini hanya diberi kesempatan bermain satu kali ketika Indonesia berhadapan dengan Nepal dalam pertandingan terakhir penyisihan grup Kualifikasi Piala Asia 2023. Pemain Persija Jakarta ini hanya diberikan waktu bermain selama 6 menit. Tentu ini merupakan waktu bermain yang sangat singkat untuk menunjukkan kehebatannya.

Sementara disisi lain, performanya di level klub juga tidak menonjol. Bahkan Syahrian Abimanyu bisa dibilang bermain secara biasa saja di Persija Jakarta. Pemain ini hanya memiliki kelebihan di rekam jejaknya membela Timnas Indonesia di kelompok usia.

Untuk bisa mempertahankan posisinya di ajang Internasional, Syahrian Abimanyu harus bekerja ekstra. Dirinya harus membuktikan bahwa masih layak bermain bersama Timnas Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here