Pemain Brazil Sindir Argentina Karena Gugur di Olimpiade, Ini Balasan De Paul

0
254

Debatbola.com – Drama saling sindir antara para punggawa timnas Brazil dan Argentina sepertinya masih terus berlanjut. Beberapa waktu lalu, pemain Brazil, Douglas Luiz menyindir Argentina karena tidak lolos fase grup Olimpiade Tokyo 2020. Sekarang, sindiran itu kembali dibalas oleh punggawa Argentina, Rodrigo De Paul.

Rivalitas Berlanjut Ke Luar Lapangan

Argentina dan Brazil merupakan dua tim dengan rivalitas panjang dalam sepakbola Amerika Latin. Duel antara dua negara tersebut kerap dijuluki “Superclásico de las Américas” atau artinya “Partai Super Klasik dari Amerika Latin.” Beberapa media bahkan melabeli dua negara ini sebagai dua negara dengan rivalitas sepakbola paling panas di dunia.

Panasnya rivalitas antara Brazil dan Argentina sepertinya tidak hanya terjadi di dalam lapangan, tetapi juga di luar lapangan. Buktinya, beberapa pemain mereka terkadang melemparkan sindiran terhadap pemain atau kubu seberang. Terkadang, aksi saling sindir itu terus berlanjut dan seakan tak ada ujungnya.

Paredes dan Douglas Luiz Saling Sindir

Seperti yang terjadi belakangan ini, di mana beberapa pemain Argentina dan Brazil terlibat saling sindir. Aksi saling sindir itu bermula selepas gelaran Copa América di mana La Albiceleste menjadi kampiun. Kebetulan juga, Brazil dan Argentina bertemu di laga final dan Argentina yang memenangi pertandingan tersebut.

Lalu berlanjut di ajang Olimpiade, di mana punggawa Brazil Richarlison tampil impresif bersama skuad Brazil. Richarlison memulai kampanye di Olimpiade dengan catatan mengesankan, hattrick ke gawang Jerman. Entah karena tak suka atau ada alasan lain, Leandro Paredes menyindir pemain andalan Everton itu.

Mengutip laman Marca, Paredes bertanya kepada Richarlison, “Lalu bagaimana dengan partai finalnya?” Paredes tentu saja menanyakan hal itu bukan tanpa alasan. Banyak orang beranggapan bahwa partai final yang dimaksud adalah final Copa América. Di sanalah Paredes dan Argentina sukses memecundangi Brazil yang juga diperkuat Richarlison.

Selepas Paredes menyindir Richarlison, giliran pemain Brazil yang balik menyindir Argentina. Seperti yang sudah diketahui, prestasi Argentina di ajang Olimpiade tahun ini berbanding terbalik dengan Brazil. Argentina gagal lolos dari fase grup setelah hanya bisa finish ke-3 di Grup C, beda dengan Brazil yang menjadi juara di Grup D.

Punggawa Brazil Douglas Luiz mengungkapkan kegembiraannya usai membawa Brazil lolos dari fase grup. Sayangnya, Luiz juga menyindir Argentina ketika ia mengungkapkan kegembiraannya itu. Dalam unggahan media sosial, ia menulis “Selamat tinggal adik kecil.” Ungkapan adik kecil sendiri merujuk pada Argentina yang telah gugur dari kompetisi.

De Paul Ramaikan Drama

Aksi saling sindir rupanya tak berhenti sampai di sana, karena sindiran yang diungkapkan Douglas Luiz kini dibalas oleh punggawa Brazil, Rodrigo De Paul. De Paul lagi-lagi menggunakan final Copa América sebagai senjata sindiran andalannya. Balasan ini ia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya.

Punggawa anyar Atlético Madrid itu mengunggah foto dirinya bersama dengan Richarlison dalam sebuah momen di partai final Copa América. De Paul juga menyertakan caption berupa emoji ‘shuush’, emoji wajah dengan gestur menempatkan jari di mulut. Lalu, De Paul juga menambahkan caption lain berupa emoji trofi, beserta bendera Argentina.

Pertemuan Brazil vs Argentina Berikutnya

Usai bertarung di ajang Copa América, Argentina dan Brazil juga bakal bertemu lagi dalam beberapa bulan ke depan. Tepatnya pada tanggal 16 November, bursa judi online menjadwalkan keduanya bakal berjumpa lagi di fase kualifikasi Qatar World Cup 2022. Tentu, laga ini akan menjadi laga Argentina vs Brazil yang paling dinanti usai bentrok keduanya di final Copa América.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here