Pelatih Kolombia Komentari Sulitnya Laga Kontra Brazil

0
292
Pelatih Kolombia Komentari Sulitnya Laga Kontra Brazil

Debatbola.com – Misi Kolombia mendekati puncak klasemen kembali kandas seusai mereka digebuk Brazil dalam laga lanjutan penyisihan Grup B Copa América. Laga yang diwarnai beberapa kontroversi inipun terbilang cukup sulit bagi Kolombia. Hal ini diakui langsung oleh sang pelatih, Reinaldo Rueda.

Dominasi Brazil Selama 90 Menit

Kolombia berniat mencuri hasil positif dalam pertandingan lanjutan penyisihan Grup Copa América. Sayangnya, Kolombia yang dihadapkan dengan Brazil justru keteteran meladeni permainan anak asuh Adenor Leonardo Bacchi alias Tite itu. Kolombia pun menyerah dengan kekalahan tipis, 2-1.

Brazil yang tampil sebagai tuan rumah berusaha mendominasi jalannya pertandingan sejak menit-menit awal. Tetapi tuan rumah justru tersentak lebih dulu melalui gol cepat Kolombia yang dicetak Luis Díaz pada menit ke-10. Sepakan first time pemain Porto itu sukses menodai pertahanan Tim Samba yang selama ini terkenal rapat.

Tertinggal satu gol membuat Brazil kian ganas dalam mencari gol penyeimbang, tetapi sampai sisa waktu babak pertama, tak ada gol tambahan untuk tuan rumah. Brazil baru bisa menyamakan skor pada menit ke-78. Sundulan Roberto Firmino menuntaskan assist Renan Lodi berhasil mengoyak jala gawang David Ospina.

Gol tersebut berbau kontroversi karena para pemain Kolombia menilai bola sempat membentur wasit lebih dulu. Namun wasit tetap mengesahkan gol tersebut sehingga Brazil sukses setarakan skor. Brazil pun menutup laga ini dengan kemenangan lewat gol yang dicetak Casemiro melalui sundulannya di masa injury time.

Sulitnya Hadapi Brazil

Berkaca dari statistik, pertandingan Brazil melawan Kolombia tentu menjadi pertandingan yang berat bagi Kolombia. Hal inipun diakui oleh pelatih tim dengan julukan Los Cafeteros, Reinaldo Rueda. Rueda menuturkan bahwa timnya sudah kehilangan konsentrasi, terutama setelah lahirnya keputusan kontroversial Brazil yang agak menguntungkan Brazil.

“Dalam satu hal, saya mungkin merasa bahwa keputusan wasit telah mengganggu konsentrasi para pemain kami.” Kata Rueda, seperti dikutip dari laman CaughtOffside. “Kemudian kami membuat kesalahan saat corner kick (gol Casemiro). Mereka meredam permainan kami, dan sangat disayangkan bahwa semua upaya kami berhasil dihentikan oleh mereka.”

Rueda juga tak dapat menahan kekecewaannya, padahal Kolombia berhasil membuat Brazil frustasi di babak pertama karena kesulitan menembus pertahanan mereka. Namun di babak kedua, keadaan berbalik. Timnas Brazil berhasil menemukan celah di pertahanan Kolombia, sehingga akhirnya mereka berhasil mencuri dua gol untuk mendapatkan tiga poin di laga ini.

“Mereka (Brazil) bermain dengan gaya yang mirip di dua babak. Brazil berusaha menguasai laga, mereka punya aliran bola yang bagus, dan punya pemain yang banyak berpengaruh.” Tambah Rueda. “Mereka punya potensi, dan itulah yang membuat babak kedua berbeda. Kolombia ingin mempertahankan hasil, tapi Brazil mempersempit ruang dan menekan kami.”

Posisi Mulai Goyah

Berkat kekalahan melawan Brazil, posisi Kolombia di peringkat ke-2 Grup B pun perlahan mulai goyah. Kolombia sejatinya mengawali kompetisi Copa América dengan baik. Pertama, mereka sukses menjungkalkan Ekuador lewat kemenangan 1-0. Lalu mereka berhasil menahan imbang Venezuela, meski sempat mendapat kartu merah di menit-menit akhir.

Sayang, kekalahan melawan Brazil membuat Kolombia mencatatkan tren negatif dalam tiga pertandingan terakhir. Pasukan Reinaldo Rueda kini tak pernah menang dalam tiga pertandingan terakhirnya di Copa América. Mereka juga tercatat selalu kalah dalam dua pertandingan terakhir di ajang yang sama.

Dengan empat pertandingan yang sudah dimainkan, Kolombia sekarang hanya berhasil mengemas empat poin. Mereka pun kini tertahan di urutan ke-2, tepat di bawah Brazil dengan defisit lima poin, padahal Tim Samba baru bermain tiga kali. Posisi mereka kini terancam oleh Peru, Ekuador dan Venezuela yang masing-masing baru bermain tiga kali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here