Paul Merson Ungkap Kesalahan Chelsea di Bursa Transfer Musim Panas

0
76

Debatbola.com – Chelsea menjadi salah satu klub Premier League tersibuk dalam jendela transfer musim panas 2021. Ada beberapa nama yang sukses mereka datangkan, termasuk striker asal Belgia Romelu Lukaku dan Saúl Ñíguez dari Spanyol. Namun, menurut eks pemain Arsenal Paul Merson, Chelsea sejatinya melakukan satu kesalahan di bursa transfer ini.

Pemain yang Datang dan Pergi

Berhasil menjuarai Liga Champions di musim 2020/2021, Chelsea tentunya punya ambisi besar untuk mempertahankan prestasi mereka di musim 2021/2022. Guna mewujudkan ambisi itu, Chelsea tentunya butuh amunisi anyar. Mereka pun bergerak cukup aktif berburu pemain di pasar transfer musim panas ini.

Hasilnya, beberapa pemain berhasil digaet The Blues, termasuk Romelu Lukaku dan Saúl Ñíguez yang jasanya mereka amankan di detik-detik akhir jelang deadline. Sementara itu, ada pula beberapa pemain yang harus hengkang dari Stamford Bridge. Sebut saja Kurt Zouma yang hijrah ke West Ham, dan Fikayo Tomori yang baru saja dijual permanen ke AC Milan.

Butuh Defender Baru

Strategi transfer The Blues di summer transfer kali ini memang menurut banyak orang merupakan strategi yang menguntungkan. Tapi, dalam kacamata eks pemain Arsenal Paul Merson, strategi transfer Chelsea masih belum sempurna. Eks pesepakbola yang kini menjadi pundit itu menilai ada satu kesalahan yang bisa membahayakan Chelsea nantinya.

Seperti yang kita tahu, Chelsea menjual beberapa defender yang mereka punya pada musim panas ini. Akan tetapi, mereka tidak mengganti para defender yang sudah dijual itu. Alih-alih membeli defender, Thomas Tuchel justru mempertajam sektor serang timnya. Merson menilai bahwa ini adalah salah satu kesalahan fatal Chelsea di transfer musim panas ini.

Ketika ditanya apakah Chelsea berpeluang menjuarai Premier League musim ini oleh Sky Sports dan bursa wahana88, Merson menjawab, “Saya pikir mereka adalah salah satu penantang gelar. Tapi membiarkan Zouma pergi tanpa pengganti, terutama ketika mereka lebih menyukai gaya bermain dengan tiga bek?”

“Anda mungkin akan menempatkan (Reece) James sebagai satu dari tiga defender, padahal ia sebenarnya adalah seorang wing-back. Tentu posisi itu akan tercover, tapi jika kondisi ini dibiarkan dalam 9, 10, 11 atau 12 laga dalam semusim. Jika strategi seperti ini terus dipaksakan di setiap laga, ini akan membuat mereka kesulitan.”

“Menurut saya, melepas Zouma tidak akan menimbulkan kerugian apapun jika mereka mendatangkan Jules Koundé. Mungkin, mereka juga berpikir Chalobah akan jadi pengganti yang bagus. Tapi itu tetap akan menyulitkan mereka. Jika mereka ingin memenangkan Premier League, saya pikir, sosok seperti Zouma tetap diperlukan.”

Transfer yang Gagal

Faktanya, Chelsea memang telah menjual beberapa defender mereka di summer transfer tahun ini. Namun, bukan berarti mereka tak berencana untuk mendapatkan sejumlah defender yang bisa gantikan para defender yang sudah hengkang tersebut. Chelsea sejatinya sudah targetkan beberapa nama, termasuk Jules Koundé dari Sevilla.

Akan tetapi, negosiasi untuk mendatangkan Koundé berjalan tidak sesuai apa yang diharapkan The Blues. Sevilla terkesan begitu ngotot mempertahankan defender andalannya itu supaya tidak jadi merapat ke Stamford Bridge. Alhasil, isu kedatangan Koundé ke Chelsea yang sudah santer diberitakan akhirnya sama sekali tidak bisa terwujud.

Salah satu penyebab gagalnya transfer Koundé ke Chelsea disebut adalah karena The Blues tak mau memenuhi harga yang diminta Sevilla. Klub asal Spanyol itu memagari Koundé dengan klausul sekitar 75 sampai 80 juta euro. Sayangnya, tawaran Chelsea disebut berada di bawah nilai itu, sehingga Sevilla pun ogah menerimanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here