Para Senior Barcelona Tolak Pemotongan Gaji Untuk Ketiga Kalinya

0
32

Debatbola.com – Kondisi finansial Barcelona nampaknya kembali melemah, dan klub dikabarkan meminta para pemainnya potong gaji untuk kali ketiga. Namun, kali ini, respon yang didapat klub Catalan agak berbeda dari sebelumnya. Permintaan klub ini mendapat penolakan, termasuk dari para pemain senior tim.

Ekonomi Kembali di Ambang Krisis
Ketika pandemi Covid-19 menyerang, Barcelona berada dalam situasi krisis ekonomi. Krisis itu berlanjut sampai dengan pergantian presiden klub. Kondisi sempat membaik manakala Joan Laporta kembali naik tahta. Namun, baru-baru ini, data mengungkap kalau krisis ekonomi Barcelona ternyata masih ada.

Dalam beberapa tahun ke belakang, Barcelona kabarnya memiliki pengeluaran yang lebih besar ketimbang pemasukannya. Sehingga diperoleh kerugian klub yang mencapai angka 140 juta euro. Tentu, ini akan sangat berpengaruh buat kondisi klub, terutama untuk permasalahan transfer.

Pihak Barcelona menargetkan adanya pendapatan senilai 765 juta euro demi menyeimbangkan kondisi finansial mereka sebelum akhir Juni. Namun, angka yang mereka dapat sekarang masih jauh dari target. Perlu lebih dari 500 juta euro lagi untuk mencapai angka target tersebut.

Penolakan Para Senior
Dengan situasi ekonomi yang lumayan parah, Barcelona berusaha melakukan berbagai siasat guna membuat finansial mereka kembali stabil. Lagi-lagi, langkah yang mereka ambil adalah dengan meminta para pemain memangkas bayaran. Kali ini, bayaran para pemain bakal dipotong 50 persen.

Melansir Diario Sport, Barcelona kabarnya akan kembali meminta para pemainnya memangkas bayaran, terutama para pemain senior. Sebelumnya, hal serupa pernah dilakukan klub Catalan. Kebijakan itu juga menuai respon positif, dengan banyak pemain rela memangkas gajinya.

Akan tetapi, respon berbeda muncul dari pemain Barcelona menanggapi kebijakan pemotongan gaji yang diinginkan Barcelona saat ini. Para pemain menolak kebijakan tersebut, terutama para pemain senior. Mereka kabarnya enggan menerima pemotongan gaji untuk kali kedua.

Jordi Alba, Gerard Piqué dan Sergio Busquets adalah nama-nama pemain senior yang dikabarkan bakal menjadi target pemotongan gaji. Namun, ketiganya dikabarkan enggan menerima kebijakan tersebut. Gaji mereka sudah dipotong dua kali, dan mereka tidak mau melakukannya untuk yang ketiga kalinya.

Musim panas lalu, klub pernah meminta ketiganya memangkas gaji, dan dengan sukarela, ketiganya mau menerima kebijakan tersebut. Tapi kali ini, ketiganya merasa sudah berkorban terlalu banyak. Sehingga mereka tidak mau gajinya dipangkas lagi untuk kali ketiga.

Untuk saat ini, kabar terkait pemotongan gaji para pemain Barcelona bisa dibilang masih sebatas wacana. Klub belum bicara pada para pemain. Tapi mereka paham para pemain enggan mengikuti kebijakan ini. Karenanya, mereka enggan mendesak para pemain untuk dipotong gajinya.

Sedang Butuh Banyak Dana
Pemotongan gaji jelas bukan satu-satunya solusi yang bisa menyelesaikan permasalahan finansial Barcelona. Selain pemotongan gaji, Barcelona juga bisa mendapat pemasukan tambahan dari sektor penjualan pemain. Barcelona akan memanfaatkan summer transfer untuk melego beberapa bintangnya.

Akan ada beberapa pemain yang bakal dilepas Barcelona manakala summer transfer edisi tahun 2022 dibuka nanti. Antoine Griezmann nampaknya akan menjadi salah satu nama yang bakal meninggalkan Camp Nou. Diikuti langkah gelandang asal Belanda, Frenkie De Jong.

Di jendela transfer nanti, Barcelona juga perlu bergerak mencari pemain baru guna menambah kekuatan tim. Franck Kessié dan Andreas Christensen diharap akan segera merapat ke Camp Nou. Sementara pencarian striker baru juga terus diupayakan oleh klub Catalan.

Robert Lewandowski adalah target nomor wahid Barcelona, tetapi mereka sadar bahwa mendapatkan striker asal Polandia bukanlah perkara mudah. Satu hal yang pasti, Barcelona butuh banyak dana. Mereka pun harus mencari tambahan dana untuk bisa tetap aktif di bursa transfer.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here