Nasib Pemain Timnas U-19 yang Menjuarai Piala AFF U-19 2013

0
35

Debatbola.com – Piala AFF U-19 kembali bergulir. Timnas Indonesia pun kini bergabung bersama Vietnam, Brunei Darussalam, Myanmar, Thailand, dan Philipina. Marselino Ferdinan dkk bertekad membawa Garuda Muda juara, mengulang kesuksesan pada 2013, saat Evan Dimas dkk berhasil mempersembahkan gelar juara.

Mengenang Momen Timnas U19 Juara AFF

Pada laga itu, skuat asuhan Indra Sjafri juga berhasil meraih juara usai sukses adu penalti dengan skor 7-6 melawan Vietnam. Dalam waktu normal laga tersebut harus berakhir imbang dengan skor kacamata. 

Gelar juara itu seakan melepas dahaga yang haus prestasi, setelah terakhir kali menyabet medali emas saat SEA Games 1991. Terasa ‘spesial’ karena Indra Sjafri menemukan bakat-bakat berkualitas dari hasil blusukannya ke daerah pelosok negeri. 

Selain menjuarai Piala AFF U-19, Evan Dimas dkk juga tak diduga mengalahkan Korea Selatan. Skor 3-2 tercipta saat itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kualifikasi Piala Asia U-19 2014. 

Nasib Para Pemain 

Namun lambat laun, performa mereka seketika lenyap bagai ditelan bumi. Beberapa nama yang dulu menjadi bagian euforia juara tidak lagi tenar, bahkan membela klub di Liga 1. Nasib pemain-pemain ini malah melempem seiring berjalannya waktu. Berikut beberapa diantaranya:

1. Ravi Murdianto

Sosok kiper utama yang menjadi skuat Piala AFF U-19, terutama pada pertandingan final melawan Vietnam. Ia berhasil menepis beberapa tendangan pemain Vietnam. 

Pada karier profesionalnya, ia pernah membela PS TNI (sekarang Persikabo 1973) dan Madura United. Terakhir kali, Ravi membela Persela Lamongan, sebelum dilepas pada 22 Desember 2021.

2. Sahrul Kurniawan

Bersama Hansamu Yama Pranata, ia adalah bek tengah tangguh yang menjaga lini pertahanan Timnas Indonesia. Dalam film “Garuda 19”, ia menjadi sosok yang ditemukan Indra Sjafri saat dirinya sedang bermain tarkam di kampung halamannya. 

Sahrul pernah membela Bhayangkara FC, tapi kariernya tak begitu cemerlang. Kini, ia membela klub yang berkompetisi di Liga 3, Persinga Ngawi. 

3. Maldini Pali

Maldini adalah winger kanan andalan Indra Sjafri. Ia digadang-gadang menjadi winger masa depan Timnas Indonesia. Namun, kariernya malah merosot hingga sekarang namanya saja sudah jarang didengar publik. 

Ia sempat membela beberapa klub, seperti Sriwijaya FC, Bhayangkara FC, PSM Makassar, dan Persiba Balikpapan. Kini, Maldini tercatat membela klub Liga 2, Kalteng Putra. 

4. Muchlis Hadi

Nama Muchlis dikenal sebagai predator dan mesin gol Timnas U-19 pada eranya. Kecepatan dan ketenangannya di kotak penalti lawan dibutuhkan dari pemain satu ini. 

Sejatinya, ia sudah banyak malang melintang membela klub di Tanah Air. PSM Makassar, Semen Padang, Bhayangkara FC, hingga Persib Bandung telah dibelanya. Namun, pemain yang digadang-gadang menjadi penerus Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas ini, sampai sekarang tidak memiliki klub. 

5. Dinan Javier

Ia digadang-gadang memiliki masa depan cerah di sepak bola Tanah Air. Namanya juga turut membantu Timnas U-19 menyabet juara Piala AFF U-19 2013. Dinan adalah seorang pemain sayap yang sering tampil gemilang ketika dimainkan. 

Dinan pernah memperkuat klub Bhayangkara FC, Borneo FC, dan Mitra Kukar. Cedera membuat kariernya merosot yang membuat saat ini namanya hilang dari dunia sepak bola dan memilih banting stir menjadi pengusaha restoran. 

6. Hendra Sandi Gunawan

Lini tengah dihuni sejumlah pemain berkualitas. Selain ada Evan Dimas, Hargianto, dan Zulfiandi, yang selalu menjadi pilihan utama. Indra Sjafri juga memiliki Hendra Sandi Gunawan, seorang gelandang breaker yang mempunyai visi sama dengan gelandang lainnya. 

Berbeda dengan ketiga nama di atas yang kini sukses dengan klubnya. Karier Hendra Sandi justru semakin merosot, bahkan seusai kontrak bersama Persela Lamongan habis, belum ada klub yang menampungnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here