Nah, Barcelona Kini Pusing Harus Bayar Pesangon Karena Pecat Ronald Koeman

0
45
Nah, Barcelona Kini Pusing Harus Bayar Pesangon Karena Pecat Ronald Koeman

Debatbola.com – Keputusan manajemen Barcelona untuk memecat Ronald Koeman bulan kemarin nampaknya menjadi sebuah keputusan yang kurang tepat. Sebab yang dirugikan adalah klub sendiri yang harus mengumpulkan uang untuk membayar pesangon dari sang pelatih.

Pecat Ronald Koeman

Masih membekas di ingatan saat Barcelona mengalami kekalahan tipis 1:0 dari tim promosi, Rayo Vallecano pada Kamis (28/10/2021) kemarin. Laga ini rupanya menjadi laga terakhir untuk Ronald Koeman bersama skuad Blaugrana. Sebab setelah laga usai sang pelatih langsung kehilangan pekerjaannya alias dipecat oleh pihak manajemen. 

Hal tersebut dikarenakan Barcelona mengalami rentetan laga yang buruk dan gagal masuk ke zona Eropa. Keputusan memecat Ronald Koeman ditengah-tengah kompetisi berjalan ini sebenarnya bukanlah keputusan yang mengejutkan. Sebab kabar ini sebelumnya sudah berhembus sejak beberapa bulan terakhir. 

Terlebih lagi ketika Barcelona nampak kesulitan sejak kompetisi musim 2021/2022 ini bergulir. Sampai pada akhirnya gosip yang sudah beredar menjadi kenyataan di akhir bulan kemarin.

Meski demikian keputusan memecat Ronald Koeman dari pekerjaannya masih merugikan Barcelona dalam banyak hal. Terutama keharusan pihak klub membayarkan pesangon untuk pelatih asal Belanda tersebut.

Harus Membayar Pesangon

Pemecatan yang menimpa Ronald Koeman kemarin disinyalir adalah keputusan sepihak yang diambil petinggi klub asal Catalan tersebut. Dengan demikian pihak klub harus menanggung konsekuensi atas keputusan yang sudah diambil ini. Kabarnya pihak Barcelona diwajibkan untuk mengganti uang kompensasi karena memecat sang pelatih lebih cepat dari perjanjian yang sudah disepakati sebelumnya.

Menurut seorang jurnalis yang kabarnya memiliki hubungan dekat dengan Ronald Koeman, Luis Canut mengabarkan bahwa pihak klub harus membayar uang senilai 12 juta Euro kepada pelatih 58 tahun tersebut. Sebelumnya beredar kabar jika uang ini untuk mengganti uang yang diberikan kepada Federasi Sepak Bola Belanda ketika mendatangkan Koeman 2020 lalu. 

Tetapi menurut Canut kejadiannya ternyata tidak demikian. “Membayar sebanyak 12 juta Euro, tetapi saya ingin menjelaskan situasi yang sebenarnya terjadi. Jumlah tersebut tidak ada hubungannya sama sekali dengan uang yang sudah dibayarkan kepada Federasi Sepak Bola Belanda untuk mendatangkan Koeman,” ujar Canut seperti dikutip dari Sport. “Saat itu Barcelona hanya membayarkan 5 juta pounds secara langsung,” serunya.

Harus Segera Dibayar

Lebih lanjut, Luis Canut menjelaskan jika dirinya tidak tahu secara pasti apakah uang senilai 12 juta Euro yang dimaksud sudah termasuk bayaran tim kepelatihan Ronald Koeman atau untuk bayaran pribadi sang pelatih. Namun yang pasti, pihak Barcelona harus segera membayar pesangon tersebut kepada Ronald Koeman.

“Saya tidak tahu apakah nilai 12 juta pounds itu adalah bayaran untuk Koeman dan timnya atau hanya untuk Koeman sendiri, mengingat dia sudah menunda sebanyak 45% dari gajinya musim lalu karena pandemi,” jelas Canut.

“Persetujuan dalam kontrak ini sudah disepakati sebelumnya oleh kedua belah pihak (pihak manajemen Barcelona dan pihak Ronald Koeman). Memang bukan oleh dewan yang sekarang ini menjabat, tetapi kontrak tersebut sudah valid dan harus tetap dibayar.” tandasnya.

Sebagai informasi jika Ronald Koeman sebelumnya adalah produk dari jajaran manajemen di era Josep Maria Bartomeu. Jadi segala kesepakatan yang berurusan dengan Ronald Koeman sebelumnya sudah disepakati oleh Bartomeu dan timnya. Kini Barcelona dipegang kembali oleh Joan Laporta sebagai presiden baru. 

Untuk itu dia juga harus menaati semua kesepakatan yang terlanjur dibuat di era presiden sebelumnya. Termasuk membayarkan kompensasi ketika memecat Ronald Koeman di tengah kontrak aktifnya. Sebab hal ini sudah disepakati kedua belah pihak sebelumnya dan pihak yang mengingkari harus menerima konsekuensinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here