Mulai Diragukan Kualitasnya, Legenda MU Bela Ralf Rangnick

0
86

Debatbola.com – Legenda Manchester United, Gary Neville baru-baru ini memberikan pembelaan untuk pelatih Manchester United, Ralf Rangnick. Menurutnya pelatih asal Jerman ini tidak bisa sepenuhnya disalahkan atas tren negatif dari Pasukan Setan Merah.

Alami Tren Negatif

Performa dari Manchester United selama dua bulan terakhir ini memang tengah menjadi sorotan. Tim raksasa asal Liga Inggris ini diketahui tengah masuk dalam masa-masa yang sulit walaupun mereka memiliki segudang pemain bintang. Terutama sejak jeda internasional selesai, tim ini belum mampu memetik satu pun kemenangan.

Situasi ini kemudian membuat Ralf Rangnick sebagai nahkoda sementara dihujani kritikan-kritikan yang bisa memojokkannya. Pelatih asal Jerman ini dinilai tidak becus menangani Manchester United. Bahkan sempat ada kabar menyebutkan jika situasi ini juga membuat kegaduhan di dalam ruang ganti klub. Seakan-akan semua hasil buruk ini terjadi karena ulah Ralf Rangnick.

Namun legenda Manchester United, Gary Neville tidak sependapat dengan mayoritas suara. Menurutnya kritikan yang sempat memojokkan Ralf Rangnick adalah tidak benar dan juga tidak adil. Sebab banyak faktor yang bisa mempengaruhi hal tersebut.

Tidak Memiliki Kendali

Seperti yang diungkapkan Gary Neville kepada Sky Sports baru-baru ini, dia menyebutkan kalau pelatih sejatinya adalah nahkoda yang harus diikuti. Pelatih memiliki tugas mengarahkan para pemain. 

Namun yang terjadi sebaliknya, karena para pemain Setan Merah seperti tidak mau bermain seperti gaya bermain yang diinginkan sang pelatih. Para pemain menganggap jika Ralf Rangnick hanya numpang lewat saja di Manchester United.

“Manajer adalah sosok yang seharusnya memegang kendali kemana tim akan berjalan. Saat ini Ralf Rangnick tidak memiliki kuasa yang dibutuhkan untuk mengontrol para pemain. Sebab para pemain hanya berpikir dia [Ralf Rangnick] hanya akan ada di klub selam lima bulan saja,” terang Gary Neville.

“Saya pernah merasa dalam posisi seperti ini ketika melatih Valencia. Saya tahu betul jika tugas utama saya hanya mendampingi tim ini hingga akhir musim, namun itu bukan alasan saya, karena saya kemudian gagal dengan menyedihkan dan membuat sejumlah keputusan yang buruk,” imbuh mantan bek kanan Manchester United tersebut.

Tidak Menuruti Kata Pelatih

Lebih lanjut Gary Neville menjelaskan kalau saat ini para pemain Manchester United tidak mau berjuang keras untuk menerapkan apa yang diinginkan Ralf Rangnick. Sebab para pemain juga tahu jika mereka akan mengulangi semuanya dari awal ketika manajer baru telah datang. Hal ini juga menjadi kendala untuk Ralf Rangnick karena dia tidak bisa menerapkan rencana jangka panjang ketika waktunya di Old Trafford terlalu singkat.

“Saya merasa memang cukup sulit untuk bisa mengimplementasikan rencana jangka panjang anda sebagai seorang manajer, terlebih lagi jika anda hanya diberikan waktu selama lima bulan untuk menangani tim ini. Anda juga tidak bisa memberikan pengaruh besar di ruang ganti, dan saya rasa ini adalah masalah utama yang tengah dialami Ralf Rangnick saat ini,” jelasnya.

Butuh Manajer Baru

Menurut rumor yang sudah beredar sebelumnya, kisah Ralf Rangnick di Old Trafford tidak akan berlangsung lama. Pria asal Jerman tersebut tidak akan melanjutkan tugasnya sebagai manajer interim di Manchester United. Dia lebih memilih mundur dari pekerjaannya saat ini untuk menjadi konsultan Manchester United di musim panas mendatang.

Wahana888 mencatatkan ari sederet nama pelatih yang digosipkan akan menjadi incaran manajemen Setan Merah, Mauricio Pochettino dan juga Erik Ten Hag nampaknya menduduki daftar teratas dari calon pelatih baru Manchester United. Siapapun yang akan terpilih, yang pasti mereka akan segera disuguhkan segudang pekerjaan berat untuk kembali membawa tim ini kembali bertaji dan mengakhiri puasa gelar tim ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here