Japhet Tanganga & Mourinho

Debatbola.comTottenham Hotspur tak bertaji saat menghadapi Livepool, Minggu (12/01) dini hari WIB. Di hadapan pendukungnya sendiri, Spurs takluk dengan skor 0-1. Gol semata wayang Roberto Firmino jadi penentu nasib Spurs yang gagal meraih poin.

Cederanya beberapa pilar seperti Harry Kane, Moussa Sissoko hingga Ben Davies bisa jadi salah satu alasan Spurs kalah dari The Reds. The Lily Whites tak bertaji di lini depan meski memiliki Son Heung-min dan Lucas Moura. 

Banyak yang berpendapat bahwa Spurs butuh mendatangkan pemain baru, khususnya untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Kane. Di skuat Spurs saat ini, pemain yang berposisi penyerang tengah yang tersisa hanyalah Troy Parrott, pemain berusia 17 tahun.

Mengenai situasi ini, seorang jurnalis menanyakan soal kemungkinan Spurs mendatangkan penyerang baru usai laga Tottenham vs Liverpool. Namun ternyata Mourinho tak suka dengan pertanyaan tersebut. Ia merasa perlu menghargai pemain yang ada saat ini.

Japhet Tanganga Tottenham Hotspur

“Ini terakhir kalinya aku akan berbicara soal pemain baru setelah pertandingan,” kata Mourinho. “Aku rasa kita tak perlu membahas itu sebagai bagian dari rasa hormat pada para pemain, untuk tidak bicara tentang pemain baru.”

Mou nyatanya lebih tertarik untuk membahas soal permainan Spurs. Bahkan menurut Mou, Spurs sebenarnya punya pemain baru di laga melawan Spurs, yakni pemain berusia 20 tahun dari akademi, Japhet Tanganga. 

“Bisakah kita membicarakan pemain baru seperti Tanganga? Dia belum pernah main untuk Tottenham di Premier League. Hari ini dia bermain dan hari ini dia telah membuktikan kalau dia layak bermain untuk tim kami,” ujar pelatih yang dijuluki The Special One tersebut. 

“Memang sayang sekali dia bukan penyerang, sayang juga dia bukan gelandang; tapi dia adalah pemain baru tambahan yang kami punya. Aku pikir Sadio Mane dan Mohamed Salah juga tahu kualitas Tanganga. Mereka tak tahu sebelum pertandingan, dan sekarang aku rasa mereka terkejut.”

Mou menegaskan bahwa sekarang bukan saat yang tepat untuk menyesalkan cedera Harry Kane atau siapapun pemain cedera. Menurutnya, saat ini, media layak memberikan porsi lebih pada penampilan impresif sang debutan, Tanganga. 

“Intinya, anak ini bermain sangat bagus, dan bagus juga untuk diberitakan daripada terus membicarakan atau menangisi Harry Kane dan [Moussa] Sissoko atau Hugo Lloris atau Ben Davies. Mari kita sambut Tanganga dengan senyuman,” ujar Mou.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here