Bukayo Saka

Debatbola.com – Pertandingan Arsenal melawan Eintracht Frankfurt pada babak grup Liga Europa yang digelar Jumat (20/09) dini hari WIB menjadi laga yang akan selalu dikenang Bukayo Saka. Pemuda berusia 18 tahun itu menjadi bintang Arsenal yang meraih kemenangan dengan skor 3-0.

Saka menjalani kesempatan kedua dalam kariernya bermain sejak menit pertama bersama tim senior Arsenal. Ia lantas menciptakan asis untuk gol Joe Willock, gol pertama Arsenal. Mencetak gol kedua Arsenal pada laga tersebut, asis kedua Saka berujung gol ketiga yang dicetak Pierre-Emerick Aubameyang.

Sebagai pemain yang berasal dari akademi Arsenal, laga tersebut tentu menjadi laga terpenting dalam karier Saka sejauh ini. Apalagi bagi pemuda yang lahir di London dan berlatih di akademi Arsenal sejak kecil seperti Saka, bermain di tim utama adalah sebuah mimpi.

Bukayo Saka

“Ini menjadi momen paling membanggakan, aku sangat senang,” kata Saka pada BT Sport. “Ini mimpi yang jadi kenyataan. Sejak aku kecil, aku selalu bermimpi bisa mencetak gol untuk tim utama Arsenal. Sekarang aku telah melakukannya dan aku ingin melakukan lebih dari ini.”

Saka awalnya agak gugup ketika mengetahui bahwa dirinya bermain sejak menit pertama. Tapi berkat dukungan para pendukung Arsenal, ia akhirnya bisa fokus pada pertandingan dan memberikan penampilan cemerlang.

“Kami membicarakannya sebelum pertandingan, para pendukung akan berada di belakang kami. Mereka membuat suara dukungan sepanjang pertandingan. Kami bilang kami harus bermain dengan percaya diri dan tetap pada rencana,” ujar pemain yang bermain di posisi sayap ini.

Gol Saka ke gawang Frankfurt sendiri mencatatkan namanya sebagai salah satu pemain muda Arsenal yang mencetak gol di kompetisi Eropa. Sebelumnya, ada Aaron Ramsey yang masih berusia 17 tahun pada 2008 yang mencatatkan rekor sebagai pemain termuda Arsenal yang mencetak gol di Eropa.

Tapi untuk menembus tim utama Arsenal tentu takkan mudah bagi Saka. Arsenal punya Aubameyang dan Nicolas Pepe. Kesempatan bermainnya ini datang karena sang manajer, Unai Emery, memang memainkan banyak pemain muda pada laga tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here