Menuai Kontroversi, Penalti Arsenal Didapat Karena Diving Kai Havertz!

0
50

Debatbola.com – Aksi Kai Havertz saat berlangsungnya duel sengit antara Arsenal dan Bournemouth mendapatkan sorotan dari banyak pihak. Hal ini terjadi sebab sang pemain berkebangsaan Jerman ini dituding telah melakukan aksi diving di dalam kotak penalti dan berimbas dengan hadiah penalti dari titik putih oleh wasit untuk Arsenal.

Arsenal yang menjamu Bournemouth di Emirates Stadium pada lanjutan Premier League pekan yang ke-36, hari Sabtu, 4 Mei 2024. Pada duel sengit itu, tim asuhan Mikel Arteta keluar sebagai pemenang dengan skor telak 3-0. Penalti yang sukses dieksekusi oleh Bukayo Saka di menit ke-45 menjadi pembuka kran gol Arsenal di babak pertama. Kemudian di babak kedua, Arsenal berhasil menambah pundi-pundi gol melalui aksi dari Leandro Trossard pada menit ke-70 dan Declan Rice pada menit ke-90+7.

Hasil ini membuat Arsenal naik ke posisi puncak klasemen dengan raihan 83 poin 36 laga yang telah dimainkan. Proses gol pertama Arsenal pada pertandingan kali ini terbilang cukup kontroversial dan menuai banyak pertanyaan. Arsenal diberi hadiah penalti setelah wasit menilai adanya pelanggaran dari kiper Bournemouth, Mark Travers saat berhadapan dengan Kai Havertz.

Di sisi lain, banyak pihak menilai bahwa Havertz sengaja menjatuhkan atau telah melakukan aksi diving. Jika melihat tayangan ulang, memang tampak adanya kontak antara Travers dan Havertz. Namun, banyak pihak yang cenderung berpendapat bahwa itu bukan sebuah pelanggaran. Kai Havertz yang menuai banyak sorotan akhirnya buka suara terkait pelanggaran yang ia terima pada laga itu.

“Saya belum melihat bagaimana tayangan ulangnya, namun saya berpikir bahwa dia telah menyentuh saya,” kata Havertz.

“Saya merasakan bagaimana kontaknya dan kemudian terjatuh. Bagi saya itu sebuah penalti. Saya berkata kepada kiper mereka, ‘Anda telah menyentuh saya’,” sambung pemain berkebangsaan Jerman tersebut. 

Walaupun unggul telak, Havertz juga mengatakan bahwa pertandingan ini bukan sebuah hal yang mudah untuk dimenangkan. 

“Itu adalah sebuah pertandingan yang sulit, kami telah memiliki banyak peluang pada babak pertama, namun kami tidak mampu mencetak gol,” ungkap Havertz.

“Mereka adalah sebuah tim yang bagus, permainan adil untuk mereka. Pada akhirnya, kami merasa senang dengan raihan tiga poin serta tiga gol juga,” sambungnya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here