Menjelang Final, Richarlison Kokoh Di Daftar Pemuncak Top Skorer

0
129

Debatbola.com – Daftar pencetak gol terbanyak dalam setiap turnamen seringkali menjadi suatu acuan bagi kesuburan setiap penyerang atau pemain. Tak jarang pemuncak pencetak gol menjadi pembicaraan para pengamat sepakbola.

Tak terkecuali di gelaran Olimpiade Tokyo yang memainkan mayoritas para pemain U23. Dimana para pemain-pemain ini masih mempunyai masa depan yang panjang dan jika bisa bermain baik maka akan direkrut klub-klub besar. Atau juga bisa semakin memperbaiki karir pesepakbola.

Richarlison Masih Kokoh Di Puncak Top Skorer

Menjelang babak final ini, Richarlison yang telah mengemas 5 gol dan masih kokoh di daftar pemuncak klasemen top skor. Jumlah ini didapatkan saat timnya menaklukkan Jerman dengan skor akhir 4-2. Dimana tiga dari total empat gol itu diciptakannya alias hattrick.

Setelahnya pada pertandingan fase grup terakhir melawan Arab Saudi, Richarlison kembali berulah. Penyerang yang bermain untuk Everton itu sanggup menggelontorkan brace pada laga tersebut yang membuat perolehan golnya menjadi lima. Namun setelah itu masih belum ada gol lagi yang mampu diciptakan oleh mantan penyerang Watford tersebut.

Jumlah ini masih bisa bertambah setelah Brasil dipastikan lolos ke babak final Olimpiade dan akan melawan Spanyol. Sementara di posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak ada Andre Pierre Gignac dan Hwang Ui-Jo yang mengemas 4 gol. Mereka dipastikan tidak bisa mengejar Richarlison karena timnya sudah gugur.

Sementara itu sang pemuncak daftar top skorer Olimpiade ini masih bisa dikejar oleh Takefusa Kubo, Rafa Mir, Sebastian Cordova. Kemudian ada nama Henry Martin yang masing-masing berada di peringkat ketiga dengan jumlah 3 gol.

Dimana keempat pemain tersebut juga masih akan bermain kembali. Takefusa Kubo akan melawan Sebastian Cordova dan Henry Martin dalam perebutan tempat ketiga atau memperebutkan medali perunggu.

Sementara Rafa Mir yang memperkuat Spanyol akan bersiap-siap berhadapan dengan Richarlison dalam babak final mendatang. Kedua tim ini akan sama-sama memperebutkan medali emas dan yang kalah akan mendapatkan medali perak.

Peluang Richarlison Diturunkan Pada Laga Final

Brasil akan bertemu dengan Spanyol pada laga pamungkas nantinya. Andre Jardine, orang yang bertanggung jawab untuk merumuskan taktik pastinya akan kembali memainkan Richarlison. Bukan tanpa alasan, rekor golnya yang sudah menciptakan lima gol akan kembali diandalkan.

Richarlison bakal menjadi harapan bagi timnya untuk menjebol gawang Spanyol yang dikawal ketat oleh Unai Simon. Dengan begitu peluang bertambahnya rekor golnya akan kian besar dan menjadikannya kian kokoh sebagai pencetak gol terbanyak.

Richarlison Diminati Real Madrid

Belum juga usai berlaga di turnamen Olimpiade Tokyo, Richarlison telah mendapatkan peminatan dari Real Madrid. Dimana penyerang berusia 24 tahun tersebut tertarik untuk ditarik oleh mantan pelatihnya, Carlo Ancelotti.

Pelatih asal Italia tersebut telah diketahui mengundurkan diri dari Everton, klub Richarlison saat ini dan hijrah ke Real Madrid. Dirinya ditunjuk untuk menggantikan posisi Zinedine Zidane yang terlebih dahulu mengundurkan dirinya untuk kedua kali.

Dipercaya penyerang kelahiran tahun 1997 ini bakalan dijadikan pelapis bagi Karim Benzema. Penyerang asal Prancis itu masih dipercaya oleh sang pelatih untuk menjadi ujung tombak bagi Los Blancos di musim depan.

Sementara dua striker cadangannya, Luka Jovic dan Mariano Diaz kurang diminati oleh Carlo Ancelotti musim musim depan. Namun, media inter303 melaporkan bahwa hingga kini belum ada kesepakatan yang terjadi antara kedua belah pihak mengenai transfer. Harga pasar sang pemain kini berada di angka 55 juta Euro dan masa bakti masih panjang hingga 2024 mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here