Mengenal Iqbal Gwijangge, Pemain Berdarah Papua yang Menjadi Kapten Timnas U-16

0
24

Debatbola.com – Timnas U-16 baru saja memenangkan pertandingan pertama saat menghadapi Filipina 2-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Minggu (31/7) malam. Sebelumnya pelatih Bima Sakti telah mengumumkan 28 pemain untuk mengikuti Piala AFF U-16 yang dimulai 31 Juli hingga 13 Agustus 2022.

Namun, dari nama-nama yang dipilihnya, terdapat satu nama yang mencuri perhatian publik, yakni Iqbal Gwijangge. Nama Iqbal Gwijangge menjadi sorotan pada laga tersebut usai ditunjuk sebagai kapten oleh Bima Sakti di Piala AFF U-16 2022. Ia juga merebut simpati penggemar sepak bola nasional dengan ketenangan dalam memegang bola.

Sosok Iqbal Gwijangge

Pemain yang memiliki nama lengkap Muhammad Iqbal Gwijangge ini lahir di Sumedang, 29 Agustus 2006. Dirinya merupakan anak dari mantan atlet angkat besi Jawa Barat, yakni Besinah Haluk. Lahir dari rahim seorang yang menggeluti bidang olahraga membuat Iqbal semakin yakin untuk berkarier sebagai pesepakbola profesional.

Iqbal sudah menekuni dunia sepak bola sejak belia. Pernah berlatih bersama klub Bandung Pro United. Kini, dirinya tercatat sebagai pemain profesional bersama Bhayangkara U-16 sebagai bek tengah. Performa gemilang di kompetisi kelompok umur membuat Iqbal dilirik Bima Sakti untuk pemusatan latihan Timnas U-16 di Stadion Madya, Senayan.

Memiliki Jiwa Kepemimpinan yang Baik

Keputusan Bima Sakti memanggil Iqbal Gwijangge ke skuat Piala AFF U-16, tidak lepas dari penampilan apiknya bersama Bhayangkara U-16 dan selama mengikuti pemusatan latihan. Selain itu, bek berdarah Papua tersebut dinilai memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dibanding teman-temannya.

Dirinya pun ditunjuk sebagai kapten Timnas U-16. Iqbal menyatakan bahwa dia akan habis-habisan berjuang demi lambang Garuda di dadanya. Dia juga ingin tampil sebaik mungkin dan membawa Garuda Muda menjadi kampiun Piala AFF U-16.

Persiapan Timnas U-16

Sejumlah persiapan Garuda Muda sebelum Piala AFF U-16 2022 dinilai sudah sangat matang. Hasil uji coba yang dilakukan berjalan dengan baik. Timnas U-16 menjalani tiga kali pertandingan. 

Pertama, Iqbal dkk kalah dari Porprov DIY U-20 dengan skor 2-0, lalu menang dari Porda Sleman U-18 dengan skor 5-1, dan kembali menang setelah mengandaskan Mataram Utama dengan skor 7-0.

“Kami telah melakoni tiga kali uji coba. Meski sempat kalah pada pertandingan pertama, saya puas karena mereka bisa bangkit di sisa uji coba dengan meraih kemenangan,” ucap Bima Sakti.

Penampilan Iqbal vs Filipina

Pada pertandingan pertama, Indonesia bertemu Filipina di Stadion Maguwoharjo pada Minggu malam. Garuda Muda menang 2-0 lewat gol bunuh diri dan Arkhan Kaka. Hasil tersebut berhasil membawa Indonesia bertengger di peringkat kedua Grup A, kalah selisih gol dari Vietnam yang menang 5-1 dari Singapura.

Penampilan tersebut Iqbal memang tidak menyumbang gol dan assist, tapi permainan yang ditunjukkan selama laga dinilai memiliki ketenangan luar biasa bagi anak berusia 16 tahun. Dirinya terlihat paling menonjol dibanding pemain lainnya. Bahkan, Iqbal berani menguasai bola di daerah pertahanan sendiri dan mampu bermain tanpa beban, meski sedang dalam posisi diserang lawan.

Selanjutnya, Iqbal dan kawan-kawan akan kembali bermain melawan Singapura pada Rabu, (3/8) dan Vietnam pada Sabtu, (6/8) pukul 20.00 WIB. Adanya dukungan langsung, skuat asuhan Bima Sakti diharapkan dapat bermain baik dan keluar sebagai juara, mengulang kesuksesan pada 2018 silam.

“Pasti kalau ada penonton kita lebih senang dan menambah semangat. Ada orang tua juga menonton. Itu menambah motivasi untuk kita yang bertanding di lapangan,” ujar Iqbal dalam video YouTube PSSI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here