Mengabdi Bersama Persela Lebih Dari Satu Dekade, Eky Taufik Pamit

0
174
Eky Taufik

Debatbola.com – Persela merupakan tim asal kota soto yaitu Lamongan yang selalu dikenal mampu mengorbitkan pemain lokal berkualitas. Akademi yang dibina oleh Persela Junior dirasa sangat sukses dan mampu menumbuhkan bibit-bibit pemain penuh bakat.

Potensi para pemain muda Akademi Persela Lamongan tentunya tak perlu diragukan lagi. Pasalnya beberapa pemain jebolan akademi Persela sudah mampu mengisi skuad dan bersaing bersama pemain bintang lainnya.

Riyanto Abiyoso dan Malik Risaldi Saat Ini Menjadi Pusat Perhatian

Dua musim terakhir Persela juga telah sukses mengorbitkan beberapa pemain potensial yang berasal dari akademinya. Ada dua pemain yang saat ini sedang menjadi perbincangan hangat terutama masyarakat Lamongan. Pemain itu adalah Abiyoso dan Malik Risaldi.

Kedua pemain penuh potensi tersebut diplot mengisi kekosongan lini serang Persela yang telah ditinggal beberapa pemainnya. Beberapa musim yang lalu Fahmi Al Ayyubi resmi pindah ke Bali United sehingga persela mau tidak mau membutuhkan pemain sayap baru.

Selang satu musim, nampaknya kehilangan Fahmi bukanlah masalah yang berarti. Pasalnya Persela sudah menemukan pemain pengganti yang cocok dan bahkan ada dua pemain. Abiyoso dan Malik Risaldi silih berganti mengisi posisi sayap Persela dan mampu menunjukkan penampilan yang cukup impresif. Pemain ini diharapkan mampu semakin berkembang seiring bertambahnya jam terbang yang dimiliki oleh kedua pemain ini.

Para pendukung Persela atau biasa dikenal dengan sebutan LA Mania juga menaruh harapan besar pada kedua pemain ini. LA Mania berharap bahwa kedua pemain ini tidak pindah klub ketika sudah bersinar. Pasalnya Persela selalu kehilangan pemain bintangnya ketika sudah memasuki puncak karirnya.

Beberapa pemain yang sudah hengkang diantaranya Samsul Arif, Dendy Sulistyawan, Hardianto, Fahmi dan masih banyak yang lainnya. Dan yang baru-baru ini Persela juga harus kehilangan pemain andalannya yang sekaligus mengemban tugas sebagai kapten. Pemain itu adalah Eky Taufik.

Eky Taufik Pamit

Eky Taufik merupakan pemain jebolan akademi Persela Lamongan yaitu Persela U-19 yang kala itu mampu menjuarai ISL U-19. Eki Taufik menjadi bagian penting dari Persela dan menjadi kunci bagi Persela untuk meraih gelar tersebut.

Penampilan Eky Taufik yang sangat bagus, membuat manajemen Persela tertarik untuk meliriknya. Pada akhirnya musim berikutnya Eky Taufik dipanggil oleh Persela dan dipercaya masuk dalam skuad Persela Lamongan.

Musim pertamanya bersama Persela, Eky Taufik masih belum mampu menunjukkan performa yang gemilang. Hal ini tentunya disebabkan oleh minimnya jam terbang dan menit bermain yang didapatkan oleh Eky Taufik kala itu.

Pasalnya Eky Taufik kala itu masih dinilai kalah bersaing dengan beberapa pemain senior yang berposisi sama yaitu bek sayap kanan. Namun perlahan tapi pasti Eky Taufik diberikan kepercayaan lebih oleh sang pelatih.

Pada musim berikutnya Eky Taufik lebih diberikan kesempatan menit bermain lebih banyak dibandingkan musim sebelumnya. Hal ini tentunya dimanfaatkan sangat baik oleh pemain ini. Sehingga secara perlahan Eky Taufik mampu membuat publik Lamongan kepincut dan berharap pemain ini sering dimasukkan Line Up Persela. Lalu semakin bertambahnya tahun, Eky Taufik mampu menjelma sebagai pemain inti Persela Lamongan.

Bahkan pemain ini dipercaya mengemban tugas sebagai pemimpin atau dengan kata lain sebagai kapten Persela. Saat ini terhitung lebih dari satu dekade Eky Taufik membela klub asal kota soto ini. Kabar kurang sedap pun menghampiri kubu Persela.

Pasalnya pemain yang sudah mengabdi 11 tahun di Persela ini menyatakan pamit dan segera pindah mencari klub baru. Hal ini tentunya membuat Publik Lamongan merasa cukup kehilangan dan mengucapkan banyak terimakasih terhadap Eky Taufik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here