Menelisik Seberapa Istimewa Dominasi Pemain Persija  di Timnas Indonesia U-19

0
64

Debatbola.com – Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia U-19 telah memanggil 40 nama yang akan diikutkan dalam pemusatan latihan guna mengikuti Piala Dunia U-20 2023. Para pemain berasal dari berbagai klub di Indonesia, salah satunya adalah Persija Jakarta. Menariknya, Persija Jakarta menjadi tim yang menyumbangkan perwakilan pemain terbanyak yang akan dikirimkan untuk pemusatan pelatihan di Korea Selatan.

Banyak Menjadi Pertanyaan

Banyak yang bertanya-tanya terhadap hasil keputusan Shin Tae-yong memanggil 8 pemain Persija Jakarta. 8 pemain Persija yang dipanggil Shin Tae-yong antara lain Alfriyanto Nico, Syukran Arabia Samual, Cahya Supriadi, Resa Aditya Nugraha, Razaa Fachrezi Aziz, Muhammad Ferrari, Radzky Syawal Ginting, dan Raka Cahyana Rizky. Padahal tim lain rata-rata hanya menyumbang 3-4 perwakilan saja, bahkan ada juga yang hanya diwakili 1 pemain saja.

40 nama yang dipanggil tersebut akan mengikuti pelatihan dan seleksi untuk mengisi posisi Timnas U-20 kedepan. Pemusatan pelatihan di Korea Selatan tersebut akan dilaksanakan di dua kota. Pertama akan dilaksanakan di Gyeongsangbuk-do pada 13-24 Maret. Kemudian dilanjutkan di Daegu 24 Maret hingga 10 April 2022.

Dalam agendanya, para pemain akan melakukan pelatihan dan beberapa pertandingan uji coba dengan tim lokal Korea Selatan. Bahkan nantinya juga akan diikutkan dalam kompetisi mini yang diselenggarakan di Vietnam. Meskipun demikian, tetap saja keputusan Shin Tae-yong memanggil 8 pemain Persija menarik pertanyaan publik, mengingat Persija tidak memiliki performa paling baik di BRI Liga 1 dibandingkan klub lain.

Shin Tae-yong Memiliki Pertimbangan Matang

Pelatih asal Korea Selatan ini tentunya memiliki pertimbangan yang matang sebelum memanggil 40 pemain dari berbagai klub di seluruh Indonesia, tidak terkecuali dari Persija Jakarta. Pasalnya, 8 pemain yang berasal dari Persija Jakarta tersebut bukan pemain asing bagi Shin Tae-yong. Semuanya adalah pemain yang pernah disaksikan langsung kehebatannya oleh Shin Tae-yong.

Sebelumnya para pemain juga pernah mengikuti pemusatan latihan pada Oktober 2021 di Turki. Sebut saja Cahya Supriadi, Muhammad Ferrari, Raka Cahyana Rizky, Radzky Syawal Ginting, dan Alfiyanto Nico. Adapun Resa Nugraha pernah membela Timnas Indonesia U-16.

Sementara itu, Syukran Arabia merupakan pemain yang pernah berkarir di Leganes yang mungkin saja menjadi daya Tarik Shin Tae-yong. Sedangkan Razza Fachrezi Aziz adalah pemain berbakat lainnya milik Persija Jakarta. Meskipun pemain ini merupakan wajah baru bagi Shin Tae-yong, pastinya pelatih asal Korea Tersebut memiliki alasan kuat.

Para Pemain Sudah Berpengalaman

Persija Jakarta menjadi tim yang selalu memberikan pengalaman kepada para pemain mudanya. Hal ini mulai dilakukan ketika masa pelatihan Angelo Alessio pada awal musim 2021/2022. Kemudian setelah Angelo Alessio pergi, Sudirman yang menjadi penggantinya meneruskan apa yang sering dilakukan pelatih sebelumnya.

Pada akhirnya, Persija Jakarta menjadi tim yang terdiri dari segudang pemain muda berpengalaman yang bisa menjadi aset berharga Timnas Indonesia. Skuad Persija Jakarta pada BRI Liga 1 musim ini saja dihuni oleh 12 pemain yang usianya di bawah 20 tahun. Kebanyakan dari pemain muda tersebut pernah merasakan bertanding dalam kompetisi nomor satu di Indonesia tersebut.

Sebagai contoh Muhammad Ferarri dan Alfiyanto Nico yang sudah membela Persija dalam ajang BRI Liga 1 sebanyak 7 kali. Kemudian pemain lainnya juga pernah merasakan bertanding di BRI Liga 1 sebanyak 1 kali. Hal ini tentu menjadi modal yang sangat penting bagi masa depan pemain muda Persija Jakarta dan Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong ternyata memang memiliki alasan yang sangat kuat terhadap keputusan yang diambilnya. Semua pemain sudah dipantau dan diikuti rekam jejaknya. Wajar saja apabila Persija Jakarta menjadi tim yang menyumbangkan banyak perwakilan dalam ajang pemusatan pelatihan di Korea Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here