Menang Telak Atas PSIS Semarang, Posisi Persipura Masih Belum Aman

0
54

Debatbola.com – Jelang berakhirnya Liga 1 musim 2021/2022, Persipura berusaha keras untuk dapat keluar dari zona degradasi. Terbukti dari tiga pertandingan terakhir selalu menuai hasil positif dengan menuai kemenangan. Terakhir tim mutiara hitam mengandaskan PSIS Semarang. Tidak tanggung-tanggung, tim Mahesa Jenar digunduli dengan skor telak 4-0.

Sejak peluit awal pertandingan dibunyikan, Persipura langsung tampil menyerang. Anak asuh Angel Alfredo Vera berambisi untuk membawa pulang tiga poin pada pertandingan kali ini. Terlebih sang lawan saat ini sedang dalam kondisi inkonsisten sehingga ambisi untuk memenangkan pertandingan semakin besar.

Usaha Persipura Keluar Dari Zona Degradasi

Sebagai salah satu tim tersukses di Indonesia, Persipura berusaha keras agar tetap berada di Liga 1 alias kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Usai membantai PSIS Semarang, persaingan agar bisa terhindar dari zona degradasi semakin ketat. 

Akan tetapi, dengan menumbangkan PSIS Semarang tidak serta merta membuat Persipura bernafas lega. Pasalnya dua pesaing terdekat mereka yakni Barito Putera dan PSS Sleman juga meraih poin sempurna pada pekan ke-33 Liga 1.

Saat ini setidaknya ada 4 tim yang berusaha keras agar terhindar dari zona degradasi, yaitu Persipura, Barito Putera, PSS Sleman dan PSM Makassar. Dari keempat tim tersebut, hanya PSM Makassar yang masih punya jatah 2 kali bermain, sedangkan ketiga tim lainnya hanya menyisakan satu laga terakhir.

Kekalahan Terbesar PSIS Musim Ini

Kekalahan 4-0 atas Persipura ini sekaligus mencatatkan rekor kekalahan terbanyak PSIS musim ini. Tim Mahesa Jenar yang diperkuat beberapa pemain kunci seperti Frendi Saputra, Finky Pasamba, Chevaughn Walsh dan Septian David Maulana dibuat tidak berkutik oleh pasukan Mutiara Hitam. Hasil ini cukup mengejutkan berbagai pihak lantaran PSIS Semarang merupakan salah satu tim dengan pertahanan yang solid.

Alhasil, asisten pelatih mereka yaitu Achmad Resal Octavian mengaku kecewa dengan hasil memalukan tersebut. Ahmad mengungkapkan jika hasil pada pertandingan tersebut sangat mengecewakan dan diluar prediksi. Selain itu rencana atau game plan yang sudah disiapkan sebelum jalannya pertandingan tidak mampu berjalan dengan baik.

PSIS Kalah Telak

Kekalahan besar atas Persipura ini membuat PSIS Semarang gagal menggeser Persija Jakarta di papan klasemen sementara. Pada pertandingan tersebut, PSIS benar-benar kalah telak dari lawannya. 

Meskipun beberapa kali mampu menciptakan peluang, namun dominasi dari tim Mutiara hitam sulit untuk dibendung. Empat gol yang bersarang ke gawang PSIS Semarang diciptakan oleh Yohanes Pahabol, Yehven Bokhasvili, Ramiro Fergozi serta bintang muda Ramai Rumakiek.

Berdasarkan hasil statistik pertandingan, Persipura jauh lebih unggul dari PSIS Semarang, baik secara skor akhir, ball possesion, maupun tendangan ke gawang. Persipura berhasil mendominasi penguasaan bola hingga 57 persen berbanding 43 persen untuk PSIS Semarang. 

Hal serupa juga terjadi pada jumlah tendangan ke gawang, dimana Persipura mampu melesatkan tujuh kali tendangan dengan lima kali mengarah ke gawang. Sedangkan PSIS Semarang hanya berhasil melakukan dua kali tendangan dan hanya satu yang tepat ke arah gawang Persipura.

Posisi Persipura Masih Belum Aman

Usai mengalahkan PSIS Semarang, Persipura masih tertahan di peringkat 16 dengan 33 poin atau posisi terakhir zona degradasi. Usaha pasukan mutiara hitam untuk dapat lolos sedikit berat lantaran dua tim lainnya yakni Barito Putera dan PSS Sleman juga mampu memenangkan pertandingan.

Jika melihat klasemen saat ini, Persipura sedang dalam kondisi di ujung tanduk. Sebab kemenangan menghadapi tim terakhir tidak akan berarti apa-apa jika para pesaingnya juga mampu memenangkan pertandingan. Pada laga terakhir, Persipura dijadwalkan akan menghadapi Persita Tangerang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here