Menang Atas Afrika Selatan, Prancis Naik Peringkat

0
167

Debatbola.com – Prancis telah melakoni pertandingan keduanya di ajang Olimpiade Tokyo musim panas 2020. Les Bleus ditantang oleh Afrika Selatan yang juga sama-sama belum mengemas poin setelah memainkan partai pembuka.

Sebelumnya Prancis pada laga pembuka ditaklukkan oleh Meksiko dengan kedudukan 4-1. Empat gol dari El Tri hanya mampu dibalas satu gol oleh penyerang FC Tigres sekaligus kapten tim, Andre Pierre Gignac.

Sementara Afrika Selatan tidak mampu berbicara banyak setelah ditaklukkan tuan rumah, Jepang dengan skor akhir 1-0. Satu-satunya gol pada laga itu berhasil diciptakan oleh punggawa Real Madrid, Takefusa Kubo.

Hujan Gol Tercipta Babak Kedua

Berhadapan di pertandingan kedua, masing-masing tim ngotot menampilkan permainan terbaiknya. Tiga poin penuh menjadi tujuan utama mereka untuk bisa menambah nafasnya bertahan dan melaju jauh di ajang Olimpiade.

Namun sayang hingga babak pertama tidak ada gol yang tercipta dari masing-masing tim. Turun di babak kedua barulah hujan gol terjadi. Afrika Selatan yang pertama kali berhasil membobol gawang lawannya.

Kran gol pada laga itu dibuka oleh penyerang berusia 21 tahun, Kobamelo Kodisang pada menit ke-53. Penyerang tim muda FC Braga itu memanfaatkan kesalahan yang dilakukan oleh pemain bertahan Les Bleus, Clement Michelin.

Tiga menit kemudian giliran timnas muda Prancis yang membuat gol. Kali ini penyerang senior tim, Andre Pierre Gignac menunjukkan tajinya. Dirinya sukses mengonversi umpan matang dari Randal Kolo Muani. Kedudukan pun menjadi sama imbang 1-1.

Menit ke-72, Afrika Selatan berhasil unggul kembali atas lawannya. Tim yang berjuluk Bafana Bafana itu dibawa ke posisi memimpin oleh sang ujung tombak, Evidence Makgopa. Dirinya yang mendapatkan umpan silang dari sisi kanan berada bebas dari pengawalan.

Pierre Kalulu bek Les Bleus gagal menutup posisi Evidence Makgopa. Kesalahannya itu pun diganjar gol kedua lawannya. Kedudukan pun menjadi 2-1 untuk anak asuh David Notoane namun hanya bertahan lima menit saja.

Hal itu dikarenakan tak lama kemudian penyerang senior, Andre Pierre Gignac sukses melesatkan gol keduanya yang sekaligus menyeimbangkan kedudukan 2-2. Clement Michelin yang membuat kesalahan untuk gol pertama musuhnya berhasil membayarnya lewat assist untuk striker FC Tigres itu.

Tak berselang lama kemudian, Bafana Bafana kembali unggul atas lawannya. Bursa judi bola online mencatatkan pada menit ke-81 tendangan roket gelandang tengah, Teboho Mokoena membuat gawang Paul Bernardoni bergetar untuk ketiga kalinya, skor sementara 3-2.

Usaha Ekstra Keras Prancis Di Menit-Menit Akhir

Melihat skor 3-2 untuk keunggulan Afrika Selatan, Prancis mulai memanas. Tepat di menit ke-84, skuat asuhan Sylvain Ripoll itu mendapatkan hadiah penalti. Setelah Arnaud Nordin mendapatkan pelanggaran keras dari kiper Bafana Bafana, Ronwen Williams. Andre Pierre Gignac yang ditunjuk menjadi penendang penalti sukses menyarangkan bola ke gawang Ronwen Williams.

Tak berhenti sampai di situ, Prancis yang ingin kemenangan tetap bermain menyerang. Pada menit-menit menjelang waktu babak kedua habis, Teji Savanier, gelandang Les Bleus berhasil membuat timnya unggul. Tendangannya dari dalam kotak penalti tak bisa dijangkau oleh kiper Afrika Selatan.

Prancis Raih Poin Pertamanya

Memenangkan pertandingan melawan Afrika Selatan membuat anak asuh Sylvain Ripoll itu memboyong tiga poin. Mereka pun berhak untuk menghuni peringkat ketiga klasemen sementara grup A dengan torehan tiga poin.

Jumlah tersebut sama dengan timnas Meksiko yang juga sama-sama baru mengemas tiga poin. Skuat yang berjuluk El Tri itu tak mampu berbicara banyak ketika bersua tuan rumah, Jepang pada pertandingan kedua. Mereka takluk dengan skor tipis 2 – 1.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here