Melempem Bareng Timo Werner, Ini Komentar Kai Havertz

0
160

Debatbola.com – Chelsea sudah menghabiskan ratusan juta euro untuk belanja pemain di musim panas kemarin. Dua diantara sekian pemain yang didatangkan The Blues adalah Timo Werner dan Kai Havertz. Sayangnya, duo Jerman itu tampil tak begitu baik di musim pertamanya. Lalu bagaimana tanggapan Havertz atas performa dirinya dan kompatriotnya?

Tak Dapat Penuhi Ekspektasi

Gagal memenangkan gelar juara di musim 2019/2020, Chelsea punya ambisi besar merebut setidaknya satu gelar di musim 2020/2021. Guna mewujudkan impian mereka itu, Chelsea mengucurkan dana ratusan juta euro untuk belanja pemain. Mereka memboyong banyak bintang, dan dua di antaranya adalah Kai Havertz dan Timo Werner.

Duo Jerman, Havertz dan Werner datang ke Chelsea dengan biaya transfer yang tak murah. Havertz ditebus dari Bayer Leverkusen senilai 80 juta euro, atau sekitar 1,4 triliun rupiah. Adapun Werner yang merupakan salah satu pemain tersubur Bundesliga musim lalu, ditebus dari RB Leipzig senilai 53 juta euro, atau sekitar 927 miliar rupiah.

Sebelum merapat ke Stamford Bridge, Havertz dan Werner merupakan dua pemain yang bersinar di Liga Jerman. Karenanya, ketika merapat ke London Barat, ada ekspektasi tinggi yang dibebankan pada keduanya. Namun sayang, duo Jerman itu tak sanggup menjawab ekspektasi tinggi tersebut.

Sejak Thomas Tuchel mengambil alih kursi kepelatihan, Werner dan Havertz sama-sama pernah dipercaya menjadi penyerang tengah. Namun, statistik gol keduanya terlihat kurang meyakinkan. Havertz tercatat hanya bisa mencetak 12 gol sepanjang musim ini, sedang Werner hanya mengemas delapan gol.

Kata Havertz Soal Performa Minor

Jelang laga Aston Villa vs Chelsea pada pekan terakhir Liga Primer Inggris, Havertz berkesempatan mengomentari performa minornya di Chelsea. Kepada Sky Sports, Havertz mengungkapkan kesulitannya bersama The Blues. Meski merasa kesulitan, Havertz juga mengungkapkan rasa gembiranya bisa bermain satu tim dengan Timo Werner.

“Sejujurnya, ini sangat sulit, ini adalah perubahan yang besar.” Kata Havertz ketika ditanya perihal performa minor dirinya dan Werner bersama Chelsea. “Yang membuat ini sulit adalah anda harus bermain tiga hari sekali. Jujur, intensitas disini jauh lebih besar dibanding di Jerman, jadi tentu, ini adalah perubahan besar untuk kami.”

“Tapi bagi saya, rasanya selalu menyenangkan bisa bermain bersama Timo di sebelah saya karena kami bisa saling berbincang. Kami berdua memang sedang berada dalam situasi sulit. Dia (Werner) juga kurang beruntung musim ini. Tapi saya pikir dalam dua hingga tiga bulan terakhir, kami tampil bagus, dan kami harap kami bisa melanjutkan itu.”

Covid Juga Berdampak

Havertz telah mengungkapkan bahwa perbedaan atmosfer Inggris dan Jerman menjadi faktor utama kesulitannya bersama Chelsea. Namun, pemain asal Jerman itu juga menegaskan bahwa Covid-19 juga ikut mempengaruhi performanya. Menurut Havertz, pandemi juga ikut mempersulit proses adaptasinya di London.

“Ketika anda pindah ke London, anda pasti ingin menikmati kehidupan di sini, tapi dalam beberapa bulan ke belakang, itu tidak mungkin. Anda selalu diharuskan berada di rumah dan melakukan hal-hal semacamnya. Jadi kami tidak merasakan apapun dari kota ini, kecuali dalam hal sepakbola.”

“Semoga saja, musim depan dapat berubah sedikit, dan kami bisa merasakan sedikit lebih banyak pengalaman. Saya tahu ini adalah musim yang sulit untuk saya, bukan musim yang terbaik untuk saya. Tapi sebelumnya, saya tahu harus beradaptasi di liga dan negara baru. Dua atau tiga bulan terakhir, saya percaya diri, dan inilah yang ingin saya lakukan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here