Matthijs de Ligt Bakal Ceraikan Juventus Demi Real Madrid

0
83

Debatbola.com – Matthijs de Ligt merupakan salah satu pemain yang dimiliki klub raksasa Italia, Juventus. Meski baru bergabung selama dua tahun, pemain asal Belanda ini dikabarkan akan angkat kaki dari Turin pada akhir musim nanti.

Tidak Sesuai Harapan

Nama Matthijs de Ligt dulu sempat naik daun dan menjadi salah satu bek muda terbaik di level Internasional. Kini usianya sudah memasuki 22 tahun dan masih mendapatkan kepercayaan untuk mengemban ban kapten Timnas Belanda.

Matthijs de Ligt mulai dikenal publik sepak bola secara luar ketika berhasil mengantarkan Ajax Amsterdam sampai di babak semifinal Liga Champions di tahun 2019 lalu. Kala itu sang pemain sudah mencatatkan 100 penampilan sebelum usianya menginjak 20 tahun.

Prestasi gemilang ini akhirnya membuat manajemen Si Nyonya Tua akhirnya mendatangkan sang bek ke Turin. Juventus diketahui memenangkan tandatangan sang pemain usai mengalahkan sederet klub top Eropa yang juga pernah tertarik padanya.

Akan tetapi, keputusan Matthijs de Ligt hijrah ke Juventus nampaknya menjadi keputusan yang salah. Karirnya di Seri A bersama skuad Bianconeri nampaknya tidak sesuai harapan. Jam bermain ideal yang dia harapkan datang hanya menjadi angan-angan, dan sang pemain lebih sering dibangkucadangkan.

Tidak Mampu Tampil Maksimal

Alasan Matthijs de Ligt memilih hijrah ke Juventus dua musim lalu adalah karena sang pemain menilai jika tim-tip di Italia memiliki reputasi bermain defensif yang sangat bagus. Dengan usianya yang masih muda, de Ligt berharap bisa menimba ilmu dari para senior seperti Chiellini dan Bonucci sebagai pagar bertahan yang kokoh.

Melihat sisi tersebut, sebenarnya langkah yang diambil sang pemain sudah cukup tepat. Dia memang mendapatkan ilmu dari kedua seniornya tersebut di Juventus tentang cara bertahan ala Italia.

Sayangnya Matthijs de Ligt tidak bisa mempraktekkan ilmu yang sudah dia dapat ke pertandingan. Bek yang kini telah berusia 22 tahun ini lebih sering menjadi penonton di bangku cadangan daripada berlari di lapangan.

Dia lebih sering menjadi pemain pelapis daripada dipasang sebagai starting dalam beberapa kompetisi. Situasi ini akhirnya membuat sang pemain gagal menunjukkan aksi gemilangnya seperti ketika bersama Ajax.

Musim ini Juventus sudah berganti pelatih dan akan mengarungi musim kompetisi bersama Massimiliano Allegri. Dengan bergantinya pelatih, seharusnya musim kompetisi 2021/2022 ini menjadi kesempatan baru untuk Matthijs de Ligt bisa mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.

Bergabung Dengan Real Madrid?

Melihat nilai transfer Matthijs de Ligt dua musim lalu, bek 22 tahun ini sebenarnya menjadi bek termahal sepanjang sejarah yang pernah dibeli Juventus. Sebab manajemen Juventus harus mengeluarkan uang sebanyak 70 juta Euro untuk memboyongnya dari Ajax Amsterdam.

Sang pemain juga diketahui masih memiliki kontrak bermain hingga dua tahun kedepan. Akan tetapi spekulasi mengenai kepergian sang bek kian menguat baru-baru ini. Sang agen, Mino Raiola menjadi sosok dibalik memanasnya kabar mengenai kepergian sang pemain dari Turin pada akhir musim mendatang.

Pekan lalu sang agen mengatakan kepada media untuk terus memantau perkembangan berita mengenai situasi yang dilalui kliennya di Juventus. Sebab ada peluang jika Matthijs de Ligt akan meninggalkan Allianz Stadium di akhir musim 2021/2022 ini.

Menurut sang agen, dengan situasi yang dialami Matthijs de Ligt saat ini, ada beberapa klub yang mungkin bisa memakai jasanya. Sebelumnya, klub-klub dari Liga Premier dipastikan selalu ikut ambil bagian dalam perburuan jasa de Ligt. Namun kali ini ada yang berbeda, karena ada nama Real Madrid.

Kehilangan Sergio Ramos dan juga Raphael Varane di musim panas kemarin akan membuat Los Merengues butuh bek baru. Mendatangkan Matthijs de Ligt mungkin menjadi pilihan bagus bagi Real Madrid.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here