Marco Reus Sesalkan Kesalahan Rutin Borussia Dortmund

0
80
Marco Reus Sesalkan Kesalahan Rutin Borussia Dortmund
Sumber : https://i.dailymail.co.uk/1s/2021/01/23/06/38379526-0-image-a-1_1611383304813.jpg

Debatbola.comKekalahan dari Borussia Monchengladbach, semakin membuat Borussia Dortmund tertinggal dari Bayern Munich dalam perebutan juara Bundesliga 2020/2021. Dortmund bermain buruk sehingga mengalami kekalahan dengan skor 4-2 dari Gladbach pada pertandingan lanjutan Bundesliga musim ini, Sabtu (23/1) dini hari.

Dortmund sempat tampil bagus ketika dua gol Erling Haaland membalikan situasi. Dortmund sempat tertinggal pada menit 11′ melalui gol Nico Elvedi. Kemudian Dortmund harus tertinggal tiga gol lain dari Monchengladbach. Elvedi mencetak gol keduanya pada menit ke-32.

Kemudian disusul oleh gol dari aksi Ramy Bensebaini pada menit 49′ dan Marcus Thuram pada menit 78′. Kekalahan ini pun membuat Dortmund harus tertahan di peringkat lima klasemen sementara Bundesliga musim ini. Kesebelasan berjuluk Die Borussen ini tertinggal 12 angka dari Bayern jika berhasil mengalahkan Schalke.

Tentu akan semakin sulit bagi Dortmund untuk mengejar Bayern dalam perburuan juara Bundesliga musim ini. Dortmund terakhir kali menjuarai Bundesliga pada musim 2011/2012. Selanjutnya, Bayern mendominasi penuh selama delapan musim terakhir. Sekarang pertahanan Dortmund begitu bobrok. 

Sejak kemenangan beruntun dari VfL Wolfsburg dan RasenBall Leipzig, Dortmund hanya meraih satu poin. “Jika kami tidak membalikkan keadaan, itu akan sulit. Kami selalu membuat kesalahan yang sama. Benar-benar busuk,” imbuh Marco Reus, kapten Dortmund, kepada ZDF setelah pertandingan. 

Sementara itu, Haaland yang mencetak dua gol telah mengukir rekor mengesankan. Penyerang berusia 20 tahun itu sudah mencetak 27 gol dalam 28 pertandingan Bundesliga. Rekor seperti itu pernah dibuat oleh penyerang legendaris Jerman bernama Uwe Seeler ketika membela Hamburg. Total, Haaland telah mencetak 35 gol dan enam asis dalam 36 pertandingan Dortmund di seluruh kompetisi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here