Marco Motta Kritik Tim Sendiri Ada Yang Salah Dengan Persija

0
30

Debatbola.com – Persija Jakarta mengalami kekalahan kelima musim ini, klub berjuluk Macan Kemayoran itu dikalahkan oleh Persipura Jayapura, klub Mutiara hitam. Persija kalah dengan tipis 2-1. Akan tetapi, Persipura bermain jauh lebih baik dari Persija sejak laga dimulai. Babak kedua, Persija dinilai mampu meningkatkan permainan. Namun, cukup sulit memang mengejar defisit dua gol.

Persipura mampu mengalahkan Persija dengan dua gol pada babak pertama. Persija mulai membaik pada babak kedua, dan mendapat sederet peluang yang sayangnya gagal menjadi gol. Persija hanya mampu mencetak satu gol sampai pertandingan selesai. Marco Motta, pemain bertahan Persija, mengomentari permainan timnya sendiri.

Motta Menilai Persija Bermain Lebih Baik Dengan Sepuluh Pemain

Pada menit ke-66, keadaan makin menekan untuk skuad bimbingan Angelo Alessio, karena Adrianus Dwiki mendapat kartu kuning kedua. Alih-alih tambah kesusahan, justru Marco Motta menilai Persija bermain lebih baik dalam kondisi sepuluh pemain tersisa. Meski ujungnya tetap kalah. Entah menyindir Dwiki, atau memang sepenuhnya mengkritik skuad.

Marco Motta, bek kanan Persija, menilai ada yang perlu diperbaiki dari Persija. Pemain asal Italia itu tak senang dengan kekalahan yang harus diterima timnya. Namun, dirinya memastikan bahwa akan ada usaha untuk Persija memperbaiki kondisi ini. Kepastian itu disampaikannya melalui media, mewakili skuad Macan Kemayoran.

“Pertandingan yang berat. Namun kami bermain lebih baik saat kekurangan jumlah saat bermain sepuluh pemain. Artinya ada yang salah dalam cara kami bermain,” ujar mantan pemain AS Roma dan Juventus ini. Marco Motta memang kewalahan memperkuat pertahanan dan membantu lini penyerangan.

Memang umpan antar pemain dari klub Persija dirasa masih kurang baik pada laga kemarin. Sehingga, permainan kolektif Persija Jakarta kalah dengan Persipura. Bukan hanya itu, kualitas permainan juga menekan mental penyerangan, sehingga beberapa peluang tidak bisa diubah menjadi gol oleh Persija Jakarta.

Penilaian Motta itu memang menimbulkan spekulasi. Ada yang menganggap Motta lebih nyaman bermain tanpa Dwiki. Namun, ada juga yang menilai positif, bahwa Motta hanya ingin menyampaikan permainan Persija ada yang harus dibenahi. Terlepas dari itu, pelatih Persija Jakarta membenarkan pernyataan dari Marco Motta.

Ada Yang Tidak Beres Dari Cara Bermain Persija

‚ÄúSeperti yang disampaikan pelatih bahwa cara kami bermain di pertandingan ini ada yang tidak tepat. Sehingga kami tidak maksimal di babak pertama dan kemasukan dua gol. Memang tidak mudah untuk mengejar defisit dua gol. Kami sudah berjuang sekuat tenaga, kami memiliki banyak peluang, namun pada akhirnya hanya satu yang berhasil menjadi gol.” Ujar Motta.

Gol semata wayang Persija dicetak oleh Makan Konate, pada pengujung pertandingan. Gelandang asal Mali itu belum menemukan permainan terbaiknya bagi Persija. Terutama pada babak pertama. Persija juga beberapa kali menciptakan peluang matang, tapi digagalkan oleh tiang dan mistar gawang.

Entah kenapa, seolah-olah Persipura mampu membuat striker Persija depresi. Mulai dari Marko Simic sampai Taufik Hidayat. Namun, setiap tim yang baik pasti melakukan refleksi atas kekalahannya. Begitupun Marco Motta, mengajak timnya bersama pelatih membicarakan kembali apa yang salah. Yaitu dengan melakukan refleksi dan evaluasi.

Pada penampilan pertama putaran kedua, sebelum Makan Konate dapat hadir, Persija sempat dipuji-puji karena kemenangannya. Namun, kebahagiaan itu tak bisa berlangsung lama. Tim dengan posisi bawah di liga satu, sang Mutiara Hitam sudah menegur Macan Kemayoran. Teguran bagi Persija Jakarta, untuk segera memperbaiki permainannya.

Bertambahnya pemain baru diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan. Namun, kekalahan Persija kemarin membuat The Jack mania bertanya-tanya, apakah menambah pemain dapat memberikan pengaruh yang signifikan. Persija membutuhkan peningkatan kualitas permainan. Kalau tidak, permainan Persija akan stagnan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here