‘Maradona Jago, Tapi Sifatnya Buruk’

Debatbola.com – Diego Maradona merupakan salah satu legenda sepakbola dunia. Ia bahkan disebut-sebut sebagai pesepakbola terbaik sepanjang masa. Melihat capaian trofinya selama ia masih bermain, sematan itu memang tak terlalu berlebihan.

Namun Maradona kerap tersandung masalah di luar lapangan. Ia beberapa kali ditangkap polisi, khususnya karena kasus penggunaan obat terlarang. Kariernya pun kerap terganggu oleh hal itu.

Tapi di lapangan pun sikap Maradona ternyata bukan panutan juga. Hal itu dikatakan oleh wasit yang memimpin laga Jerman Barat melawan Argentina di Piala Dunia 1990, Edgardo Codesal. Ia mengatakan sikap buruk Maradona nyaris membuatnya memberikan kartu merah pada Maradona sebelum laga dimulai.

“Aku bisa saja memberinya kartu merah sebelum pertandingan dimulai akibat dia terus-terusan mengumpat selama lagu kebangsaan dinyanyikan,” ungkap Codesal pada Tirando Paredes.

Tak hanya insiden itu saja yang membuat Codesal menilai Maradona punya sikap buruk. Pada laga tersebut, Codesal memberi kartu merah pada dua pemain Argentina. Menurut Codesal, saat itu Maradona bereaksi berlebihan.

“Kemudian ketika aku memutuskan untuk mengusir Monzon, Maradona mendatangiku dan bilang kalau aku pencuri dan ‘dibayar’ oleh FIFA untuk memenangkan Jerman Barat.” 

“Aku melihat Maradona melakukan banyak hal hebat di lapangan, aku melihat juga ketika lututnya bengkak karena tekel keras. Sebagai pemain dia memang yang terbaik, tapi sebagai seorang manusia dia sangat tidak sopan dan salah satu pemain bersifat buruk yang pernah aku tahu selama hidupku.”

Argentina sendiri pada akhirnya kalah dengan skor 0-1. Gol dicetak pada menit ke-85 lewat tendangan penalti. Hal itu yang membuat Maradona semakin menuding Codesal telah bertindak tidak adil selama pertandingan. Apalagi Argentina harus mengakhiri laga dengan 9 pemain setelah mendapatkan dua kartu merah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here