Manchester United Terancam Gagal Rekrut Harry Kane

0
40

Debatbola.com – Sejak beberapa bulan lalu, Manchester United terus berusaha untuk membujuk Harry Kane untuk pindah ke klub tersebut. Seperti yang diketahui Kapten Timnas Inggris itu memang sudah lama ingin keluar dari Tottenham Hotspur namun terhalang ijin dari klub yang menaunginya itu. Musim panas nanti adalah kesempatan besar bagi Setan Merah untuk bisa memboyongnya.

Baru-baru ini beredar kabar jika Manchester United terancam gagal untuk bisa memboyong Harry Kane. Penyebab utamanya yaitu pelatih baru yang ditunjuk Manchester United tidak sesuai dengan keinginan Kane. Belum lagi penurunan performa dari Setan Merah yang membuat prospek klub tersebut lebih buruk dibandingkan Tottenham Hotspur.

Terancam Gagal

Usaha Manchester United untuk bisa merekrut Harry Kane untuk dibawa pada musim panas sepertinya akan berakhir sia-sia. Padahal Manchester United sudah melakukan pendekatan selama berbulan-bulan demi bisa merayu pemain berusia 28 tahun itu. Kemungkinan besar pemain tersebut akan menolak tawaran Manchester United dan lebih memilih bertahan di Tottenham Hotspur.

Manchester United memang berencana merekrut Kane untuk mempertajam lini serangnya yang di musim ini masih cukup lemah. Musim panas nanti, Setan Merah hampir dipastikan akan kehilangan Edinson Cavani yang memutuskan pindah klub. Belum lagi masa depan Cristiano Ronaldo juga masih abu-abu lantaran tidak masuk dalam rencana Ten Hag.

Memang belum diumumkan secara pasti, tapi pelatih asal Belanda tersebut kini menjadi kandidat terkuat untuk menjabat sebagai pelatih Setan Merah. Secara kebetulan Erik Ten Hag juga menjadikan Harry Kane sebagai target utama di musim panas nanti. Demi mendapatkan jasa pemain berusia 28 tahun itu, Setan Merah bahkan sudah menyiapkan dana yang begitu besar untuk menebusnya.

Berdasarkan kabar yang beredar, Harry Kane enggan menerima tawaran dari Manchester United lantaran klub tersebut lebih memilih Erik Ten Hag. Padahal kemungkinan besar Kane akan bersedia untuk pindah jika Manchester United memilih Mauricio Pochettino sebagai pelatih. Harry Kane dan Mauricio Pochettino memang memiliki hubungan yang sangat dekat sejak pelatih PSG tersebut masih melatih Tottenham Hotspur.

Sebenarnya, penunjukan Erik Ten Hag sebagai pelatih pengganti Ralf Rangnick sebenarnya merupakan pertaruhan besar bagi Manchester United. Pasalnya, pelatih berusia 52 tahun tersebut tidak memiliki pengalaman sama sekali di Liga Inggris baik sebagai pemain maupun pelatih. Berbeda dengan Mauricio Pochettino yang meskipun tampil buruk di PSG, tetapi karirnya di Spurs tidak bisa diremehkan.

Tottenham Hotspur Lebih Menjanjikan

Harry Kane memiliki satu alasan lagi yang kemungkinan menjadi alasan utama mengapa pemain tersebut enggan untuk pindah klub. Striker berusia 28 tahun itu kini kembali bahagia di Tottenham Hotspur setelah kedatangan Antonio Conte. Tak ayal dirinya lebih memilih bertahan dan mengevaluasi kembali masa depannya di musim depan.

Kedatangan Antonio Conte di pertengahan musim ini memang membawa dampak yang cukup bagus untuk Tottenham Hotspur. Sempat tampil inkonsisten di awal-awal, kini prospek dari pelatihan Antonio Conte mulai terlihat. Bahkan Spurs menjadi kandidat terkuat sebagai pengisi posisi 4 dan berpeluang besar untuk berpartisipasi di Liga Champions untuk musim selanjutnya.

Kini Setan Merah justru menjadi klub yang paling lemah dalam perebutan posisi 4 besar. Manchester United memang sempat naik posisi ke posisi 4 beberapa waktu lalu namun kini kembali turun. Tidak tanggung-tanggung, Manchester United terdampar kembali ke posisi 7 dengan jarak 6 poin dengan Tottenham Hotspur.

Berdasarkan fakta tersebut, dapat dilihat jika prospek Tottenham Hotspur di musim depan lebih menjanjikan dibandingkan Manchester United. Tidak heran jika Harry Kane lebih memilih bertahan bersama Lilywhites dibandingkan harus pindah ke Old Trafford. Manchester United sepertinya harus segera memikirkan opsi lain yang bisa direkrut di bursa transfer yang akan datang.

Sejak kedatangan Antonio Conte, Harry Kane sempat kehilangan ketajamannya hingga mendapatkan kritikan dari pendukung Spurs. Namun Kapten Timnas Inggris tersebut telah menemukan kembali performa terbaiknya dan menjadi pencetak gol terbanyak The Lilywhites. Belum lagi, Harry Kane juga terlihat lebih bahagia setelah Conte menjabat sebagai pelatih di klub itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here