Manchester City Ditahan Southampton, Pep Guardiola Ukir Rekor

0
73

Debatbola.com – Laju kencang Manchester City di Liga Inggris tertahan manakala mereka bermain seri melawan Southampton Minggu (23/1). Memang, Manchester City gagal meraih hasil maksimal dalam lawatan mereka ke St Mary’s Stadium. Tapi hasil ini ternyata membuat pelatih mereka, Pep Guardiola catatkan rekor tersendiri.

Mandeknya Kemenangan Beruntun

Rentetan kemenangan beruntun yang diperoleh Manchester City di ajang Liga Inggris resmi terhenti ketika mereka sambangi St Mary’s Stadium dalam gameweek ke-23 Liga Inggris. Di pertandingan ini, Manchester City dipaksa mengakhiri laga dengan skor seri 1-1. Jarak mereka dengan pesaing terdekat pun sedikit terpangkas, menjadi sekitar 12 angka saja.

Manchester City yang tampil mendominasi pertandingan terhenyak lebih dulu lewat gol tuan rumah hasil kreasi Kyle Walker-Peters pada menit ke-7. Babak pertama ditutup dengan keunggulan The Saint. Aymeric Laporte akhirnya menyetarakan skor pada menit ke-65 melalui tandukan kepala menyambut umpan free kick Kevin De Bruyne.

Rekor Baru Diukir Guardiola

Memang, hasil seri di markas Southampton telah merusak rekor bagus Manchester City yang baru saja mencatat 12 kemenangan secara beruntun. Hasil seri ini juga membuat jarak Manchester City dengan Liverpool sedikit terpangkas. Namun, hasil seri ini ternyata membuat Pep Guardiola mengukir rekor tersendiri dalam karirnya di Inggris.

Satu poin yang didapat timnya dalam pertandingan menantang Southampton membuat Guardiola kini resmi mengais poin ke-500 miliknya di Liga Inggris. Tentunya, capaian ini membuat Guardiola masuk ke dalam jajaran pelatih-pelatih elit Liga Inggris. Ia menjadi salah satu pelatih yang bisa mengukir poin ke-500 di kompetisi kasta tertinggi Inggris.

Bukan cuma masuk ke dalam jajaran pelatih pengumpul 500 poin Liga Inggris, Guardiola juga menjadi pelatih yang tercepat mendapat pencapaian ini. Laga melawan Southampton menjadi laga ke-213 Guardiola bersama Manchester City di Liga Inggris. Guardiola mengungguli nama-nama pelatih populer lain yang juga pernah raih capaian serupa.

Di bawah Guardiola, ada José Mourinho yang mengumpulkan 500 poin dalam 231 pertandingan di ajang Liga Inggris. Jürgen membuntuti kedua nama tadi, di mana ia butuh 236 laga untuk mengemas poin ke-500 di Liga Inggris. Lengkapi lima besar, ada dua legenda, Sir Alex Ferguson serta Arsène Wenger, masing-masing dengan 242 dan 249 laga.

Pertahankan Gelar Adalah Hal Sulit

Selepas pertandingan, Guardiola mengakui bahwa laga melawan Southampton adalah laga yang sulit. Ia pun berujar bahwa pertandingan melawan Southampton adalah sedikit gambaran betapa sulitnya tim asuhannya mempertahankan gelar. Guardiola juga tak ingin jemawa dan menilai perburuan gelar belum berakhir meski timnya sudah unggul jauh.

“Itulah alasan mengapa mempertahankan gelar selalu menjadi hadiah yang paling sulit digapai di tiap musim.” Kata Guardiola selepas laga kontra Southampton. “Ini sangat sulit, ada banyak pesaing, semua tim dalam kondisi siap. Kami adalah juara bertahan, dan kami sudah banyak menang di masa lalu, jadi akan lebih sulit untuk menang dan menang lagi.”

“Sulitnya mempertahankan gelar itulah yang membuat dalam 12, 13 tahun ke belakang, cuma ada satu tim yang berhasil mempertahankan titel, dan itu adalah kami sendiri. Sekarang, kami berusaha melakukan itu lagi. Kami tahu betapa sulitnya melakukan itu, dan saya tak butuh hasil apapun karena kami tahu, kompetisi masih panjang.”

“Yang harus kami lakukan mulai dari sekarang adalah main layaknya hari ini. Bahkan apabila kami menang pada laga hari ini sekalipun, perburuan gelar juara masih belum juga berakhir. Di bulan Januari belum ada yang bisa dipastikan menjadi pemenang, karena masih ada banyak pertandingan yang perlu diselesaikan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here