Man United Mendapatkan Pelajaran Berharga dari Southampton

Debatbola.com – Manchester United melewatkan kesempatan emas untuk merangsek ke posisi tiga klasemen sementara Premier League 2019/20. Pada pekan ke-35, di saat dua klub di atasnya kalah (Chelsea dan Leicester City), United justru gagal meraih poin penuh setelah ditahan imbang Southampton (2-2) di Old Trafford.

Hasil tersebut membuat United tertahan di peringkat kelima. Poin United (59) sama dengan Leicester di peringkat empat, kalah selisih gol. Sementara dengan Chelsea terpaut satu poin.

United sebetulnya berpeluang memenangi pertandingan. Ketinggalan lebih dulu lewat gol Stuart Armstrong, Setan Merah mampu membalikkan keadaan melalui gol Marcus Rashford dan Anthony Martial. Sial bagi United, mereka kecolongan pada tambahan waktu babak kedua setelah Michael Obafemi memanfaatkan kemelut di mulut gawang United.

Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer, jelas kecewa dengan hasil tersebut. Namun pelatih asal Norwegia ini merasa bahwa apa yang terjadi pada laga Southampton tersebut bisa menjadi pelajaran bagi timnya.

“Itu adalah waktu yang buruk untuk kebobolan, tapi itu sering terjadi di sepakbola. Kita hanya bisa menerima kenyataan itu karena kami pun sering menang dengan cara seperti itu. Tapi ini adalah bagian dari pembelajaran untuk tim ini, agar menerima ini, dan mengalami kekecewaan, khususnya setelah para pemain merasa sudah mengantongi tiga poin,” kata Solskjaer pada Sky Sports

“Mungkin kami memang tidak pantas mendapatkan tiga poin. Mereka bermain bagus. Mereka cukup fisikal dan sangat fit. Kami kesulitan menemukan ritme permainan dalam melakukan operan hari ini, khususnya ketika kami unggul 2-1, tapi kami menciptakan banyak peluang, bermain sepakbola yang bagus.”

Satu hal yang jadi sorotan adalah Ole Gunnar Solksjaer tak mengubah susunan pemain utama Man United dalam lima laga terakhir. Hal ini pertama kali terjadi sejak 1993. Tapi ini juga disebut-sebut jadi salah satu penyebab United kebobolan di menit akhir karena para pemain kelelahan. Namun eks pelatih Molde tersebut menilai para pemainnya sudah mendapatkan istirahat yang cukup.

“Kami cukup waktu untuk beristirahat; ini hanya salah satu hari sial kami karena kami tak mampu memanfaatkan peluang-peluang yang kami ciptakan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here