Makin Ngenes! Chelsea Dilarang Jual Tiket Perempat Final UCL

0
75

Debatbola.com – Kabar buruk kembali datang dari salah satu tim raksasa dari Liga Inggris, Chelsea. Tim yang berbasis di London ini dilaporkan tidak diperbolehkan menjual tiket pertandingan di babak perempat final Liga Champions mendatang.

Berhasil Lolos ke Perempat Final

Saat ini Chelsea boleh saja sedikit merasakan kegembiraan setelah berhasil memastikan diri lolos ke fase perempat final dari Liga Champions. Tim besutan Thomas Tuchel ini berhasil memetik kemenangan atas Lille di laga Kamis (17/3/2022) dini hari kemarin dan unggul agregat 4:1. Kini Kai Havertz dan kolega bisa kembali pulang ke Stamford Bridge untuk memulihkan stamina menjelang laga penting di babak perempat final nanti.

Undian babak perempat final Liga Champions kabarnya akan berlangsung sehari setelahnya, yaitu Jumat (18/3). Namun sebelum laga berjalan, Chelsea kembali mendapatkan kabar buruk. Tim berjuluk The Blues ini dikabarkan tidak boleh menjual tiket pertandingan di babak perempat final mendatang. Tidak pandang bulu siapa yang akan menjadi lawan mereka nanti.

Masalah ini nampaknya masih buntut dari dibekukannya aset Roman Abramovich terkait konflik yang terjadi antara Ukraina dan Rusia baru-baru ini. Sebelumnya Chelsea dikabarkan sampai tidak bisa membeli bahan bakar bus untuk menyambangi markas lawan. Sebab semua kartu kredit mereka dibekukan oleh pemerintah Inggris.

Masih Mendapatkan Sanksi

Menurut laporan yang dikutip dari Sportsmole, sanksi pelarangan menjual tiket pertandingan memang buntut dari sanksi sebelumnya. Pemerintah Inggris nampaknya tidak memperbolehkan manajemen The Blues menjual bebas tiket pertandingan seperti semula. Hanya pemegang tiket musiman saja yang diperbolehkan masuk ke Stadion. Selebihnya mereka tidak diperbolehkan memasukkan penonton lain.

Situasi ini tentu saja akan menjadi kerugian besar untuk Chelsea. Laga babak perempat final Liga Champions ini merupakan laga yang besar. Animo para pendukung untuk menyaksikan laga ini juga akan sangat banyak dan dipastikan Stadion akan dipenuhi oleh para penonton. Namun dengan pembatasan ini, kondisi keuangan Chelsea juga akan kena imbasnya. Bisa dibilang hasil penjualan tiket ini sangat membantu untuk keberlangsungan tim ini sendiri.

Merasa Sangat Kecewa

Situasi buruk yang tengah melanda Chelsea beberapa waktu terakhir ini akhirnya membuat sang manajer, Thomas Tuchel angkat bicara. Pelatih asal Jerman ini mengaku kesal dengan sanksi yang dijatuhkan kepada tim asuhannya ini. Bahkan dia juga merasa semakin jengkel ketika mendengar kabar mengenai larangan menjual tiket pertandingan ini. “Terima kasih sudah merusak malam indah saya,” ungkap ketus Thomas Tuchel usai timnya berhasil mengalahkan Lille.

Sanksi yang dialami Chelsea kali ini memang terbilang cukup parah. Bahkan pembatasan aktivitas ekonomi membuat Chelsea mengalami kesulitan saat melakoni laga tandang. Kabarnya situasi pelik ini akan segera berakhir ketika sebagian besar aset kepemilikan Chelsea sudah dimiliki oleh orang non-Russia.

Korbankan Dua Pemain

Selain berita buruk mengenai pelarangan menjual tiket pertandingan, usai laga kontra Lille Chelsea juga terpaksa kehilangan dua pemain penting mereka. Diketahui Mateo Kovacic dan juga Hakim Ziyech menjadi tumbal dari kemenangan Chelsea atas Lille. Keduanya dinyatakan mengalami cedera namun belum ada konfirmasi pasti mengenai seberapa parah cedera yang diderita keduanya.

“Saya tidak tahu. Saya seharusnya menarik keluar Mateo Kovacic dan menggantinya di babak pertama, sehingga bisa melakukan satu pergantian lagi. Saat ini saya juga belum berbicara dengan dokter mengenai kondisi Hakim [Ziyech] dan berharap [cederanya] itu tidak serius,” sambung sang pelatih usai laga berlangsung.

Setelah laga ini, Chelsea dijadwalkan akan bertemu dengan tim dari Liga Championship, Middlesbrough pada laga perempat final Piala FA di akhir pekan mendatang. Di laga tersebut Thomas Tuchel berharap mental pemainnya tidak terpengaruh dengan situasi buruk yang tengah melanda tim dan bisa tetap fokus tampil maksimal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here