Madura United Lapor Ke PSSI Masalah Gol Yang Dianulir

0
436
Haruna Soemitro

Debatbola.com – Kepemimpinan wasit oleh Adi Riyanto, di pertandingan lanjutan ajang Liga 1 Indonesia musim 2019 antara Bhayangkara FC melawan Madura United, kini tengah dipermasalahkan. Manajer Madura United, Haruna Soemitro kabarnya mengaku akan mengadukan proses kepemimpinan wasit yang berasal dari Kendal tersebut ke kubu PSSI.

“Kami juga pasti akan mengajukan sebuah protes pada PSSI terkait gol yang sudah dianulir ini. Kami juga akan mengikuti semua mekanisme yang ada,” ujar Haruna, setelah pertandingan.

“Protes ini juga akan kami sertai dengan berbagai bukti yang memang sudah dikumpulkan agar pihak PSSI bisa mencermati dan juga mengevaluasi wasit yang memang bertugas di hari ini,” sambungnya.

Sebelumnya, kubu Madura United berhasil mencuri angka saat menantang Bhayangkara FC di pertandingan pekan ke-12 ajang Liga 1 musim 2019. Dalam laga yang dihelat di Stadion Madya Senayan Jakarta, pada hari Senin (05/08), kedua tim saat itubermain dengan skor imbang 1-1. Gol Bhayangkara pada pertandingan ini dicetak oleh Indra Kahfi, sedangkan gol balasan dari Madura United dicetak oleh Jaimerson da Silva.

Sebelum gol Jaimerson, Madura United juga sempat mencetak gol ke gawang milik Bhayangkara, lewat tendangan Beto Goncalves. Akan tetapi, gol ini harus dianulir oleh wasit karena memang sebelumnya ada pelangaran pemain Bhayangkara kepada Engelberd Sani.

Bhayangkara vs Madura United

 

Keuntungan Bagi Madura United

Menurut Haruna, keputusan dari wasit Adi Riyanto untuk menghentikan laga adalah kesalahan yang cukup fatal. Pasalnya, wasit tidak semestinya menghentikan pertandingan, dikarenakan meski ada pelanggaran, posisi bola juga masih terhitung keuntungan untuk Madura United.

“Di laga yang dilakukan oleh pemain Bhayangkara pada Engelberd Sani, posisi bola saat itu masih sangat menguntungkan Madura,” ujar Haruna.

“Ini merupakan posisi ketika laga tidak boleh dihentikan. Akan tetapi, justru setelah terjadi gol, wasit harus meniup peluit akibat pelanggaran. Ini merupakan kesalahan fatal yang tentunya diharuskan menjadi catatan untuk sepak bola kita ke depannya,” tambah sang oelatih Madura United.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here