Luis Enrique Berharap Bisa Wariskan Jabatan Melatih Timnas Spanyol Ke Guardiola

0
100

Debatbola.com – Pelatih dari Timnas Spanyol saat ini, Luis Enrique memiliki sebuah cita-cita. Dia ingin nahkoda Manchester City, Pep Guardiola untuk menjadi pengganti dirinya di kursi kepelatihan Skuad La Furia Roja jika masa jabatannya usai nanti.

Masa Kerja Hampir Usai

Nama Luis Enrique sudah tercatat mengantarkan Timnas Spanyol dalam berbagai ajang sepak bola Internasional sejak tahun 2018 lalu. Sejak tahun tersebut, pria berusia 51 tahun ini dikabarkan sempat rehat sejenak dari tugasnya sebagai pelatih karena beberapa masalah personal. Namun pada bulan November 2019 lalu, dia kembali muncul ke permukaan dan kembali membesut pasukan dari Negeri Matador hingga saat ini.

Dalam kontrak barunya bersama Timnas Spanyol, Luis Enrique memiliki masa aktif hingga bulan Desember 2022. Lebih tepatnya dia akan melatih hingga Piala Dunia 2022 di Qatar usai digelar. Ini artinya suatu hari nanti, Enrique pasti akan menanggalkan jabatannya sebagai pelatih Timnas Spanyol.

Akan tetapi menurut rumor media wahana88 yang berhembus, kebersamaan Timnas Spanyol dan juga Luis Enrique tidak akan berhenti sampai Piala Dunia tahun depan usai. Mantan pelatih Barcelona ini dikabarkan akan disodori kontrak baru oleh pihak federasi sepak bola Spanyol dengan satu syarat. Yaitu, Timnas Spanyol bisa mendapatkan satu tempat di kompetisi Piala Dunia 2022 nanti.

Berharap Guardiola Menggantikan Perannya

Selama kontrak baru belum disetujui, momen berpisah antara Timnas Spanyol dan juga Luis Enrique akan tetap terjadi pada 31 Desember 2022 mendatang. Menurut laporan yang sempat dirangkum oleh Goal International, pelatih 51 tahun ini memiliki keinginan. Kalau bisa pos pelatih yang akan ditinggalkannya ini bisa diwariskan kepada Pep Guardiola.

“Saya menyukai ide itu, saya harap (Pep Guardiola) bersedia menjadi pelatih Timnas Spanyol. Saya akan menyukai momen tersebut, dan pasti akan menjadi sempurna,” buka Luis Enrique pada saat jumpa pers menjelang Timnas Spanyol melawan Timnas Kosovo Kamis (9/9/2021) mendatang.

“Terlebih lagi, saya ingin melihat Timnas Spanyol dengan racikannya (dilatih Guardiola). Saya pikir Spanyol tidak memiliki pelatih yang bisa lebih baik darinya (selain Guardiola),” lanjut Enrique.

Dari penampilan terbaru, Timnas Spanyol baru saja menemui kegagalan di ajang EURO 2020 lalu. Mereka merelakan gelar juara untuk dibawa pulang Timnas Italia setelah kalah jumlah gol di babak penalti. Kini skuad La Furia Roja kembali datang dengan para pemain senior yang dipadukan wajah-wajah baru yang lebih segar untuk menjalani babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar.

Tentang Absennya Ramos dan Punggawa Real Madrid

Masih dalam sesi jumpa pers, Luis Enrique kembali dicecar sebuah pertanyaan mengenai tidak adanya para pemain Real Madrid, termasuk absennya Sergio Ramos. Mereka diketahui absen sejak gelaran EURO 2020 lalu hingga babak kualifikasi Piala Dunia ini.

Sikap Enrique ini tentu saja membuat publik terkejut karena tidak melibatkan satupun pemain dari tim Los Merengues. Bahkan ketika Sergio Ramos sudah berstatus pemain PSG pun juga tidak dipanggil untuk membela kesebelasan di negaranya sendiri.

Alhasil banyak pihak yang menduga alasan sang pelatih melakukan hal ini karena efek rivalitas karena sang pelatih dulunya adalah pelatih Barcelona. Hingga akhirnya Enrique buka suara untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

“Sayangnya situasi yang dialami (Sergio Ramos) masih tetap sama. Dia belum pernah bermain semenit pun (belum dimainkan oleh klub sejak EURO 2020 usai). Aksi saya sudah berbicara lebih lantang dari pada kata-kata yang sudah saya ungkapkan. (Soal pemain Real Madrid) saya bisa menggali kuburan sendiri jika saya menjelaskannya,” seru pelatih 51 tahun ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here